{"id":6910,"date":"2019-10-17T16:48:48","date_gmt":"2019-10-17T09:48:48","guid":{"rendered":"https:\/\/poultryindonesia.com\/?p=6910"},"modified":"2019-10-25T16:54:15","modified_gmt":"2019-10-25T09:54:15","slug":"proteksi-permanen-terhadap-ibd-dan-marek-dari-boehringer-ingelheim","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/proteksi-permanen-terhadap-ibd-dan-marek-dari-boehringer-ingelheim\/","title":{"rendered":"Proteksi Permanen Terhadap IBD dan Marek dari Boehringer Ingelheim"},"content":{"rendered":"<h6>Brand Boehringer Ingelheim, Biomin, Emka, Be-Long dan Berg Schmidt berada dalam stan yang sama dengan PT Romindo Primavetcom, dikarenakan produk &#8211; produknya diimpor dan didistribusikan oleh Romindo. Menempati stan yang didominasi oleh warna putih ini nampak selalu dipadati pengunjung yang ingin berdiskusi lebih lanjut tentang produk unggulan yang ditampilkan. Albertus Renaldo selaku National Sales PT Romindo Primavetcom mengatakan bahwa pada pameran ILDEX 2019 ini merupakan keikutsertaan Romindo yang ke 4 kalinya. Kesempatan mengikuti pameran ini ditangkap oleh Romindo sebagai ajang untuk bertemu dengan pelanggan. \u201cKita juga mengharapkan untuk bertemu customer dari luar negeri juga.\u201d Katanya.<\/h6>\n<figure id=\"attachment_6913\" aria-describedby=\"caption-attachment-6913\" style=\"width: 696px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img data-attachment-id=\"6913\" data-permalink=\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/proteksi-permanen-terhadap-ibd-dan-marek-dari-boehringer-ingelheim\/sony-dsc-7\/\" data-orig-file=\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2019\/10\/DSC07870.jpg\" data-orig-size=\"1654,1215\" data-comments-opened=\"0\" data-image-meta=\"{&quot;aperture&quot;:&quot;5.6&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;DSLR-A350&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;SONY DSC&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;1568906171&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;18&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;800&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0.033333333333333&quot;,&quot;title&quot;:&quot;SONY DSC&quot;,&quot;orientation&quot;:&quot;1&quot;}\" data-image-title=\"SONY DSC\" data-image-description=\"\" data-medium-file=\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2019\/10\/DSC07870-300x220.jpg\" data-large-file=\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2019\/10\/DSC07870-1024x752.jpg\" loading=\"lazy\" class=\"wp-image-6913 size-large\" src=\"https:\/\/poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2019\/10\/DSC07870-1024x752.jpg\" alt=\"\" width=\"696\" height=\"511\" srcset=\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2019\/10\/DSC07870-1024x752.jpg 1024w, https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2019\/10\/DSC07870-300x220.jpg 300w, https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2019\/10\/DSC07870-768x564.jpg 768w, https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2019\/10\/DSC07870-80x60.jpg 80w, https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2019\/10\/DSC07870-696x511.jpg 696w, https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2019\/10\/DSC07870-1068x785.jpg 1068w, https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2019\/10\/DSC07870-572x420.jpg 572w, https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2019\/10\/DSC07870.jpg 1654w\" sizes=\"(max-width: 696px) 100vw, 696px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-6913\" class=\"wp-caption-text\">Suasana stan Romindo dan Boehringer Ingelheim selalu ramai pengunjung<\/figcaption><\/figure>\n<h6><strong>Perlindungan Tahan Lama<\/strong><br \/>\nPameran ILDEX 2019 dimanfaatkan Boehringer Ingelheim untuk mempromosikan produk terbarunya melalui seminar yang diadakan pada hari pertama (18\/9) di Ruang Cendana 3, ICE BSD, Tangerang. Seminar yang berjudul \u2018Teknologi Vaksin Rekombinan dan Kelebihannya\u2019 dipaparkan oleh drh. Luky Rusmawan selaku Head of Livestock Boehringer Ingelheim.<br \/>\nLuky memperkenalkan produk vaksin teranyar dari Boehringer Ingelheim yaitu Vaxxitek\u00ae HVT + IBD. Vaksin ini baru saja diluncuran di Bangkok sehari sebelum seminar ini diadakan. Produk ini sudah teregistrasi di 75 negara dan sejak tahun lalu sekitar 1 miliar ayam telah mendapatkan proteksi dari vaksin ini. Di Indonesia sendiri vaksin ini baru legal untuk dipakai karena proses registrasi dari produk ini memakan waktu selama 12 tahun.