{"id":4845,"date":"2018-09-01T09:46:30","date_gmt":"2018-09-01T02:46:30","guid":{"rendered":"https:\/\/poultryindonesia.com\/?p=4845"},"modified":"2018-09-21T10:54:23","modified_gmt":"2018-09-21T03:54:23","slug":"program-vaksinasi-ai-menjaga-eksistensi-bisnis-peternakan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/program-vaksinasi-ai-menjaga-eksistensi-bisnis-peternakan\/","title":{"rendered":"Program Vaksinasi AI Menjaga Eksistensi Bisnis Peternakan"},"content":{"rendered":"<h6>Iwan merupakan generasi kedua yang menjalankan usaha <em>breeding<\/em> layer dan broiler yang dirintis orang tuanya, yakni CV Missouri. Bisnis ini bermula pada tahun 1940, ketika orang tuanya membeli induk ayam galur murni <em>(pure line)<\/em> dari salah satu pengusaha Belanda yang saat itu memiliki peternakan dan perkebunan teh di Pangalengan, Bandung.<\/h6>\n<h6>Bisnis keluarga tersebut terus berkembang hingga saat ini memiliki <em>hatchery<\/em> yang berlokasi di Ujung Berung, kantor CV Missouri di Jalan Malabar &#8211; Bandung, serta <em>farm<\/em> yang berlokasi di Sumedang dan tersebar di 3 tempat berbeda. Selain di Bandung, distribusinya telah merambah ke Jawa Timur, Palembang, Jawa Tengah, dan berbagai wilayah di Jawa Barat. \u201cKita juga menjual <em>Parent Stock<\/em> ke Medan dan Makassar,\u201d imbuhnya.<\/h6>\n<h6>Ilmu beternak dan mengelola usaha perunggasan didapatkan Iwan dari orang tuanya. \u201cSejak usia 20 tahun saya sudah ikut terjun ke <em>farm<\/em>,\u201d ujar Iwan. Melihat kebutuhan terhadap protein hewani yang masih kecil di Indonesia mendorongnya untuk menekuni bisnis perunggasan. Selain itu, Iwan melihat bahwa prospek bisnis di industri perunggasan ke depan masih cukup besar. \u201cPopulasi di Indonesia yang semakin banyak dibarengi dengan pertumbuhan ekonomi yang terus maju, maka kebutuhan terhadap produk hewani semakin luas. Kedepannya saya masih optimis,\u201d tuturnya. Seraya mengembangkan usahanya, Iwan juga menjaga kualitas pelayanan yang diberikan kepada pelanggannya.<\/h6>\n<h6><strong>Manajemen pengendalian penyakit<\/strong><\/h6>\n<h6>Untuk menjaga kualitas produksi perunggasannya, Iwan sangat memperhatikan manajemen kandang. Perhatian lebih ini diberikan untuk menjauhkan penyakit yang bisa saja datang tidak terduga. Misalnya, <em>outbreak Avian Influenza<\/em> (AI) yang melanda industri peternakan Indonesia pada tahun 2004-2009 menimbulkan kekhawatiran tersendiri bagi Iwan. Berbagai upaya pencegahan pun dilakukan untuk menghindari virus AI masuk ke peternakannya.<\/h6>\n<h6>\u201cBegitu mendengar banyaknya berita dan kasus <em>outbreak<\/em> AI saya mempersiapkan diri agar <em>farm<\/em> saya tidak terserang virus tersebut,\u201d ujar Iwan. Pada saat itu, upaya yang dilakukan untuk menangkal hal tersebut adalah memperketat biosekuriti. \u201cKita juga memberikan vaksinasi terbaik agar proteksinya maksimal,\u201d ujar Iwan. Kondisi farm CV Missouri yang jauh dari peternakan lainnya juga menjadi salah satu faktor yang membuat kondisi peternakannya \u201caman\u201d dari kasus <em>outbreak<\/em> AI.<\/h6>\n<h6>Pada awalnya, Iwan menggunakan vaksin impor yang ia masukkan dalam program vaksinasinya. Ketika Medivac AI Subtipe H5N1 mulai diproduksi oleh PT. Medion, Iwan pun beralih ke produk ini. \u201cPertimbangan kita memilih Medivac AI adalah karena produk ini mengambil virus lokal. Jadi, saya merasa lebih sesuai dengan keadaan disini,\u201d ujar Iwan yang mengaku telah mengenal dan menggunakan produk Medion sejak tahun 1960-an.<\/h6>\n<figure id=\"attachment_4862\" aria-describedby=\"caption-attachment-4862\" style=\"width: 332px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img data-attachment-id=\"4862\" data-permalink=\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/program-vaksinasi-ai-menjaga-eksistensi-bisnis-peternakan\/medivac-ai\/\" data-orig-file=\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2018\/09\/medivac-AI.jpg\" data-orig-size=\"659,600\" data-comments-opened=\"0\" data-image-meta=\"{&quot;aperture&quot;:&quot;0&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;0&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;0&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;0&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;,&quot;orientation&quot;:&quot;0&quot;}\" data-image-title=\"medivac-AI\" data-image-description=\"\" data-medium-file=\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2018\/09\/medivac-AI-300x273.jpg\" data-large-file=\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2018\/09\/medivac-AI.jpg\" loading=\"lazy\" class=\" wp-image-4862\" src=\"https:\/\/poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2018\/09\/medivac-AI-300x273.jpg\" alt=\"\" width=\"332\" height=\"302\" srcset=\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2018\/09\/medivac-AI-300x273.jpg 300w, https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2018\/09\/medivac-AI-461x420.jpg 461w, https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2018\/09\/medivac-AI.jpg 659w\" sizes=\"(max-width: 332px) 100vw, 332px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-4862\" class=\"wp-caption-text\">Medivac vaksin bermutu.