POULTRYINDONESIA, Rennes – Pameran internasional peternakan terbesar di Eropa, SPACE 2025, kembali hadir di Rennes, Prancis, pada 16-18 September 2025. Selama tiga hari, pameran edisi ke-39 ini menjadi ajang penting untuk mempertemukan ribuan pelaku industri, peternak, peneliti, dan ekshibitor dari berbagai penjuru dunia. Acara ini tidak hanya menjadi tempat memamerkan inovasi, tetapi juga menjadi ruang strategis untuk pertukaran gagasan dan solusi di sektor peternakan global.
Tahun ini, SPACE mencatat rekor baru dengan kehadiran 1.230 ekshibitor dari 40 negara dan sekitar 102.000 pengunjung dari 125 negara. Exhibition Manager SPACE, Anne-Marie Quéméner, menyebutkan bahwa capaian ini menandai kebangkitan penuh sektor peternakan pasca pandemi. Menurutnya, semangat tinggi para peserta menunjukkan bahwa dunia peternakan masih sangat membutuhkan forum untuk bertemu, berbagi, dan berinovasi.
“Peternak tidak hanya datang untuk melihat peralatan dan teknologi baru, tetapi juga untuk berdiskusi, mencari solusi, dan membangun jaringan. Kehadiran lebih dari seratus negara di Rennes menunjukkan SPACE sudah menjadi referensi global, bukan hanya negara-negara Eropa,” ucapnya dalam konferensi pers.
SPACE 2025 menghadirkan 11 hall dengan sektor berbeda dan area luar ruangan untuk sapi, unggas, babi, kambing, domba, dan akuakultur. Agenda Innov’Space kembali memberikan penghargaan kepada 34 inovasi terbaik tahun ini yang dianggap membawa perubahan signifikan di bidang agrikultur, peternakan, dan perikanan.
Chairman SPACE, Didier Lucas, menyampaikan harapannya agar setiap peternak yang datang tidak hanya melihat-lihat, tetapi juga membawa pulang gagasan atau solusi untuk usaha mereka. Ia menekankan peran ekshibitor sebagai jembatan pengetahuan dengan menjalin pertemuan bermanfaat, berdiskusi secara terbuka, dan memberikan jawaban atas tantangan yang sedang dihadapi peternak.
“Dengan partisipasi yang semakin luas, SPACE menjadi kesempatan unik untuk memperlihatkan keunggulan peternakan Eropa sekaligus belajar dari pengalaman negara lain. Dengan peternakan yang menghadapi tantangan global, kita perlu bekerja sama. SPACE harus menjadi ruang komunikasi dua arah, bukan sekadar etalase produk,” ungkapnya.
Kontes ternak internasional tetap menjadi sorotan dalam acara ini dengan hadirnya sapi, kambing, dan domba unggulan. Karena dunia peternakan sedang dilanda oleh situasi kesehatan yang sulit, jumlah hewan yang didatangkan dalam pameran ini terbatas, hanya setengah dari tahun-tahun sebelumnya.
Meski begitu, dengan seleksi yang lebih ketat, kontes ini justru menampilkan hewan-hewan terbaik yang bisa mewakiliki keunggulan dari masing-masing sektor. Pengunjung tetap bisa belajar banyak dari kontes ini karena menunjukkan peternakan modern dari sisi manajemen kesehatan, kesejahteraan hewan, dan keberlanjutan, bukan hanya sekadar produksi.
Banyak pengunjung yang datang dari seluruh Prancis mengakui pameran ini sebagai ajang penting untuk melihat teknologi terkini. Antusiasme pengunjung, partisipan internasional, dan inovasi yang ditampilkan pada SPACE 2025 sekali lagi menegaskan posisinya sebagai pameran referensi dunia peternakan.