Ayam lokal sebagai salah satu kekayaan plasma nutfah Indonesia
POULTRYINDONESIA, Jakarta – Ayam kampung atau yang biasa juga disebut ayam lokal memang menjadi plasma nutfah asli sekaligus menjadi salah satu kekayaan Indonesia. Wajar jika keberadaannya menyimpan tempat istimewa bagi para stakeholder perunggasan, oleh karenanya pada Rabu (29/07) Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya menggelar Seminar Online (Webinar) dengan tema “Dinamika Bisnis Budi Daya Ayam Kampung”.
Dalam webinar yang diikuti oleh lebih dari 300 peserta ini, Prof. Dr. Sc. Agr. Ir. Suyadi, MS., IPU., ASEAN Eng. selaku dekan Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya berharap para narasumber yang sudah berkenan hadir, bisa membagi pengetahuan dan pengalaman yang sudah didapat sesuai dengan latar belakang yang dimiliki. Selain itu para peserta juga bisa menimba wawasan terkait bisnis ayam lokal ke depan.
“Dengan adanya kolaborasi antar sektor ini, baik peneliti, dosen dan pelaku usaha yang dihadirkan sebagai narasumber seminar ini, saya berharap akan ada banyak ilmu serta pengalaman yang bisa diambil oleh para peserta seminar. Kami juga memberikan apresiasi kepada para narasumber karena sudah meluangkan waktu dan ilmunya untuk bisa berbagi bersama kami,” tandas Suyadi saat membuka acara.
Baca Juga: Pandemi COVID-19 Momentum Tepat untuk Ayam Lokal Bangkit
Beberapa narasumber yang bergelut di bidang bisnis ayam lokal dihadirkan dalam seminar tersebut, seperti Dr. Ir. Tike Sartika, MSi selaku peneliti di Balai Penelitian Ternak Badan Litbang Pertanian, Dr. Ir. Eko Widodo, M.Agr.Sc. M.Sc, selaku dosen Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya, Prof. Dr. Ir. James Hellyward, MS., IPU., ASEAN Eng. yang merupakan Guru Besar Fakultas Peternakan Universitas Andalas, serta Joko Susilo, S.Pt selaku pelaku bisnis ayam lokal yang juga merupakan Sekjen PB ISPI.
Meskipun ditengah pandemi seperti ini, dengan memanfaatkan teknologi para stakeholder perunggasan khususnya ayam lokal tetap bisa berkomunikasi untuk mendiskusikan apa yang perlu dilakukan untuk kelangsungan bisnis ayam lokal ini ke depan. Faktanya memang potensi ayam lokal Indonesia sendiri masih sangat terbuka lebar dan perlu dimanfaatkan semaksimal mungkin agar plasma nutfah asli asal Indonesia tidak lantas hilang begitu saja.