<\/h6>\n<h6>Mengulas mengenai virus IBD dan Marek\u2019s yang menjadi target dari vaksin ini, IBD merupakan penyakit yang disebabkan oleh jenis virus RNA yaitu Birnavirus. \u201cVirus RNA ini sangat tahan berada di lapangan sampai 52 minggu karena ketahanannya pada disinfektan maupun cuaca, sehingga sangat sulit untuk mengeliminasi penyakit.\u201d Paparnya.<\/h6>\n<h6>Penyakit IBD perlu diwaspadai mengingat jumlah kematian yang disebabkan oleh IBD dapat mencapai 70%. Kontrol penyakit yang dapat dilakukan untuk mengatasi penyakit yang tergolong immunosupresif (melemahkan sistem imun) yaitu dengan melakukan vaksinasi dan penerapan biosekuriti. Didalam virus IBD terdapat Viral Protein &#8211; 2 (VP2), yaitu protein yang bertanggung jawab atas respon imun.<\/h6>\n<figure id=\"attachment_6915\" aria-describedby=\"caption-attachment-6915\" style=\"width: 696px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img data-attachment-id=\"6915\" data-permalink=\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/proteksi-permanen-terhadap-ibd-dan-marek-dari-boehringer-ingelheim\/sony-dsc-9\/\" data-orig-file=\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2019\/10\/DSC07872.jpg\" data-orig-size=\"1417,944\" data-comments-opened=\"0\" data-image-meta=\"{&quot;aperture&quot;:&quot;5.6&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;DSLR-A350&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;SONY DSC&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;1568906213&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;40&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;800&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0.033333333333333&quot;,&quot;title&quot;:&quot;SONY DSC&quot;,&quot;orientation&quot;:&quot;1&quot;}\" data-image-title=\"SONY DSC\" data-image-description=\"\" data-medium-file=\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2019\/10\/DSC07872-300x200.jpg\" data-large-file=\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2019\/10\/DSC07872-1024x682.jpg\" loading=\"lazy\" class=\"wp-image-6915 size-large\" src=\"https:\/\/poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2019\/10\/DSC07872-1024x682.jpg\" alt=\"\" width=\"696\" height=\"464\" srcset=\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2019\/10\/DSC07872-1024x682.jpg 1024w, https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2019\/10\/DSC07872-300x200.jpg 300w, https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2019\/10\/DSC07872-768x512.jpg 768w, https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2019\/10\/DSC07872-696x464.jpg 696w, https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2019\/10\/DSC07872-1068x711.jpg 1068w, https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2019\/10\/DSC07872-630x420.jpg 630w, https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2019\/10\/DSC07872.jpg 1417w\" sizes=\"(max-width: 696px) 100vw, 696px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-6915\" class=\"wp-caption-text\">Diskusi Produk dengan Pelanggan di Stan Romindo<\/figcaption><\/figure>\n<h6>Marek\u2019s yang disebabkan oleh Herpesvirus menimbulkan gejala syaraf berupa paralisa, tumor, dan dapat menyebabkan kematian. Serupa dengan IBD, Marek\u2019s termasuk dalam penyakit immunosupresif, sehingga ayam lebih rentan terhadap penyakit-penyakit lain. Sebagai contoh, bakteri Eschericia coli yang biasanya jinak dapat menjadi ganas kalau sistem imun ayam sudah terserang jenis penyakit immunosupresif ini. Kerugian lain yang mengikuti yaitu dari tingginya biaya medikasi, buruknya nilai FCR, uniformitas yang rendah dalam suatu flok, rendahnya pertumbuhan bobot badan, dan tingginya angka afkir. \u201cJadi penyakit-penyakit immunosupresif kerugian ekonominya sangat tinggi.\u201d<\/h6>\n<h6>Marek merupakan penyakit yang berbahaya dan tersembunyi. Hal ini disebabkan oleh walaupun ayam tersebut terserang Marek\u2019s, terkadang ayam tersebut tidak memperlihatkan gejala klinis atau perubahan anatomis seperti timbulnya tumor. Pada pengujian ayam yang ditantang oleh virus Marek\u2019s untuk melihat pengaruhnya terhadap bursa fabricius dan timus didapatkan hasil berupa penurunan berat dari kedua organ pertahanan tubuh tersebut, sehingga dapat mengindikasikan bahwa terjadi atropi pada bursa dan limpa dan penurunan dari fungsinya.