Telah memiliki pengalaman yang cukup matang, BEC Feed Solutions yang merupakan perusahaan asal Australia, telah berkembang menjadi manufaktur premix, dengan konsentrasi bisnis pada penyediaan industri pakan ternak Australia dengan premix, bahan pakan dan pasokan komoditas lainnya. Kemudian, pada tahun 2013 BEC memperluas operasinya ke Indonesia dan mendirikan kantor di Jakarta.
Setelah mengarungi perjalanan selama satu dekade, BEC Feed Solutions di Indonesia menunjukkan perkembangan bisnis yang sangat pesat, dengan memiliki kantor cabang di Surabaya dan telah meresmikan pabrik premix Pasuruan pada Juli 2019. Membuat BEC Feed Solutions terus berupaya menghadirkan produk-produk premix, feed additive dan traded ingredients berkualitas untuk para peternak di Indonesia.
Gelaran Indo Livestok 2022 Expo & Forum yang dilaksanakan pada 6 – 8 Juli lalu, menjadi angin segar bagi pelaku industri peternakan khususnya perunggasan untuk dapat bertemu kembali pada gelaran akbar industri peternakan di Indonesia. Jason Keith Hatchett selaku President Director PT BEC Feed Solutions Indonesia mengungkapkan rasa bahagianya karena dapat mengikuti gelaran ini dan bertemu kembali dengan para kolega serta pelaku industri peternakan lainnya.
“Pandemi Covid-19 ini pastinya sangat menggangu kondisi peternakan di Indonesia, namun saya melihat optimisme industri ini akan terus membaik dan memiliki potensi yang besar. Saat ini, tantangan di depan mata mengenai harga bahan baku yang tinggi. Kami tetap mencari solusi untuk memformulasikan kembali formula nutrisi dengan imbuhan pakan berkualitas agar para peternak tetap mendapatkan produk yang berkualitas dan cost tetap top saving,” ujar Jason.
Optimisme industri perunggasan di Indonesia akan semakin baik kedepannya. Ia melihat harga bahan baku dan telur yang fluktuatif tetap memiliki potensi yang tinggi dalam menjalankan bisnis perunggasan di Indonesia, “Kami melihat Indonesia memiliki populasi penduduk yang banyak, hampir semua makan telur dan makanan dari olahan ayam. Kami siap mendukung pemenuhan nutrisi dan terus menjaga ketersediaan stok dari produk-produk BEC,” jelas Jason.
Masih menurut Jason, ia mengungkapkan jika BEC Feed Solutions Indonesia menawarkan lebih banyak produk-produk yang dipro-duksinya untuk berbagai komoditas ternak lain seperti ruminansia, akuakultur, dan pet food (hewan kesayangan). “Promosi terbesar kami masih dipegang oleh industri perunggasan (broiler dan layer) dan untuk komoditas lain kita akan terus dikembangkan dengan dukungan pabrik yang kita miliki,” ungkapnya.
Saat ini, Jason menargetkan akan melakukan ekspansi dengan pabrik yang ada dan menargetkan kenaikan sebanyak 3-4 kali lipat dan akan terus berkembang. “Pabrik kami masih memiliki lahan yang cukup untuk melakukan ekspansi volume produksi untuk kedepannya, semoga akan segera terwujud,” harap Jason.
Masih di minggu yang sama, pabrik premix BEC merayakan anniversary yang ke-3. Acara tersebut digelar di pabrik premix BEC yang berada di Pasuruan, Jawa Timur. Ulang tahun ini dilaksanakan dengan meriah dan dihadiri langsung oleh Brett Antonio selaku Managing Director dan William Yates sebagai Chief Financial Officer & Company Secretary yang berasal dari Headquarter BEC Australia.
Saling mendukung dan bekerjasama
Perjalanan BEC Feed Solutions di Indonesia sangat didukung dari seluruh tim yang dimilikinya. “Kami memiliki tim yang luar biasa, berbagai strategi yang dilakukan, belajar dari pengalaman dan saling mendukung satu sama lain membuat kita semua seperti keluarga dan hal ini mendukung pula bisnis BEC Feed di Indonesia,” tambah Jason.
Selain itu, kantor pusat BEC Feed Solutions di Australia pun sangat mendukung dan membantu perkembangan bisnisnya di Indonesia. Jason menyebutkan bahwa quality control dan manajemen yang telah dilakukan di Australia diterapkan dan dikembangkan di Indonesia agar dapat menjaga mutu kualitas dan konsistensi produk yang dihasilkan.
Adanya gelaran pameran peternakan seperti ini pun Jason merasa jika sangat perlu untuk terus dilakukan. Menurutnya, hal ini sangat mendukung para pelaku industri peternakan untuk dapat bertemu dan berdiskusi. Pada gelaran ini pun, BEC Feed Solutions meramaikan Indo Livestock 2022 dengan berbagai rangkaian diskusi menarik dengan menghadirkan para ahli dengan topik pembahasan yang sangat menarik untuk memberikan informasi bagi para konsumen dan pengunjung Indo Livestock 2022. Pada hari pertama, BEC Feed Solutions menghadirkan Anjas Morodiono dan Mega P. Saragi dengan materi mengenai “Complete Solutions to Echance Performance”, pada hari kedua menghadirkan Fadhillah dengan tema pembahasan mengenai “The Rise and Fall of Egg Price in Indonesia”. ADV