{"id":4038,"date":"2018-04-01T08:39:22","date_gmt":"2018-04-01T01:39:22","guid":{"rendered":"https:\/\/poultryindonesia.com\/?p=4038"},"modified":"2018-05-14T09:20:57","modified_gmt":"2018-05-14T02:20:57","slug":"membantu-menciptakan-industri-peternakan-yang-lebih-ekonomis-dan-ramah-lingkungan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/membantu-menciptakan-industri-peternakan-yang-lebih-ekonomis-dan-ramah-lingkungan\/","title":{"rendered":"Membantu Menciptakan Industri Peternakan yang Lebih Ekonomis dan Ramah Lingkungan"},"content":{"rendered":"<h6>Harga bahan baku dasar pakan dunia yang menyusun sebagian besar pakan ternak mengalami kenaikan secara cepat. Bungkil kedelai (<em>Soya Bean Meal<\/em>\/SBM) merupakan contoh bahan baku yang mengalami kenaikan dengan berbagai alasan (kondisi politik, iklim, dan pemanenan). Oleh karena itu, sekarang adalah saat yang tepat untuk mempertimbangkan solusi alternatif pengganti SBM dan bahkan dapat menghemat biaya pakan.<\/h6>\n<h6>Salah satu solusinya adalah dengan penambahan protease seperti RONOZYME\u00ae ProAct, yang dapat menghidrolisis protein dari bahan baku utama pakan, melengkapi <em>protease endogenous<\/em> dalam saluran pancernaan ternak. RONOZYME\u00ae ProAct, melepaskan lebih banyak peptida dan asam amino bebas yang mudah tercerna sehingga tersedia bagi hewan dan hal ini dapat mengurangi (sampai dengan 10%) pemberian SBM dalam pakan non-ruminansia.<\/h6>\n<h6>DSM mengembangkan RONOZYME\u00ae ProAct Nutrient Matrix Web-Calculator, sehingga dapat membuat aplikasi protease lebih mudah. Penghitungan <em>matrix<\/em> nutrisi dapat digunakan untuk mengoptimalkan ransum ternak dan dengan cara ini, pemberian RONOZYME\u00ae ProAct tidak akan menambah biaya ransum, sebaliknya dapat menciptakan penghematan biaya yang besar.<\/h6>\n<h6>Selain itu, RONOZYME\u00ae ProAct dapat memberikan biaya penghematan pakan dan peningkatan nilai asam amino \u201csederhana\u201d serta kecernaan protein:<\/h6>\n<h6>\u2022 Mendegradasi faktor anti-nutrisi dalam SBM, seperti <em>Trypsin Inhibitor<\/em> (Kunitz, Bowman Birk, lectins) dan <em>Antigenic Protein<\/em> (seperti B-conglycinin).<\/h6>\n<h6>\u2022 Meningkatkan kesehatan pencernaan melalui pengurangan aliran protein <em>endogenous<\/em> dan meningkatkan <em>mucin<\/em> serta integritas usus.<\/h6>\n<h6>\u2022 Mengurangi ekskresi ammonia, sehingga menghasilkan kualitas <em>litter<\/em> yang lebih baik, ayam yang lebih bersih, lebih sedikit masalah dengan lesi <em>footpad<\/em>, luka bakar\/gores (broiler) dan didapatkan telur yang lebih bersih (layer).<\/h6>\n<h6>\u2022 Mengurangi variabilitas nilai nutrisi pada bahan baku pakan, karena bahan baku dengan kualitas rendah akan lebih baik dalam merespon pemberian RONOZYME\u00ae ProAct dalam pakan.<\/h6>\n<h6>Keuntungan ini dapat diperluas untuk semua spesies ternak (induk layer, unggas <em>breeder<\/em>, bebek, babi, <em>aquatic<\/em>). Technical Team DSM lokal dan regional bersedia untuk membantu Anda dalam setiap tahapan aplikasi RONOZYME\u00ae ProAct.<\/h6>\n<h6><em>Dr. Rider Perez Maldonado merupakan Technical Marketing Manager, DSM Nutritional Products Asia Pacific dan Kostas Stamatopoulos merupakan Regional Technical Manager \u2013 Enzymes, DSM Nutritional Products Asia Pacific.<\/em><\/h6>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Harga bahan baku dasar pakan dunia yang menyusun sebagian besar pakan ternak mengalami kenaikan secara cepat. Bungkil kedelai (Soya Bean Meal\/SBM) merupakan contoh bahan baku yang mengalami kenaikan dengan berbagai alasan (kondisi politik, iklim, dan pemanenan). Oleh karena itu, sekarang adalah saat yang tepat untuk mempertimbangkan solusi alternatif pengganti SBM dan bahkan dapat menghemat biaya [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":4040,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_exactmetrics_skip_tracking":false,"_exactmetrics_sitenote_active":false,"_exactmetrics_sitenote_note":"","_exactmetrics_sitenote_category":0,"cybocfi_hide_featured_image":"","spay_email":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_is_tweetstorm":false},"categories":[19],"tags":[75,31,235,78,375,88],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v16.4 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/membantu-menciptakan-industri-peternakan-yang-lebih-ekonomis-dan-ramah-lingkungan\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Membantu Menciptakan Industri Peternakan yang Lebih Ekonomis dan Ramah Lingkungan | Poultry Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Harga bahan baku dasar pakan dunia yang menyusun sebagian besar pakan ternak mengalami kenaikan secara cepat. Bungkil kedelai (Soya Bean Meal\/SBM) merupakan contoh bahan baku yang mengalami kenaikan dengan berbagai alasan (kondisi politik, iklim, dan pemanenan). Oleh karena itu, sekarang adalah saat yang tepat untuk mempertimbangkan solusi alternatif pengganti SBM dan bahkan dapat menghemat biaya [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/membantu-menciptakan-industri-peternakan-yang-lebih-ekonomis-dan-ramah-lingkungan\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Poultry Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/PoultryIndonesiaOfficial\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2018-04-01T01:39:22+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2018-05-14T02:20:57+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/i2.wp.com\/dev.priangan.org\/wp-content\/uploads\/2018\/05\/DSM-Novozymes.jpg?fit=2048%2C1365&#038;ssl=1\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"2048\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1365\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"2 