<br \/>\nKeberhasilan dari vaksinasi untuk menangkal suatu penyakit tidak lepas dari bagaimana penanganan dari vaksin tersebut dari pabrik sampai dengan penggunaannya. Beberapa hal yang harus diperhatikan yaitu pertama, semua vaksin hidup (live vaccine) menginduksi bursa. Jika dilihat secara histopatologi, jaringan kelenjar limfoid dari bursa fabricius banyak yang rusak. Kedua, vaksinasi pada breeder ini ditujukan untuk memberikan antibodi terhadap penyakit tertentu pada anak ayam, akan tetapi transmisi maternal antibodi (antibodi yang diturunkan dari induk) tidak seragam. Hal ini dibuktikan dengan hasil titer antibodi pada induk dalam suatu breeder tidak seragam, ada yang menunjukan titer antibodi yang rendah sehingga potensi untuk terkena IBD sangat tinggi.<\/h6>\n<h6>Keempat, selalu ada Immunity Gap, dalam arti sekitar 2 minggu pertumbuhan anak ayam, maternal antibodi masih ada dalam tubuh ayam tersebut, kemudian turun setelahnya. Apabila divaksin, maka vaksin tersebut membutuhkan waktu untuk menggertak antibodi dalam tubuh sehingga ada kemungkinan disela waktu pembentukan antibodi tersebut ayam terserang virus lapangan. Terakhir, sejumlah vaksin memiliki tingkat keamanan dan efikasi tersendiri. Vaksin mild memiliki tingkat keamanan yang baik tetapi tidak dengan efikasinya, begitu sebaliknya dengan vaksin yang hot biasanya efikasinya baik tetapi tidak aman untuk bursa fabrisius.<br \/>\nTerdapat beberapa generasi vaksin tergantung dari pemberian vaksin, yaitu vaksin generasi pertama yang diberikan melalui air minum. Vaksin generasi kedua merupakan vaksin immune complex seperti vaksin yang dimiliki oleh Bohringer Ingelheim, BDA Blen yaitu vaksin yang diberikan di hatchery. Sedangkan vaksin generasi ketiga adalah vector vaccine yang juga diberikan di hatchery. Vaksin generasi pertama dan kedua sama-sama memiliki pengaruh terhadap pengecilan bursa. \u201cDia (live vaccine) akan masuk ke bursa, berkembang biak dan merusak bursa. Vaksin jenis ini sebenarnya tidak cocok untuk long life bird, seperti ayam petelur dan ayam breeder karena akan merusak bursa sehingga respon bursa terhadap vaksin selanjutnya tidak akan maksimal.\u201d<\/h6>\n<figure id=\"attachment_6912\" aria-describedby=\"caption-attachment-6912\" style=\"width: 696px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img data-attachment-id=\"6912\" data-permalink=\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/proteksi-permanen-terhadap-ibd-dan-marek-dari-boehringer-ingelheim\/sony-dsc-6\/\" data-orig-file=\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2019\/10\/DSC07830.jpg\" data-orig-size=\"1772,746\" data-comments-opened=\"0\" data-image-meta=\"{&quot;aperture&quot;:&quot;5.6&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;DSLR-A350&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;SONY DSC&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;1568898825&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;18&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;1600&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0.033333333333333&quot;,&quot;title&quot;:&quot;SONY DSC&quot;,&quot;orientation&quot;:&quot;1&quot;}\" data-image-title=\"Antusias peserta mengikuti seminar Boehringer Ingelheim\" data-image-description=\"\" data-medium-file=\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2019\/10\/DSC07830-300x126.jpg\" data-large-file=\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2019\/10\/DSC07830-1024x431.jpg\" loading=\"lazy\" class=\"size-large wp-image-6912\" src=\"https:\/\/poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2019\/10\/DSC07830-1024x431.jpg\" alt=\"\" width=\"696\" height=\"293\" srcset=\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2019\/10\/DSC07830-1024x431.jpg 1024w, https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2019\/10\/DSC07830-300x126.jpg 300w, https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2019\/10\/DSC07830-768x323.jpg 768w, https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2019\/10\/DSC07830-696x293.jpg 696w, https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2019\/10\/DSC07830-1068x450.jpg 1068w, https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2019\/10\/DSC07830-998x420.jpg 998w, https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2019\/10\/DSC07830.jpg 1772w\" sizes=\"(max-width: 696px) 100vw, 696px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-6912\" class=\"wp-caption-text\">Antusias peserta mengikuti seminar Boehringer Ingelheim<\/figcaption><\/figure>\n<h6>Vaxxitek\u00ae HVT + IBD yang merupakan jenis vector vaccine yang tidak menginduksi bursa atau menyebabkan gangguan pada bursa. Vaksin ini hanya menggunakan gen VP2 yang disisipkan