Hang Tanto Sugito (tengah) dan tim Adam Poultry Equipment.
Pengalaman lebih dari dua dekade membuat eksistensi Adam Poultry Equipment tetap terjaga. Perusahaan asal Malang ini tak henti menyajikan inovasi untuk mewujudkan perunggasan Indonesia yang semakin berdaya saing. Penyebarluasan inovasi itu pun salah satunya dilakukan lewat kegiatan bergengsi Indo Livestock Expo & Forum 2018 di Jakarta Convention Center (JCC). Kegiatan itu dimanfaatkan betul oleh Adam Poultry Equipment untuk menggaet animo insan perunggasan dengan ragam produk modern dan bermutu tinggi.
Konsistensi Adam Poultry Equipment dalam keikutsertaan di ajang Indo Livestock terus berlanjut hingga kini. Dari 13 kali penyelenggaraan, Adam Poultry Equipment hanya absen sebanyak dua kali. Bahkan perusahaan ini telah ambil bagian pada meriahnya Indo Livestock edisi perdana di Denpasar, Bali. “Prinsipnya kami support terhadap Napindo. Pada edisi tahun lalu di Surabaya pun kami ikut,” ujar General Manager Adam Poultry Equipment, Huang Tanto Sugito. Tahun 2019 mendatang, ia pun telah siap untuk kembali ikut serta.
Keikutsertaan yang rutin tersebut bukan tanpa alasan. Pada setiap pameran yang diikuti, stan milik Adam Poultry Equipment selalu mengambil titik strategis, berkonsep terbuka dengan desain apik, serta memuat alat-alat budi daya unggas yang menjadi pusat perhatian pengunjung. Tak ayal, stan tersebut selalu ramai disambangi orang-orang yang ingin mengetahui perkembangan terbaru terkait peralatan perunggasan. Adam Poultry Equipment menjadi perusahaan yang senantiasa ditunggu pada setiap pameran Indo Livestock.
Stan Adam Poultry Equipment di Indo Livestock 2018.
Pada pameran kali ini, menurut Huang, terdapat banyak penyempurnaan produk-produk menjadi lebih baik. Peralatan Adam Poultry Equipment yang merupakan perpaduan antara buah tangan lokal dan impor bermutu itu kian menjawab tantangan zaman terkait tren modernisasi perunggasan. “Kami selalu melakukan tahap penyempurnaan. Kami melihat tantangan apa saja yang terjadi di lapangan, kemudian mencari solusi terbaik,” ungkap Huang.
Beberapa produk yang ditampilkan pada pameran ini antara lain hammer mill, cooling pad, automatic feeder, mesin campur pakan horizontal, ragam jenis kandang, hingga segala kebutuhan untuk budi daya unggas di kandang sistem tertutup (closed house). Para teknisi yang tersedia di stan akan menjelaskan secara rinci tentang fungsi dan keunggulan masing-masing peralatan. Oleh karenanya, pengunjung pun merasa leluasa untuk bertanya dan mendapat informasi yang dibutuhkan.
Efisiensi Adam Poultry Equipment tak perlu diragukan. Penghematan biaya operasional bila dibandingkan dengan peralatan konvensional dan produk lain adalah buktinya. Menurut Huang, bersama Adam Poultry Equipment, peternak bisa mewujudkan produktivitas tinggi yang menguntungkan dengan break even point (BEP) yang relatif singkat. Alat-alat seperti kandang nyaman yang membuat angka kematian menjadi rendah, mesin pemecah jagung yang tidak menghasilkan debu dan hemat tenaga, hingga pencampur pakan yang cepat dan homogen, adalah sederet nilai tambah dari Adam Poultry Equipment. Tentu masih banyak pula keunggulan lain yang ditawarkan.
Kepuasan pelanggan
Menghadirkan inovasi peralatan kandang.
Adam Poultry Equipment merupakan perusahaan yang juga bekerja sama dengan produsen ternama luar negeri, antara lain Luxenaier dan HMV Group PLC, England. Oleh karena itu, produk yang ditawarkan kepada pelanggan adalah kreasi terbaik dari para ahli dan dibuat dari material pilihan. Kemantapan produk itu kemudian dilengkapi dengan layanan purnajual yang prima dan memuaskan. Hal Itulah yang menjadi kunci Adam Poultry Equipment dalam memupuk kepercayaan bagi setiap pelanggannya.
Salah satu pelanggan setia Adam Poultry Equipment asal Palu, Wayan Duriana, bahkan telah menambah alat-alat baru untuk kemajuan kandangnya. Padahal beberapa bulan lalu ia baru saja membangun closed house untuk layer yang segala kebutuhannya dipasok oleh Adam Poultry Equipment. Perlu diketahui, closed house layer tersebut merupakan yang pertama di Kota Palu. Dengan demikian, membuktikan bahwa Adam Poultry Equipment telah dipercaya hingga ke berbagai daerah di Indonesia.
Pembelian alat tersebut merupakan contoh nyata perkembangan bisnis yang tercipta bersama Adam Poultry Equipment. Alat-alat yang dibeli Wayan untuk menambah produktivitasnya antara lain alat-alat kandang layer, kandang starter baru, hingga mesin pengolah pakan. Kualitas dari setiap produklah yang membuat Wayan tetap setia bermitra dengan Adam Poultry Equipment.
Pemasaran Adam Poultry Equipment pada kegiatan Indo Livestock 2018 terbilang positif. Sekitar 80 persen pelanggan yang datang dan menjalin bisnis adalah mereka yang telah terlebih dahulu mengenal produk Adam Poultry Equipment. “Mereka pelanggan lama yang membeli peralatan baru untuk memperluas kandang dan menambah jumlah populasi ayam,” ungkap Huang. Dengan kata lain, Adam Poultry Equipment mampu dengan baik menjaga hubungan dengan pelanggan demi kerja sama yang terus terjalin. Sementara itu, pelanggan baru jumlahnya berkisar 15-20 persen. Huang optimis jumlah itu akan meningkat seiring berjalannya waktu dan gencarnya promosi yang dilakukan Adam Poultry Equipment. “Dalam dua hari ini sudah ada order masuk. Kami berharap enam bulan berikutnya bisa mendapat order lebih banyak,” ujarnya.
Menurut pemaparan Huang, para pelanggan yang menggunakan produk Adam Poultry Equipment telah berlangsung dari generasi ke generasi. “Kebanyakan pelanggan sudah beralih generasi kepada putra dan putrinya. Mereka diajari untuk melanjutkan bisnis,” jelasnya. Kepuasan terhadap produk Adam Poultry Equipment pun tercermin dari hasil produksi yang baik. “Kami menilai, ketika populasi unggas mereka bertambah dan kemudian kembali memesan peralatan, berarti mereka puas dengan pelayanan kami,” ungkap Huang.
Seiring berjalannya waktu, Adam Poultry Equipment terus berkomitmen untuk senantiasa memuaskan pelanggan dengan pelayanan yang semakin baik. Inovasi terbaru kian digagas. Perpaduan antara teknologi bermutu dan pengalaman matang Adam Poultry Equipment menjadi alasan mengapa perusahaan ini bisa menjadi pilihan tepat bagi para produsen unggas. Dengan peralatan yang terus mengalami perkembangan itu, Huang berharap kualitas perunggasan Indonesia bisa bersaing secara global. “Pelaku industri perunggasan kita harus lebih teredukasi dalam masalah kesehatan dan budi daya ayam, sehingga rekayasa genetik yang sudah ada bisa dioptimalkan sebaik mungkin,” harapnya.