{"id":6549,"date":"2019-08-09T08:41:51","date_gmt":"2019-08-09T01:41:51","guid":{"rendered":"https:\/\/poultryindonesia.com\/?p=6549"},"modified":"2019-08-13T08:55:15","modified_gmt":"2019-08-13T01:55:15","slug":"komitmen-zoetis-menjawab-tantangan-amr","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/komitmen-zoetis-menjawab-tantangan-amr\/","title":{"rendered":"Komitmen Zoetis Menjawab Tantangan AMR"},"content":{"rendered":"<h6>Komitmen dan kepedulian dalam mendukung program pemerintah untuk mengatasi tantangan resistensi antimikroba (AMR). PT Zoetis Animalhealth Indonesia, menyelenggarakan seminar \u201cZoetis Responsible Use of Antibiotics Stewardship\u201d pada 17 &#8211; 18 Juli 2019 di Hotel Aston Priority Simatupang Jakarta dan Hotel Mulia Senayan Jakarta.<\/h6>\n<h6>Seminar ini dimoderatori oleh Prof.Dr.drh I Wayan T. Wibawan, MS dari Fakultas Kedokteran Hewan IPB, seminar ini menghadirkan pembicara <em>Senior Analyst, RaboResearch Food &amp; Agribusiness<\/em>, Ben Santoso.<em> Research Director, External Innovation<\/em> &#8211; <em>Anti Infectives<\/em> Zoetis, Dr. Jeffrey L. Watts, PhD, RM (NRCM), M (ASCP) dan <em>Director Outcomes Research, International Center of Execellence<\/em> Zoetis Dr. Choew Kong Mah, DVM.<\/h6>\n<h6>Dalam sambutannya drh. Ulrich Eriki Ginting, MM selaku GM Zoetis Animalhealth Indonesia mengatakan bahwa \u201cTopik mengenai AMR terus berkembang, banyak dibahas di dunia, khususnya di Indonesia seperti diketahui peraturan pemerintah sudah berlaku 2018 lalu, Zoetis pun berusaha mengimplementasikan peraturan tersebut agar dapat digunakan oleh kita semua. Zoetis berkomitmen untuk memberikan hal dan informasi yg relevan dengan operasional di farm sehingga efektifiktas dan produktifitas dapat tercapai,\u201d ujarnya.<\/h6>\n<h6>Kesadaran akan keamanan pangan dan pengetatan penggunaan antibiotik dalam produk hewani meningkat secara global. Hal ini berkaitan dengan masalah resistensi antibiotik pada manusia dan kebutuhan kritis untuk mengatasi ancaman yang ditimbulkan oleh resistensi antimikroba terhadap kesehatan manusia, hewan, dan lingkungan.<\/h6>\n<h6>PT Zoetis Animalhealth Indonesia berkomitmen untuk selalu berinovasi dan menemukan cara untuk melindungi hewan dari berbagai penyakit yang muncul dan berpartisipasi untuk memerangi resistensi mikroba yang mengancam. Maka dari itu, untuk memberikan informasi terkait, Zoetis tidak hanya mengundang pelaku usaha saja untuk hadir pada seminar ini. Namun mengundang pula berbagai stakeholder yang terkait di Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan &#8211; Kementerian Pertanian dan FAO.<\/h6>\n<figure id=\"attachment_6552\" aria-describedby=\"caption-attachment-6552\" style=\"width: 696px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img data-attachment-id=\"6552\" data-permalink=\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/komitmen-zoetis-menjawab-tantangan-amr\/foto-bersama-dirjennak-dan-zoetis\/\" data-orig-file=\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2019\/08\/Foto-Bersama-Dirjennak-dan-Zoetis.jpg\" data-orig-size=\"2048,1012\" data-comments-opened=\"0\" data-image-meta=\"{&quot;aperture&quot;:&quot;0&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;0&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;0&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;0&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;,&quot;orientation&quot;:&quot;0&quot;}\" data-image-title=\"Foto Bersama Dirjennak dan Zoetis\" data-image-description=\"\" data-medium-file=\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2019\/08\/Foto-Bersama-Dirjennak-dan-Zoetis-300x148.jpg\" data-large-file=\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2019\/08\/Foto-Bersama-Dirjennak-dan-Zoetis-1024x506.jpg\" loading=\"lazy\" class=\"wp-image-6552 size-large\" src=\"https:\/\/poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2019\/08\/Foto-Bersama-Dirjennak-dan-Zoetis-1024x506.jpg\" alt=\"\" width=\"696\" height=\"344\" srcset=\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2019\/08\/Foto-Bersama-Dirjennak-dan-Zoetis-1024x506.jpg 1024w, https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2019\/08\/Foto-Bersama-Dirjennak-dan-Zoetis-300x148.jpg 300w, https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2019\/08\/Foto-Bersama-Dirjennak-dan-Zoetis-768x380.jpg 