pada virus marek, sehingga VP2 akan diproduksi terus mengikuti replikasi virus vaksin marek dan memberikan proteksi seumur hidup terhadap penyakit Marek dan IBD. Oleh karena itu, peternak tidak perlu memikirkan waktu yang tepat untuk melakukan vaksinasi IBD. Keunggulan vector vaccine dibandingkan generasi vaksin sebelumnya yaitu tidak adanya immunity gap pada vaksin dan tidak menginterverensi maternal antibodi. Cara kerja dari Vaxxitek\u00ae HVT + IBD yaitu dengan menempati sel &#8211; sel limfosit mengikuti vaksin marek sehingga dapat sekaligus memproteksi terhadap Marek\u2019s dan IBD secara bersamaan. Mengenai keamanan dan efikasi, Vaxxitek\u00ae HVT + IBD sudah terbukti dapat memberikan proteksi terhadap semua strain virus IBD, tidak merusak bursa, serta menurunkan angka kematian pada peternakan yang pernah terserang gumboro. Dengan proteksi yang diberikan oleh Vaxxitek\u00ae HVT + IBD maka gangguan terhadap hasil produksi dapat diatasi dengan baik.<\/h6>\n<h6><strong>ILDEX Stand Award<\/strong><br \/>\nKesederhanaan dari konsep dan desain stan yang ditampilkan oleh PT Romindo Primavetcom untuk mendekatkan diri dengan pelanggan yang tertarik pada produk yang Romindo miliki tampaknya mendapatkan perhatian tersendiri bagi penyelenggara ILDEX 2019. Pada hari terakhir pameran ILDEX 2019 (20\/2), Romindo mendapatkan penghargaan sebagai The Best Performance Stand urutan ke 2. Adv<\/h6>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Brand Boehringer Ingelheim, Biomin, Emka, Be-Long dan Berg Schmidt berada dalam stan yang sama dengan PT Romindo Primavetcom, dikarenakan produk &#8211; produknya diimpor dan didistribusikan oleh Romindo. Menempati stan yang didominasi oleh warna putih ini nampak selalu dipadati pengunjung yang ingin berdiskusi lebih lanjut tentang produk unggulan yang ditampilkan. Albertus Renaldo selaku National Sales PT [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":6911,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_exactmetrics_skip_tracking":false,"_exactmetrics_sitenote_active":false,"_exactmetrics_sitenote_note":"","_exactmetrics_sitenote_category":0,"cybocfi_hide_featured_image":"","spay_email":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_is_tweetstorm":false},"categories":[19],"tags":[1147,1148,1128,1146],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v16.4 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/proteksi-permanen-terhadap-ibd-dan-marek-dari-boehringer-ingelheim\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Proteksi Permanen Terhadap IBD dan Marek dari Boehringer Ingelheim | Poultry Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Brand Boehringer Ingelheim, Biomin, Emka, Be-Long dan Berg Schmidt berada dalam stan yang sama dengan PT Romindo Primavetcom, dikarenakan produk &#8211; produknya diimpor dan didistribusikan oleh Romindo. Menempati stan yang didominasi oleh warna putih ini nampak selalu dipadati pengunjung yang ingin berdiskusi lebih lanjut tentang produk unggulan yang ditampilkan. Albertus Renaldo selaku National Sales PT [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/proteksi-permanen-terhadap-ibd-dan-marek-dari-boehringer-ingelheim\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Poultry Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/PoultryIndonesiaOfficial\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2019-10-17T09:48:48+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2019-10-25T09:54:15+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/i2.wp.com\/cpi.bigio.id\/wp-content\/uploads\/2019\/10\/IMG_1397.jpg?fit=2048%2C1366&#038;ssl=1\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"2048\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1366\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"5 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#organization\",\"name\":\"Poultry Indonesia\",\"url\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/\",\"sameAs\":[\"https:\/\/www.facebook.com\/PoultryIndonesiaOfficial\/\",\"https:\/\/www.instagram.com\/poultryindonesia\"],\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#logo\",\"inLanguage\":\"id\",\"url\":\"https:\/\/i0.wp.com\/poultry.apps360.id\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/2b06813e08c0623a94a39dd397da501b.jpg?fit=1071%2C321&ssl=1\",\"contentUrl\":\"https:\/\/i0.wp.com\/poultry.apps360.id\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/2b06813e08c0623a94a39dd397da501b.jpg?fit=1071%2C321&ssl=1\",\"width\":1071,\"height\":321,\"caption\":\"Poultry Indonesia\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#logo\"}},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/\",\"name\":\"Poultry Indonesia\",\"description\":\"Referensi Perunggasan Terpercaya\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/?s={search_term_string}\",\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/proteksi-permanen-terhadap-ibd-dan-marek-dari-boehringer-ingelheim\/#primaryimage\",\"inLanguage\":\"id\",\"url\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2019\/10\/IMG_1397.