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#organization\",\"name\":\"Poultry Indonesia\",\"url\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/\",\"sameAs\":[\"https:\/\/www.facebook.com\/PoultryIndonesiaOfficial\/\",\"https:\/\/www.instagram.com\/poultryindonesia\"],\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#logo\",\"inLanguage\":\"id\",\"url\":\"https:\/\/i0.wp.com\/poultry.apps360.id\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/2b06813e08c0623a94a39dd397da501b.jpg?fit=1071%2C321&ssl=1\",\"contentUrl\":\"https:\/\/i0.wp.com\/poultry.apps360.id\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/2b06813e08c0623a94a39dd397da501b.jpg?fit=1071%2C321&ssl=1\",\"width\":1071,\"height\":321,\"caption\":\"Poultry Indonesia\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#logo\"}},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/\",\"name\":\"Poultry Indonesia\",\"description\":\"Referensi Perunggasan Terpercaya\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/?s={search_term_string}\",\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/membantu-menciptakan-industri-peternakan-yang-lebih-ekonomis-dan-ramah-lingkungan\/#primaryimage\",\"inLanguage\":\"id\",\"url\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2018\/05\/DSM-Novozymes.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2018\/05\/DSM-Novozymes.jpg\",\"width\":2048,\"height\":1365,\"caption\":\"Rider Perez Maldonado (kiri) dan Kostas Stamatopoulos (kanan)\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/membantu-menciptakan-industri-peternakan-yang-lebih-ekonomis-dan-ramah-lingkungan\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/membantu-menciptakan-industri-peternakan-yang-lebih-ekonomis-dan-ramah-lingkungan\/\",\"name\":\"Membantu Menciptakan Industri Peternakan yang Lebih Ekonomis dan Ramah Lingkungan | Poultry Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/membantu-menciptakan-industri-peternakan-yang-lebih-ekonomis-dan-ramah-lingkungan\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2018-04-01T01:39:22+00:00\",\"dateModified\":\"2018-05-14T02:20:57+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/membantu-menciptakan-industri-peternakan-yang-lebih-ekonomis-dan-ramah-lingkungan\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/membantu-menciptakan-industri-peternakan-yang-lebih-ekonomis-dan-ramah-lingkungan\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/membantu-menciptakan-industri-peternakan-yang-lebih-ekonomis-dan-ramah-lingkungan\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"item\":{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/\",\"url\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/\",\"name\":\"Home\"}},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"item\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/membantu-menciptakan-industri-peternakan-yang-lebih-ekonomis-dan-ramah-lingkungan\/#webpage\"}}]},{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/membantu-menciptakan-industri-peternakan-yang-lebih-ekonomis-dan-ramah-lingkungan\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/membantu-menciptakan-industri-peternakan-yang-lebih-ekonomis-dan-ramah-lingkungan\/#webpage\"},\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#\/schema\/person\/384077045f08b44f9ff828ed5e1f4ceb\"},\"headline\":\"Membantu Menciptakan Industri Peternakan yang Lebih Ekonomis dan Ramah Lingkungan\",\"datePublished\":\"2018-04-01T01:39:22+00:00\",\"dateModified\":\"2018-05-14T02:20:57+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/membantu-menciptakan-industri-peternakan-yang-lebih-ekonomis-dan-ramah-lingkungan\/#webpage\"},\"wordCount\":325,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/membantu-menciptakan-industri-peternakan-yang-lebih-ekonomis-dan-ramah-lingkungan\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2018\/05\/DSM-Novozymes.jpg\",\"keywords\":[\"#advertorial\",\"adv5\",\"ayam\",\"dsm\",\"feed additive\",\"unggas\"],\"articleSection\":[\"Advertorial\"],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#\/schema\/person\/384077045f08b44f9ff828ed5e1f4ceb\",\"name\":\"Poultry Indonesia\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#personlogo\",\"inLanguage\":\"id\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d2d5bf883156979fec93d336aa76bf23?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d2d5bf883156979fec93d336aa76bf23?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Poultry Indonesia\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\"],\"url\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/author\/poultry_admin\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","jetpack_featured_media_url":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2018\/05\/DSM-Novozymes.jpg","jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/pd8n0R-138","jetpack_likes_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4038"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4038"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4038\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4062,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4038\/revisions\/4062"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/4040"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4038"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4038"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4038"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}