POULTRYINDONESIA, Jakarta – Kesehatan saluran pencernaan menjadi isu hangat setelah adanya pelarangan penggunaan antibiotic growth promoter (AGP). Selain itu, kesehatan saluran pencernaan juga menjadi penentu performa produksi ayam. Pasalnya, kerugian yang diakibatkan kegagalan dalam memelihara kesehatan saluran pencernaan unggas sangatlah besar. Hal ini disampaikan oleh  drh. Ahmad Wahyudin, selaku Director of Animal Health Business PT Nutricell Pacific, dalam seminar terintegrasi yang diselenggarakan pada pameran Indo Livestock 2022 di Jakarta Convention Center, Kamis (7/7).
Ahmad mengatakan bahwa semenjak adanya pelarangan penggunaan AGP dan antibiotik lainnya, para pegiat industri perunggasan sudah semakin paham bahwa kesehatan pencernaan tidak hanya berdampak pada pencernaan saja, akan tetapi juga secara sistemik. Oleh karena itu, untuk menunjang kesehatan pencernaan, Nutricell menawarkan teknologi terbaru, yakni Gut Health Compass, untuk medikasi strategis.
“Sistem yang kami kembangkan ini kami lakukan dengan pendekatan tantangan apa yang paling dominan dan korelasi antar parameter di lapangan. Namun, itu saja tidak cukup apabila kita ingin melakukan tindakan pencegahan. Oleh karena itu, dikembangkanlah suatu teknologi, yakni Gut Health Compass, yang merupakan metode pengukur atau penilai kesehatan saluran pencernaan unggas,” terangnya.
Metode ini terdiri dari lebih dari 30 parameter kesehatan pencernaan dengan fokus pada analisa koksidiosis dan enteritis bakterial. Analisa akan berfokus pada tembolok, saluran pencernaan, dan sekum. Hasil analisa atau penilaian yang dilakukan dengan metode ini akan membentuk sebuah biomarker kesehatan saluran pencernaan unggas. Selain itu, metode ini juga terdiri dari analisa mikrobio pencernaan, karena saluran pencernaan yang kaya akan mikrobiom dan keragamannya yang tinggi merupakan kondisi terbaik kesehatan pencernaan.
“Metode GHC dapaf memberikan prediksi kesehatan usus dengan sistem penilaian yang komprehensif dan dapat memberikan penanda untuk para pengguna agar dapat terus memperhatikan kondisi kesehatan saluran pencernaan,” pungkasnya.