Ayam ketawa dalam kontes ayam hias nasional
POULTRYINDONESIA, Bandung – Sebagai salah satu komoditas perunggasan, bisnis ayam hias menunjukan tren perkembangan positif dalam beberapa waktu kebelakang. Untuk lebih memperkenalkan ayam hias ke masyarakat umum, Asosiasi Pecinta Ayam Hias (APAH) menggelar Kontes Nasional Ayam Hias, di area Dago Dream Park, Bandung, Minggu (12/12).
Acara ini diikuti oleh berbagai komunitas ayam hias dari berbagai daerah. Selain itu, jenis ayam hias yang dikonteskan antara lain, ayam brahma, ayam modern game bantam, ayam american silky, ayam poland, ayam sultan, ayam ekor panjang, ayam bantam chocin, ayam pelung, ayam shamo, ayam kate, ayam ketawa dan ayam serama.
Baca juga : Bahan Baku Impor Menyumbang 60-75 Persen Biaya Bahan Pakan
Bima Aqila, selaku ketua pelaksana kontes ayam hias nasional mengucapkan terima kasih terhadap seluruh pihak yang telah membantu kesuksesan acara ini, termasuk para asosiasi pecinta ayam hias dari berbagai daerah.
“Semua yang disini adalah juara. Buat saudara-saudaraku yang telah berani ikut kontes adalah juara,” tegasnya.
Lebih lanjut, kepada Poultry Indonesia dirinya menyampaikan bahwa prospek pengembangan ayam hias ini masih sangatlah besar. Untuk itu, perlu kerja sama dari berbagai pihak dan dukungan dari pemerintah dalam upaya pengembangan sektor ayam hias nasional.
John masif, Ketua Asosiasi Pecinta Ayam Hias (APAH) mengaku sangat senang dengan adanya kontes ini. Menurutnya acara ini merupakan kontes ayam hias pertama setelah adanya pandemi.
“Para pecinta ayam hias di Indonesia telah jenuh dan sangat merindukan kontes semacam ini. Hal ini bisa kita lihat dari antusiasme yang begitu luar biasa dari para pecinta ayam hias yang datang jauh-jauh dari berbagai daerah,” jelasnya.
Sementara itu, Winhadi anggota Paguyuban Pecinta Satwa Hias Mataram (PPSHM) mengaku bahwa acara ini sangatlah luar biasa. Dirinya menilai, kontes semacam ini dapat menjadi ajang promosi ayam hias serta memperkuat persaudaraan antar pelaku usaha ayam hias nasional.
“Dengan prospek yang sangat besar, saya harap ayam hias ini dapat terus berkembang dengan regenerasi yang baik pula. Selain itu, dukungan dari masyarakat juga sangat dibutuhkan. Pasalnya selain untuk bisnis, usaha ayam hias ini juga terdapat unsur pelestarian,” pungkasnya.