<\/figcaption><\/figure>\n<h6>\u201cManfaat yang paling saya rasakan adalah setelah vaksinasi dengan Medivac AI, <em>farm<\/em> saya menjadi lebih aman terhindar dari <em>outbreak<\/em> AI,\u201d tutur Iwan. Sejak itu, vaksinasi menjadi rutinitas untuk mencegah virus AI hingga sekarang. Manajemen pengendalian penyakit juga dilakukan dengan cara rutin melakukan monitoring titer antibodi setelah vaksinasi. Monitoring tersebut penting guna mengetahui efektivitas vaksin di lapangan.<\/h6>\n<h6>Medivac AI subtipe H5N1 memberikan perlindungan yang optimal dan aman bagi ternak, diselaraskan dengan waktu mulai penggunaan vaksin tersebut dalam program vaksinasinya. Saran yang PT. Medion berikan adalah program vaksinasi AI dilakukan dengan tidak meninggalkan vaksinasi HPAI (H5N1) meskipun saat ini telah marak kasus LPAI (H9N2).<\/h6>\n<h6>\u201cSaya rasa PT. Medion terus mengikuti perkembangan di lapangan dan terus memperbarui produknya. Untuk menghadapi virus yang terus bermutasi dan semakin lama semakin kuat, kita harus perketat biosekuriti dan vaksin harus terus dipantau,\u201d ungkap Iwan.<\/h6>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Iwan merupakan generasi kedua yang menjalankan usaha breeding layer dan broiler yang dirintis orang tuanya, yakni CV Missouri. Bisnis ini bermula pada tahun 1940, ketika orang tuanya membeli induk ayam galur murni (pure line) dari salah satu pengusaha Belanda yang saat itu memiliki peternakan dan perkebunan teh di Pangalengan, Bandung. Bisnis keluarga tersebut terus berkembang [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":4856,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_exactmetrics_skip_tracking":false,"_exactmetrics_sitenote_active":false,"_exactmetrics_sitenote_note":"","_exactmetrics_sitenote_category":0,"cybocfi_hide_featured_image":"","spay_email":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_is_tweetstorm":false},"categories":[19],"tags":[27,586,587,588,328],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v16.4 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/program-vaksinasi-ai-menjaga-eksistensi-bisnis-peternakan\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Program Vaksinasi AI Menjaga Eksistensi Bisnis Peternakan | Poultry Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Iwan merupakan generasi kedua yang menjalankan usaha breeding layer dan broiler yang dirintis orang tuanya, yakni CV Missouri. Bisnis ini bermula pada tahun 1940, ketika orang tuanya membeli induk ayam galur murni (pure line) dari salah satu pengusaha Belanda yang saat itu memiliki peternakan dan perkebunan teh di Pangalengan, Bandung. Bisnis keluarga tersebut terus berkembang [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/program-vaksinasi-ai-menjaga-eksistensi-bisnis-peternakan\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Poultry Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/PoultryIndonesiaOfficial\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2018-09-01T02:46:30+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2018-09-21T03:54:23+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/i0.wp.com\/www.priangan.org\/wp-content\/uploads\/2018\/09\/CV-Missouri.jpg?fit=531%2C834&#038;ssl=1\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"531\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"834\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"3 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#organization\",\"name\":\"Poultry Indonesia\",\"url\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/\",\"sameAs\":[\"https:\/\/www.facebook.com\/PoultryIndonesiaOfficial\/\",\"https:\/\/www.instagram.com\/poultryindonesia\"],\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#logo\",\"inLanguage\":\"id\",\"url\":\"https:\/\/i0.wp.com\/poultry.apps360.id\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/2b06813e08c0623a94a39dd397da501b.jpg?fit=1071%2C321&ssl=1\",\"contentUrl\":\"https:\/\/i0.wp.com\/poultry.apps360.id\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/2b06813e08c0623a94a39dd397da501b.jpg?fit=1071%2C321&ssl=1\",\"width\":1071,\"height\":321,\"caption\":\"Poultry