Melakoni bisnis perunggasan memang sudah menjadi keseharian Anggun sejak kecil. Anggun lahir dan dibesarkan dari orangtua yang sukses di bidang perunggasan, sehingga keinginannya untuk mencari tahu dan meneruskan bisnis yang telah membawa dirinya hingga ke titik saat ini tumbuh tanpa paksaan.

Di bawah naungan langit biru Ciamis, sebuah daerah yang tenang namun penuh semangat, Anggun Pasini memulai kisah hidupnya. Lahir pada bulan April 1998, ia tumbuh dalam keluarga yang erat kaitannya dengan perunggasan. Sejak tahun 2020, Anggun memutuskan untuk terjun ke dunia perunggasan, bidang yang telah lama menjadi bagian dari kehidupannya. Dengan tekad dan inspirasi yang kuat dari ayahnya, Anggun menapaki jalan yang penuh tantangan dan peluang ini.

Dari kecil, Anggun memang sangat mengenali dunia perunggasan dari ayahnya. Tidak ada paksaan, hanya dorongan dan teladan dari beliau yang membuat Anggun mencintai peternakan unggas. Ayahnya, seorang pengusaha peternakan unggas yang dahulu sempat menjadi PNS, dan selalu menjadi inspirasi utama bagi Anggun. “Sejak kecil saya ingin menjadi seperti ayah, yang bisa bekerja sambil menikmati hidup”.

Kini, Anggun memimpin bisnis perunggasan keluarga dengan manajemen sendiri di bawah bendera Naratas Group, bendera yang telah cukup lama dan terkenal di kalangan pebisnis budi daya unggas. “Saya pegang Pasini Naratas, sementara kakak saya mengelola Alke Naratas,” jelasnya. Meski demikian, mereka tetap beroperasi dalam kerangka besar Naratas Group, yang sekaligus menjadi sebuah bukti kuatnya kerjasama dan kekompakan keluarga.

Masa kecil Anggun penuh dengan kenangan manis dan pelajaran berharga. Ia diberi kebebasan oleh orang tua selama masih dalam prinsip kejujuran dan tanggung jawab. “Kalau semasa kecil, pengalaman nakalnya saya itu saat masih anak kecil, seperti membawa motor ke jalan raya padahal dilarang,” ujarnya sambil tertawa. 

Anggun melanjutkan bahwa dirinya telah bermain motor dan belajar mobil sejak dini, hal tersebut menggambarkan bahwa Anggun sangat berani dan memiliki jiwa yang eksploratif. “Kelas 1 SMP saya pernah mengantar sopir dan kemudian membawa mobil sendiri dengan teman-teman,” kenang Anggun, menunjukkan betapa ia sudah terbiasa mengambil risiko dan belajar dari pengalaman.

Pendidikan formalnya dijalani dengan serius dan penuh dedikasi. Sedari SD hingga SMA Anggun mengenyam pendidikan di Kota Ciamis, kemudian mengambil kuliah di UNPAD jurusan Peternakan. “Saya memilih peternakan karena bisnis keluarga sudah ada di bidang itu. Ayah memang sempat menyarankan masuk keguruan, namun saya tetap mengikuti panggilan hati untuk berkuliah di dunia peternakan. Ayah saya sempat bilang, ‘kalau keguruan keluar jadi guru, kalo manajemen keluar jadi apa?’ tapi saya merasa tidak ada passion di bidang keguruan, jadi saya memilih peternakan.”

Sebagai peternak muda perempuan, Anggun seringkali menghadapi berbagai stereotip dan tantangan unik. Tetapi berbagai tantangan tersebut dapat dilaluinya. “Awalnya berat dan sering disepelekan, dilihat sebagai anak kecil. Tapi sekarang alhamdulillah mendapatkan dukungan. Dan saya rasa, perbedaan bisnis peternakan dan coffee shop sangat jelas. Di coffee shop, fokusnya kepuasan pelanggan, sedangkan di peternakan lebih kompleks dan teknis. Tapi passion saya tetap di peternakan,” tegasnya.

Tak sulit bagi Anggun Pasini menemukan sosok inspirasi untuk menyemangatinya dalam menggeluti dunia perunggasan. Sosok ayahnya yang penuh dedikasi menjadi teladan utama dalam hidup dan kariernya. “Ayah tidak mendikte, tapi semangat dan dedikasinya menginspirasi saya. Motto hidupnya yang saya pegang adalah kejujuran sebagai modal utama dalam usaha. Ayah yang kini berusia 75 tahun, masih aktif dan penuh semangat dalam menjalankan bisnis dan kehidupan sehari-hari. Semangat Ayah itu yang saya lihat dari sosoknya. Beliau tidak hanya mengajari saya tentang bisnis, tapi juga tentang pentingnya olahraga dan menjaga kesehatan,” ungkap Anggun.

Artikel ini merupakan potongan dari rubrik Profil pada majalah Poultry Indonesia edisi Agustus 2024. Baca selengkapnya di Majalah Poultry Indonesia Edisi Agustus 2024, dan untuk berlangganan atau informasi lebih lanjut, hubungi: https://wa.me/+6287780120754  atau sirkulasipoultry@gmail.com