POULTRYINDONESIA, Jakarta – Setelah Dalmi Triyono resmi didaulat sebagai Ketua ADHPI pada tahun 2022 silam, asosiasi non teritorial di bawah naungan Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) menggelar acara pelantikan dan Rakernas pada Sabtu (4/3) yang berlokasi di Grand Whiz Poins Simatupang, Jakarta Selatan. Para pengurus ADHPI dilantik oleh Sekjen PDHI yaitu drh. Andi Wijanarko, dan disaksikan oleh Direktur Kesehatan Hewan Ditjan PKH Kementan drh. Nuryani Zainuddin.
Menurut Andi Wijanarko, ADHPI memiliki peran yang cukup menantang yaitu meningkatkan protein hewani dari masyarakat. Apalagi, para dokter hewan yang sehari – harinya melakukan kegiatan sebagai praktisi lapangan, sehingga para anggota juga perlu mengambil peran untuk dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya protein hewani dari daging ayam dan telur. “Tujuannya tentu supaya angka stunting  bisa ditekan, maka, hal ini adalah tugas bersama, baik asosiasi maupun pemerintah,” ujar Andi.
Selanjutnya, Andi juga menghimbau kepada pengurus ADHPI supaya tertib administrasi dengan menjadi anggota PDHI dengan memiliki kartu tanda anggota. “Saya menekankan kepada pengurus dan anggota ADHPI, jangan sampai ada anggota ADHPI yang tidak memiliki Kartu Tanda Anggota (KTA) dokter hewan. Kartu anggota itu merupakan hal yang penting karena sesuai dengan amanat dari pemerintah sebagai insan perunggasan, wajib memiliki surat ijin praktek terintegrasi dari perusahaan tempat bekerja. Ketika dokter hewan tidak memiliki kartu tanda anggota, nantinya akan kesulian untuk mendapatkan surat ijin praktek terintegrasi karena salah satu syaratnya harus memiliki rekomendasi dari cabang,” papar Andi.
Baca Juga: Malindo Salurkan CSR 464.719 Telur untuk Masyarakat Beresiko Stunting
Masih dalam acara yang sama, menurut drh. Nuryani Zainuddin, perunggasan merupakan salah satu andalan untuk pangan sumber protein hewani masyarakat. Maka dari itu, tantangan yang dihadapi oleh dolter hewan perunggasan cukup berat, karena banyak sekali ancaman penyakit yang menyerang perunggasan tidak hanya soal Antimicrobial Resistance (AMR).
“Isu di perunggasan tidak hanya soal AMR saja, tetapi juga soal zoonosis, dan beberapa penyakit hewan strategis yang khususnya berada di perunggasan seperti Newcastle Disease dan lainnya. Hal ini menuntut banyak regulasi dan implementasinya di lapangan, maka dari itu kami membutuhkan asosiasi untuk menjembatani awareness kepada para anggotanya untuk dapat menyelesaikan tantangan penyakit di lapangan,” papar Nuryani.
Susunan Kepengurusan ADHPI Periode 2022 – 2026
Dewan Penasihat :
Prof. drh. Charles Rangga Tabbu, M.Sc. Ph.D.
drh. Tri Satya Putri Naipospos, M.Phil., Pd.D.
drh. Heri Setiawan
Prof. Dr. drh. CA. Nidom
drh. Hari Wibowo
drh. Wahyu Suradji
Dewan Pembina :
drh. Muhammad Munawaroh, MM.
Dr. drh. Nuryani Zainuddin, M.Si.
drh. Andi Widjanarko
drh. Dedy Kusmanagandhi, MM.
Dr. drh. Widiyanto Dwi Surya, M.Sc.
drh. Kamaludin Zarkasie, Ph.D.
drh. Muhamad Azhar
drh. Fitri Nursanti Poernomo, M.Sc, MM.
drh. Boris Budiyanto, MM.
drh. Wayan Wiryawan
drh. Asrokh Nawawi
Dewan Pakar :
Prof. Dr. drh. Wayan Teguh Wibawan, MS.
Prof. drh. I Gusti Ngurah Mahardika, M.Sc, Ph.D
Prof. Dr. drh. Suwarno, M.Si.
Prof. Dr. drh. Michael Hariyadi Wibowo, M.P.
drh. Desianto Budi Utomo, Ph.D.
Dr. rer. Nat. Teguh Y. Prajitno
Drs. Tony Unandar, M.Sc.
Dewan Pengurus
Ketua Umum : drh. Dalmi Triyono
Ketua 1 (Bidang Organisasi & Keanggotaan, serta Diklat & Kompetensi Anggota) : drh. Bimo Wicaksana
Ketua 2 (Bidang Hubungan Antar Lembaga & Luar Negeri, serta Advokasi, Komunikasi & Pelayanan Profesi) : drh. C. Baso Darmawan
Ketua 3 (Bidang Agribisnis & Kewirausahaan) : drh. Lisan Arvan Nurgas
Sekretaris Jenderal : drh. Erry Setyawan, MM, PCAH, MAHM.
Wakil Sekjen : drh. Bugie Kurnianto Prasetyo, MM.
Bendahara : drh. Shinta Rizanti Binol
Wakil Bendahara : drh. Nadhiva Rachmatania
Bidang – Bidang
Bidang Organisasi & Keanggotaan
Koordinator : drh Wintolo
Anggota :
drh. Eko Prasetio
 drh. Catur Fajrie Diah Astuti
drh. Jumintarto
drh. Deddy Saraswati
Bidang Pendidikan, Pelatihan dan Kompetensi Anggota
Koordinator : drh. Didit Prigastono
Anggota :
drh Agus Mardianto
Dr. drh. Dwi Priyo Widodo, M.P.
drh. Komang Budianta
drh. Mendy Praharasty
Bidang Hubungan Antar Lembaga dan Luar Negeri
Koordinator : drh. Imas Yuyun, M.Sc.
Anggota :
drh. Erianto Nugroho
drh. Gangga Anindito Widyanugraha
drh. Diptya Cinantya
drh. Merry Oktavia Sari Pradana
Bidang Advokasi, Komunikasi, dan Pelayanan Profesi
Koordinator : drh. Aidel Syukri Aziz
Anggota :
drh. Bambang Sepsianto
drh. Ratriastuti
drh. Indra Dwi Rasmana
drh. Nasrum
drh. Nur Anis Safitri
Bidang Agribisnis dan Kewirausahaan
Koordinator : Dr. drh. Tiok Bagus Taufani Sanoesi
Anggota :
drh. Amaldo Darma
drh. Sudarno
drh. Wahyudin
drh. Rully Setiawan
drh. Octarini Lia Ekawati
Koordinator Wilayah
Sumatera Bagian Utara (Aceh, Sumut, Riau, Kepualauan Riau, Sumbar) : drh. Anshar Jalaludin Gayo
Sumatera Bagian Selatan (Lampung, Sumsel, Jambi, Bengkulu) : drh. Aripin
Jakarta, Bogor, Tangerang, Bekasi : drh. Baskoro Tri Caroko
Jawa Barat dan Banten : drh. Joko Tri Nugroho
Jawa Tengah : drh. Sumarno
Daerah Istimewa Yogyakarta : drh. Adriana Citra Nugroho
Jawa Timur : drh. Handris Nugroho
Bali dan Nusa Tenggara (Bali, NTB, NTT) : Dr. drh. Nata Kesuma, MMA.
Kalimantan, Sulawesi, dan Indonesia Timur : drh. Agil Rahmat Akbari