Dalam beberapa tahun terakhir, banyak orang keliru menganggap Runeon® Bile Acids sebagai emulsifier dan berasumsi bahwa keduanya bekerja dengan cara yang sama. Jika dibandingkan hanya dari segi harga, mungkin terlihat mudah memilih Runeon® Bile Acids. Namun faktanya: fungsi fisiologis unik dari asam empedu tidak dapat digantikan oleh emulsifier apa pun.
Bukan karena Anda tidak memahaminya — tetapi karena kami belum menjelaskannya dengan cukup jelas. Hari ini, kami akan menguraikan secara jelas perbedaan antara Runeon® Bile Acids dan emulsifier.
Nilai HLB Bile Acids Berbeda dengan Emulsifier
(HLB = 20 × (1 – S/A), dengan S = nilai saponification, A = nilai asam)
Semakin tinggi nilai HLB, semakin kuat sifat hidrofiliknya dan semakin baik performanya dalam emulsifikasi minyak dalam air.
Karena lingkungan usus bersifat berair, emulsifier dengan nilai HLB tinggi biasanya bekerja lebih baik. Namun, bile acids secara alami memiliki struktur hidrofilik dan hidrofobik sekaligus, sehingga sangat ideal untuk emulsifikasi lemak secara biologis, bukan hanya emulsifikasi kimia.

Perbedaan Mekanisme Kerja
Bile Acids berperan dalam seluruh proses pemanfaatan lemak:
✔ Emulsifikasi
✔ Aktivasi lipase
✔ Pembentukan misel
✔ Penyerapan lemak
Emulsifier hanya bekerja pada tahap awal emulsifikasi.

Kontribusi Nilai Runeon® Bile Acids
Runeon® Bile Acids meningkatkan kecernaan lemak, meningkatkan pemanfaatan energi, dan menurunkan biaya pakan.Pada broiler (strain 817, umur 0–20 hari), penambahan 200–250 g/ton Runeon® Bile Acids 30% untuk menggantikan 2–4 kg/ton lemak meningkatkan kecernaan lemak sebesar 3,75%.
Berdasarkan ransum dengan kandungan lemak 5%, Runeon® Bile Acids dapat menghemat:
50 kg × 3,75% = 1,875 kg lemak per ton pakan

Kesimpulan
Runeon® Bile Acids bukan emulsifier.
Bile Acids merupakan molekul bioaktif yang sangat penting untuk pencernaan lemak, aktivasi enzim, penyerapan nutrisi, kesehatan hati, dan metabolisme secara keseluruhan.
Emulsifier hanya dapat membantu pada tahap emulsifikasi, sedangkan bile acids bekerja sepanjang proses pencernaan dan memberikan berbagai manfaat kesehatan yang jauh melampaui fungsi emulsifikasi.











