POULTRYINDONESIA, Jakarta – Perunggasan merupakan usaha yang memerlukan ketelitian, perhatian dan ketepatan tata laksana dalam proses budi dayanya. Untuk menghasilkan produksi yang maksimal, banyak hal yang harus diperhatikan oleh peternak, mulai dari manajemen pakan, perawatan kandang, upaya untuk memelihara kesehatan ternak serta manajemen pengawasan lingkungan dan masih banyak lainnya. Lebih jauh, lingkungan yang tidak kondusif dapat menyebabkan performa produksi ayam menurun dan mudah terjangkit penyakit. Salah satunya adalah koksidiosis yang masih menjadi tantangan tersendiri bagi peternak di lapangan.
Melihat fenomena tersebut, Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) bekerja sama dengan Qilu Pharmaceutical menggelar webinar bertema “Strategi Pengendalian Koksidiosis dan Efektivitas Antikoksidia” melalui Zoom Meeting, Sabtu, (27/11).
Baca juga : Prof. Michael Haryadi Wibowo Dianugerahi Bestari Award 2021
Dalam sambutannya Dr. drh. M Munawaroh, M.M., Ketua Umum Pengurus Besar Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PB PDHI) mengutarakan bahwa PDHI telah berkomitmen bersama Qilu Pharmaceutical untuk mengangkat isu-isu yang relevan dengan perunggasan, sebagai bagian dari PDHI. Menurutnya PDHI adalah milik seluruh insan dokter hewan Indonesia baik dibidang pet animal, perunggasan, satwa eksotik dan lainnya.










