Mentan Amran Sulaiman melakukan pelepasan 100 ton telur di TTI Centre
POULTRY INDONESIA, Jakarta – Bertempat di Toko Tani Indonesia Centre Pasar Minggu, Jakarta, Kamis,(20/7), Menteri Pertanian Amran Sulaiman melepas mobil pengangkut telur ayam murah yang akan dilakukan di kota-kota besar. Hingga saat ini harga telur belum stabil, Harga rata-rata di kawasan Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) bahkan mencapai Rp 28.000 per kilogram (kg).
Menurut Amran, permasalahan tingginya harga telur berada pada rantai pasok yang panjang. Oleh karena itu, ia mengharapkan seluruh pihak baik asosiasi, pengusaha dan pedagang untuk menata agar rantai pasok bisa lebih singkat. “Ini yang harus kita tata, bukan telur saja, bawang merah di lapangan biasanya Rp 12.000 sampai Rp 13.000, tapi di konsumen Rp 36.000, berarti naik 200-300 persen. Bukan tugas kementerian saja, tetapi tugas kita semua. Untuk itu, saya minta kawan-kawan pedagang jangan banyak-banyak ambil untungnya. Biar rezeki terbagi,” ungkapnya.
Baca Juga : Kementerian Pertanian Adakan Pertemuan Petunjuk Teknis Medicated Feed
Menurut Direktur Pemasaran dan Pengolahan Hasil Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Fini Murfiani, telur-telur tersebut akan dikirim ke berbagai wilayah. “Mobil-mobil pengangkut telur akan dilepas langsung oleh Menteri Pertanian dari Toko Tani Indonesia Centre, Jati Padang Pasar Minggu. Kemudian dikirim ke 100 titik, dan dijual Rp 19.500 per kg,” ujar Fini. Satu mobil akan mengangkut 1 hingga 2 ton telur ayam. Telur-telur itu dipasok sejumlah perusahaan produsen. Di antaranya Perhimpunan Peternak Unggas Nusantara (PPUN) dan Pinsar, Charoen Pokphand Indonesia, Japfa Comfeed, dan Malindo.
Pihak Kementerian Pertanian bersama-sama dengan asosiasi diatas, sudah menyiapkan 100 ton telur untuk dijual ke 50 titik di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek). Amran mengatakan penyebaran ke 50 titik tersebut dilakukan untuk menstabilkan harga telur. Adapun 50 titik terdiri dari 43 pasar, 6 perumahan dan 1 Toko Tani Indonesia Center (TTIC). “Ini ke 50 titik, 43 pasar, 6 perumahan dan 1 TTIC. Ini kita lanjutkan terus menerus hingga hargar turun,” ujar Amran.
50 titik lokasi operasi pasar murah telur antara lain Pasar Baru Metro Atom, Pasar Cibubur, Pasar Tebet Barat, Pasar Rawamangun, Pasar Cempaka Putih, Pasar Cijantung, Pasar Mampang Prapatan, Pasar Ciplak, Pasar Jembatan Lima, Pasar Gondangdia, Pasar Rumpur, Pasar Grogol, Kalibaru, Klender, dan Tanah Abang, Pasar Koja Baru, Pasar Jatinegara, Pasar Palmerah, Pasar Senen dan Pasar Pondok Labu. Domi