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2019\/10\/IMG_1397.jpg\",\"width\":2048,\"height\":1366},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/proteksi-permanen-terhadap-ibd-dan-marek-dari-boehringer-ingelheim\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/proteksi-permanen-terhadap-ibd-dan-marek-dari-boehringer-ingelheim\/\",\"name\":\"Proteksi Permanen Terhadap IBD dan Marek dari Boehringer Ingelheim | Poultry Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/proteksi-permanen-terhadap-ibd-dan-marek-dari-boehringer-ingelheim\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2019-10-17T09:48:48+00:00\",\"dateModified\":\"2019-10-25T09:54:15+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/proteksi-permanen-terhadap-ibd-dan-marek-dari-boehringer-ingelheim\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/proteksi-permanen-terhadap-ibd-dan-marek-dari-boehringer-ingelheim\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/proteksi-permanen-terhadap-ibd-dan-marek-dari-boehringer-ingelheim\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"item\":{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/\",\"url\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/\",\"name\":\"Home\"}},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"item\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/proteksi-permanen-terhadap-ibd-dan-marek-dari-boehringer-ingelheim\/#webpage\"}}]},{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/proteksi-permanen-terhadap-ibd-dan-marek-dari-boehringer-ingelheim\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/proteksi-permanen-terhadap-ibd-dan-marek-dari-boehringer-ingelheim\/#webpage\"},\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#\/schema\/person\/384077045f08b44f9ff828ed5e1f4ceb\"},\"headline\":\"Proteksi Permanen Terhadap IBD dan Marek dari Boehringer Ingelheim\",\"datePublished\":\"2019-10-17T09:48:48+00:00\",\"dateModified\":\"2019-10-25T09:54:15+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/proteksi-permanen-terhadap-ibd-dan-marek-dari-boehringer-ingelheim\/#webpage\"},\"wordCount\":998,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/proteksi-permanen-terhadap-ibd-dan-marek-dari-boehringer-ingelheim\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2019\/10\/IMG_1397.jpg\",\"keywords\":[\"Boehringer Ingelheim\",\"IBD dan Marek\",\"ildex2019\",\"Romindo Primavetcom\"],\"articleSection\":[\"Advertorial\"],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#\/schema\/person\/384077045f08b44f9ff828ed5e1f4ceb\",\"name\":\"Poultry Indonesia\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/#personlogo\",\"inLanguage\":\"id\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d2d5bf883156979fec93d336aa76bf23?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d2d5bf883156979fec93d336aa76bf23?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Poultry Indonesia\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\"],\"url\":\"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/author\/poultry_admin\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","jetpack_featured_media_url":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2019\/10\/IMG_1397.jpg","jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/pd8n0R-1Ns","jetpack_likes_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6910"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=6910"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6910\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":6916,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6910\/revisions\/6916"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/6911"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=6910"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=6910"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.poultryindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=6910"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}