POULTRYINDONESIA, Jakarta – PT Charoen Pokphand Indonesia, Tbk (CPI) kembali menunjukkan taringnya sebagai perusahaan perunggasan yang mampu melakukan ekspor. Hal itu selaras dengan visi besar Presiden Joko Widodo yang senantiasa menekankan pentingnya sebuah investasi dan ekspor agar perekonomian negara tumbuh dengan baik.
Dalam sambutannya saat acara pelepasan ekspor ke-200 produk olahan ayam, griller, dan pakan ayam CPI, Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo (SYL) mengatakan bahwa pelepasan ekspor produk-produk Charoen Pokphand Indonesia ke Jepang dan Republik Demokratik Timor Leste merupakan sesuatu yang membanggakan karena itulah yang memang diminta oleh Bapak Presiden.
“Kita jangan terlalu banyak bicara impor lagi, sudah saatnya kita bicara ekspor, dan ternyata CPI bisa buktikan itu ke saya di awal pemerintahan saya. Terima kasih CPI yang sudah membantu bangsa dan Bapak Presiden, toh hari ini kita buktikan bisa kirim nugget ke Jepang, saya merasa bangga dan berharap kepada yang lain juga bisa,” ujarnya di Kantor Pusat CPI, Ancol, Jakarta Utara, Minggu (24/11).
Masih dalam kesempatan yang sama, Presiden Komisaris CPI, T. Hadi Gunawan, mengungkapkan bahwa pelepasan ekspor hari ini merupakan kelanjutan dari eskpor yang sudah dilakukan sejak bulan Maret 2017. Menurutnya, ekspor saat itu diibaratkan sebagai lilin kecil yang baru menyala dan pada hari ini diharapkan akan terus menyala menjadi obor kecil. “Kami akan terus upayakan secara konsisten dan terus dikobarkan untuk menjadi sebuah obor besar,” ungkapnya.
Hadi Gunawan juga berharap usaha ekspor produk-produk unggulannya bukan hanya ke 3 negara langganan saja seperti Timor Leste, Papua Nugini, dan Jepang, tetapi bisa menjangkau ke negara lain seperti Singapura, Hong Kong, dan Timur Tengah. “Kami yakin dengan dukungan dari pemerintah dan stakeholder yang ada, kami akan terus melakukan ekspor sehingga dapat mengharumkan nama Indonesia dan menambah devisa negara,” ucapnya.
Dalam laporan yang disampaikan pihak CPI, kegiatan ekspor kali ini bertepatan dengan pengiriman kontainer ke-200 dengan tujuan ke negara Jepang dan Timor Leste. Ada 16 kontainer yang akan dikirim yaitu 5 kontainer berisi griller dan 10 kontainer pakan untuk ke Timor Leste, sedangkan 1 kontainer produk olahan ayam untuk dikirim ke Jepang. Kegiatan ekspor tersebut juga memiliki nilai ekonomi yang cukup besar yakni US$ 179.469 atau sebesar 2,5 miliar rupiah.