768w, https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2019\/08\/Foto-Bersama-Dirjennak-dan-Zoetis-324x160.jpg 324w, https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2019\/08\/Foto-Bersama-Dirjennak-dan-Zoetis-696x344.jpg 696w, https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2019\/08\/Foto-Bersama-Dirjennak-dan-Zoetis-1068x528.jpg 1068w, https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2019\/08\/Foto-Bersama-Dirjennak-dan-Zoetis-850x420.jpg 850w, https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2019\/08\/Foto-Bersama-Dirjennak-dan-Zoetis.jpg 2048w\" sizes=\"(max-width: 696px) 100vw, 696px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-6552\" class=\"wp-caption-text\">Zoetis turut mengundang Dirjen PKH &#8211; Kementerian Pertanian dan FAO pada 17 Juli 2019.<\/figcaption><\/figure>\n<h6>Ia pun mengatakan tujuan seminar tersebut diadakan untuk berbagi informasi mengenai peraturan global mengenai AMR dan bagaimana Zoetis menanggapi peraturan yang telah diberlakukan serta mempromosikan cara penggunaan antibiotik yang bijak dan bertanggung jawab. Selain itu Zoetis berkeinginan untuk berbagi mengenai <em>outlook<\/em> protein hewani di dunia beserta peluang dan tantangannya untuk produsen dan pengolahan di Indonesia.<br \/>\nPeluang Tantangan dalam Industri Pangan<\/h6>\n<h6>Peluang dalam industri pangan berasal dari unggas masih memiliki kesempatan yang sangat tinggi, Ben Santoso selaku Analyst, RaboResearch Food &amp; Agribusiness Rabobank Singapore mengatakan \u201cIndustri pangan berbahan baku unggas masih terus berkembang jika dilihat dari permintaan pasar. Kebutuhan akan ayam segar masih sangat tinggi. Di berbagai wilayah di Asia, khususnya Asia Tenggara, permintaan ayam segar merupakan yang paling tinggi, para konsumen millenial sangat berpengaruh, pertumbuhan konsumsi<em> broiler<\/em> di Indonesia tetap tumbuh 6% CAGR dalam 5 tahun kedepan. Potensi inilah yang perlu dipersiapkan oleh kita,\u201c ucap Ben Santoso.<\/h6>\n<h6>Selain pemaparan berbagai peluang pengembangan investasi dalam penyediaan produk protein hewani, Ben pun mengingatkan mengenai tantangan yang akan dihadapi oleh para pelaku industri di Indonesia, seperti wabah penyakit ternak yang menyerang di Indonesia, akses keuangan bagi peternak kecil untuk ekspansi jangka panjang, sumber daya yang terbatas untuk memperluas kapasitas produksi dan meningkatnya tekanan di lingkungan serta sosial.<\/h6>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong>Baca Juga<\/strong> : <a href=\"https:\/\/poultryindonesia.com\/peluang-usaha-budi-daya-perunggasan\/\"><strong>Peluang Usaha Budidaya Perunggasan<\/strong><\/a><\/p>\n<h6>Ia pun mengingatkan untuk perbaikan dalam berbagai aspek, dilihat dari segi ekonomi diperlukannya perbaikan dalam<em> supply chain<\/em> dalam proses produksi, kualitas bahan baku pakan, penanganan biosecurity, serta animal walfare. Selain itu, industri diharapkan dapat fokus untuk mendorong pemenuhan volume dan value dalam produksi, keduanya diperlukan untuk menjadi bagian dari ekosistem digital yang sedang berkembang.<\/h6>\n<h6><strong>Kebijaksanaan penggunan antibiotik<\/strong><br \/>\nPenggunaan antibiotik di <em>farm<\/em> modern pada awalnya dilakukan untuk mengurangi mortalitas, memperbaiki FCR dan meningkatkan performa pertumbuhan hewan. Namun, seperti yang kita ketahui bahwa penggunaannya mulai berdampak kurang baik bagi manusia dan hewan. Hal yang ditakutkan dengan adanya penyebaran bakteri yang telah resisten dari hewan kepada manusia melalui sumber pangan.<\/h6>\n<h6>Dr. Jeffrey L. Watts dalam pemaparannya mengatakan \u201cZoetis akan mengikuti peraturan yang telah berlaku sebagai pedoman dalam pemberian antibiotik. Salah satu contohnya melalui penggunaan antibiotik yang hanya diperlukan untuk penanganan infeksi serius dan adanya pembatasan tertentu dalam penggunaannya,\u201d ujarnya. Selain itu, diperlukan peranan, regulasi, dan tanggung jawab dari semua multisektoral untuk mengatur pemberian antimikrobial pada hewan dan mendapatkan hasil yang optimal.<\/h6>\n<h6>Jeffrey juga menyampaikan mengenai pengkategorian Antimikrobial dilihat secara <em>Hazard Based<\/em> dan <em>Risk Based<\/em>. Pengkategorian ini dapat digunakan dalam regulasi nasional untuk membedakan agen mikroba yang berbahaya dan berresiko bagi keselamatan manusia.