Calon Ketua Umum Kafapet Unsoed Bambang Rijanto Japutra (kiri) dan Minto Besar Raharjo (kanan) bersalaman seusai pemungutan suara
POULTRYINDONESIA, Purwokerto – Setelah sempat tertunda karena pandemi COVID-19, Keluarga Alumni Fakultas Peternakan Universitas Jenderal Soedirman (Kafapet Unsoed) pada akhirnya bisa menyelenggarakan Musyawarah Nasional (Munas) ke-5 yang berlangsung sangat dinamis. Munas diselenggarakan dengan sistem hybrid yakni luring di Purwokerto dan daring melalui Zoom, Sabtu (12/6).
Melalui mekanisme pemungutan suara, petahana Ketua Umum Kafapet Unsoed yakni Bambang Rijanto Japutra (BRJ) pada akhirnya terpilih kembali untuk memimpin Kafapet Unsoed periode 2021-2026. BRJ mendapatkan 36 suara mengungguli pesaingnya Minto Besar Raharjo (MBR) yang mendapatkan 25 suara dari seluruh peserta yang hadir secara luring maupun daring.
Ketua panitia acara, Aries Teguh Wibowo mengatakan bahwa Munas Kafapet Unsoed ke-5 memang sempat tertunda akibat situasi pandemi COVID-19. Namun berdasarkan pertimbangan dari semua pihak, akhirnya panitia memutuskan bahwa Munas tetap berlangsung dengan menerapkan sistem hybrid (kombinasi luring dan daring). Meskipun yang hadir secara luring juga banyak, Aries mengaku bahwa penerapan protokol kesehatan juga dilaksanakan dengan ketat.
Baca Juga: Fapet Unsoed Gelar Konferensi Internasional Secara Daring
“Alhamdulillah cabang-cabang wilayah bisa hadir secara daring dan luring seperti Sumatra, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, bahkan Papua. Meskipun durasi waktu untuk Munas sangat terbatas karena masih dalam situasi pandemi, tetapi tidak mengurangi semangat peserta dalam bermusyawarah,” kata Aries.
Sementara itu, Ketua Umum Kafapet Unsoed terpilih Bambang Rijanto Japutra (BRJ), dalam sambutannya mengatakan bahwa dalam kepengurusan ke depan akan banyak melibatkan generasi milenial karena selain tantangan ke depan yang semakin kompleks, kebutuhan untuk regenerasi juga harus dikedepankan agar Kafapet Unsoed terus berjaya di masa yang akan datang.
“Seperti janji saya saat penyampaian visi misi, untuk pengurus periode sekarang akan banyak diisi kombinasi senior yunior, di mana generasi milenial akan lebih banyak lagi yang dilibatkan jika dibandingkan kepengurusan periode sebelumnya. Kepengurusan akan didominasi angkatan 90-an dan 2000-an,” ujar pengusaha peternakan ayam dan kuliner ini.