Indonesia\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#logo\"}},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/\",\"name\":\"Poultry Indonesia\",\"description\":\"Referensi Perunggasan Terpercaya\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/?s={search_term_string}\",\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/program-vaksinasi-ai-menjaga-eksistensi-bisnis-peternakan\/#primaryimage\",\"inLanguage\":\"id\",\"url\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2018\/09\/CV-Missouri.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2018\/09\/CV-Missouri.jpg\",\"width\":\"531\",\"height\":\"834\",\"caption\":\"Iwan merupakan generasi kedua yang menjalankan bisnis keluarga, CV Missouri.\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/program-vaksinasi-ai-menjaga-eksistensi-bisnis-peternakan\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/program-vaksinasi-ai-menjaga-eksistensi-bisnis-peternakan\/\",\"name\":\"Program Vaksinasi AI Menjaga Eksistensi Bisnis Peternakan | Poultry Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/program-vaksinasi-ai-menjaga-eksistensi-bisnis-peternakan\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2018-09-01T02:46:30+00:00\",\"dateModified\":\"2018-09-21T03:54:23+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/program-vaksinasi-ai-menjaga-eksistensi-bisnis-peternakan\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/program-vaksinasi-ai-menjaga-eksistensi-bisnis-peternakan\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/program-vaksinasi-ai-menjaga-eksistensi-bisnis-peternakan\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"item\":{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/\",\"url\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/\",\"name\":\"Home\"}},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"item\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/program-vaksinasi-ai-menjaga-eksistensi-bisnis-peternakan\/#webpage\"}}]},{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/program-vaksinasi-ai-menjaga-eksistensi-bisnis-peternakan\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/program-vaksinasi-ai-menjaga-eksistensi-bisnis-peternakan\/#webpage\"},\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#\/schema\/person\/384077045f08b44f9ff828ed5e1f4ceb\"},\"headline\":\"Program Vaksinasi AI Menjaga Eksistensi Bisnis Peternakan\",\"datePublished\":\"2018-09-01T02:46:30+00:00\",\"dateModified\":\"2018-09-21T03:54:23+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/program-vaksinasi-ai-menjaga-eksistensi-bisnis-peternakan\/#webpage\"},\"wordCount\":541,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/program-vaksinasi-ai-menjaga-eksistensi-bisnis-peternakan\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2018\/09\/CV-Missouri.jpg\",\"keywords\":[\"adv1\",\"Madion\",\"Medivac AI\",\"Missouri\",\"vaksin\"],\"articleSection\":[\"Advertorial\"],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#\/schema\/person\/384077045f08b44f9ff828ed5e1f4ceb\",\"name\":\"Poultry Indonesia\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#personlogo\",\"inLanguage\":\"id\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d2d5bf883156979fec93d336aa76bf23?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d2d5bf883156979fec93d336aa76bf23?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Poultry Indonesia\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\"],\"url\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/author\/poultry_admin\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","jetpack_featured_media_url":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2018\/09\/CV-Missouri.jpg","jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/pd8n0R-1g9","jetpack_likes_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4845"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4845"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4845\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4863,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4845\/revisions\/4863"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/4856"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4845"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4845"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4845"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}