<\/h6>\n<h6><strong>Pembelajaran langsung dari <em>farm<\/em><\/strong><br \/>\nBanyak hal yang didapatkan dari pembelajaran langsung di farm pasca larangan penggunaan antibiotik. Seperti pembelajaran dari sisi managemen oprasional, pemberian nutrisi, dan kesehatan hewan. Namun sebenarnya penggunaan antibiotik ini masih bisa digunakan. Di beberapa negara penggunaan antibiotik masih digunakan sebagai treatment untuk mengobati penyakit. Pasar dunia memiliki regulasi pemberian antibiotik, Dr. Choew Kong Mah, DVM, menyebutkan bahwa \u201cSetiap negara memiliki tipe formulasi yang berbeda dalam kebijakannya, namun sebenarnya mereka memiliki objek yang sama, selain itu semua kebijakan menekankan peran dokter hewan dalam mendiagnosis penyakit dan pemberian antibiotik\u201d ujarnya.<\/h6>\n<h6>Hal yang harus di waspadai oleh peternak adalah timbulnya penyakit <em>Necrotic Enteritis<\/em> (NE) dan Koksidiosis. Untuk menghindari terjangkitnya NE, Zoetis menghadirkan BMD Feed Premix (<em>Bacitracin Methylene Disalicylate<\/em>) dan Avatec <em>(Lasalocid Sodium Premix<\/em>) untuk mengatasi koksidiosis. Zoetis berkomitmen dalam penggunaan antimikrobial yang dapat digunakan untuk kesehatan hewan. <strong>Adv<\/strong><\/h6>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Komitmen dan kepedulian dalam mendukung program pemerintah untuk mengatasi tantangan resistensi antimikroba (AMR). PT Zoetis Animalhealth Indonesia, menyelenggarakan seminar \u201cZoetis Responsible Use of Antibiotics Stewardship\u201d pada 17 &#8211; 18 Juli 2019 di Hotel Aston Priority Simatupang Jakarta dan Hotel Mulia Senayan Jakarta. Seminar ini dimoderatori oleh Prof.Dr.drh I Wayan T. Wibawan, MS dari Fakultas Kedokteran [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":6551,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_exactmetrics_skip_tracking":false,"_exactmetrics_sitenote_active":false,"_exactmetrics_sitenote_note":"","_exactmetrics_sitenote_category":0,"cybocfi_hide_featured_image":"","spay_email":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_is_tweetstorm":false},"categories":[19],"tags":[781,33,1043,247,1044],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v16.4 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/komitmen-zoetis-menjawab-tantangan-amr\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Komitmen Zoetis Menjawab Tantangan AMR | Poultry Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Komitmen dan kepedulian dalam mendukung program pemerintah untuk mengatasi tantangan resistensi antimikroba (AMR). PT Zoetis Animalhealth Indonesia, menyelenggarakan seminar \u201cZoetis Responsible Use of Antibiotics Stewardship\u201d pada 17 &#8211; 18 Juli 2019 di Hotel Aston Priority Simatupang Jakarta dan Hotel Mulia Senayan Jakarta. Seminar ini dimoderatori oleh Prof.Dr.drh I Wayan T. Wibawan, MS dari Fakultas Kedokteran [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/komitmen-zoetis-menjawab-tantangan-amr\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Poultry Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/PoultryIndonesiaOfficial\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2019-08-09T01:41:51+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2019-08-13T01:55:15+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/i1.wp.com\/poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2019\/08\/IMG_8694.jpg?fit=2048%2C1365&#038;ssl=1\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"2048\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1365\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"4 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#organization\",\"name\":\"Poultry Indonesia\",\"url\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/\",\"sameAs\":[\"https:\/\/www.facebook.com\/PoultryIndonesiaOfficial\/\",\"https:\/\/www.instagram.com\/poultryindonesia\"],\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#logo\",\"inLanguage\":\"id\",\"url\":\"https:\/\/i0.wp.com\/poultry.apps360.id\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/2b06813e08c0623a94a39dd397da501b.jpg?fit=1071%2C321&ssl=1\",\"contentUrl\":\"https:\/\/i0.wp.com\/poultry.apps360.id\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/2b06813e08c0623a94a39dd397da501b.jpg?fit=1071%2C321&ssl=1\",\"width\":1071,\"height\":321,\"caption\":\"Poultry Indonesia\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#logo\"}},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/\",\"name\":\"Poultry Indonesia\",\"description\":\"Referensi Perunggasan Terpercaya\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/?s={search_term_string}\",\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/komitmen-zoetis-menjawab-tantangan-amr\/#primaryimage\",\"inLanguage\":\"id\",\"url\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2019\/08\/IMG_8694.