Mahasiswa Kedokteran Hewan UWK belajar ayam kampung di sasongko farm
POULTRYINDONESIA, Jombang – Belajar di bangku kuliah, adalah pilihan untuk menimba ilmu secara formal, ilmu pengetahuan itu tentunya akan lebih memberi dampak, jika dilengkapi dengan pembelajaran di luar bangku kuliah, seperti melakukan pembelajaran di peternakan yang dilakukan oleh mahasiswa Fakultas Kedokteran Hewan,Universitas Wijaya Kusuma (UWK), Surabaya (2-7/8) berlokasi di Sasongko farm, Desa Mojowarno, Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang, Jawa Timur.
Farm yang mengelola pengembangan ayam kampung unggul Balitbangtan (ayam KUB) ini juga merupakan hasil kerjasama dengan Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Balitbangtan Jawa Timur. Dalam kesempatan itu, para mahasiswa belajar tentang kesehatan ayam dan “How to be enterpreneur in farm”. Di tempat ini para mahasiswa belajar mulai dari bagaimana mengidentifikasi indukan ayam KUB yang baik, bagaimana manajemen pemeliharaan indukan, bagaimana manajemen kesehatan indukan, bahkan tentang penetasan telur, hingga penjualan Day Old Chick (DOC) ayam KUB.
Baca juga : Fapet UB Gelar Webinar Dinamika Bisnis Ayam Kampung
Menurut Anang Sasongko selaku pemilik farm, Ayam KUB merupakan galur baru ayam kampung yang diperoleh dari persilangan berbagai rumpun ayam kampung di Indonesia. Sasongko berpendapat bahwa ayam KUB memiliki beberapa keunggulan, diantaranya bobot badan bisa tumbuh sekitar 1.000 – 1.200 gram, bobot telur 35-45 gram, produksi telur (hen day production) hingga 50 persen, puncak produksi telur 65 persen, serta lebih tahan terhadap penyakit.
”Senang sekali farm kami bisa mendapat kunjungan dari para mahasiswa, dimana kunjungan ini merupakan jalan untuk berbagi ilmu dari pengalaman sudah saya geluti selama ini,” ucapnya.