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2019\/08\/IMG_8694.jpg\",\"width\":2048,\"height\":1365,\"caption\":\"Zoetis berfoto bersama para peserta seminar \\\"Zoetis Responsible Use of Antibiotics Stewardship\\\" 18 Juli 2019, Hotel Mulia Senayan, Jakarta.\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/komitmen-zoetis-menjawab-tantangan-amr\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/komitmen-zoetis-menjawab-tantangan-amr\/\",\"name\":\"Komitmen Zoetis Menjawab Tantangan AMR | Poultry Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/komitmen-zoetis-menjawab-tantangan-amr\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2019-08-09T01:41:51+00:00\",\"dateModified\":\"2019-08-13T01:55:15+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/komitmen-zoetis-menjawab-tantangan-amr\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/komitmen-zoetis-menjawab-tantangan-amr\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/komitmen-zoetis-menjawab-tantangan-amr\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"item\":{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/\",\"url\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/\",\"name\":\"Home\"}},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"item\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/komitmen-zoetis-menjawab-tantangan-amr\/#webpage\"}}]},{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/komitmen-zoetis-menjawab-tantangan-amr\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/komitmen-zoetis-menjawab-tantangan-amr\/#webpage\"},\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#\/schema\/person\/384077045f08b44f9ff828ed5e1f4ceb\"},\"headline\":\"Komitmen Zoetis Menjawab Tantangan AMR\",\"datePublished\":\"2019-08-09T01:41:51+00:00\",\"dateModified\":\"2019-08-13T01:55:15+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/komitmen-zoetis-menjawab-tantangan-amr\/#webpage\"},\"wordCount\":840,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/komitmen-zoetis-menjawab-tantangan-amr\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2019\/08\/IMG_8694.jpg\",\"keywords\":[\"AMR\",\"berita1\",\"Poultry Indonesia\",\"Zoetis\",\"Zoetis Stewardship\"],\"articleSection\":[\"Advertorial\"],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#\/schema\/person\/384077045f08b44f9ff828ed5e1f4ceb\",\"name\":\"Poultry Indonesia\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#personlogo\",\"inLanguage\":\"id\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d2d5bf883156979fec93d336aa76bf23?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d2d5bf883156979fec93d336aa76bf23?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Poultry Indonesia\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\"],\"url\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/author\/poultry_admin\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","jetpack_featured_media_url":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2019\/08\/IMG_8694.jpg","jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/pd8n0R-1HD","jetpack_likes_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6549"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=6549"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6549\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":16859,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6549\/revisions\/16859"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/6551"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=6549"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=6549"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=6549"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}