POULTRYINDONESIA, Sidoarjo – Melayani kebutuhan konsumen merupakan keharusan bagi produsen, agar tetap bertahan dan berkembang. Salah satu contohnya adalah bagaimana konsumen bisa menikmati ayam panggang meski berada di daerah yang jauh. Kebutuhan itu kemudian ditangkap oleh PT. Darmojo Heritage Food dengan membuat ayam panggang frozen.
” Pada awalnya kami hanya memproduksi ayam panggang dan sejumlah makanan lain khusus untuk resto kami. Namun, seiring berjalannya waktu, banyak konsumen luar kota yang menginginkan agar produk kami bisa dinikmati di luar kota. Maka kami kembangkan untuk membuat frozen pada produk kami,” terang Ryan Prabowo,PT. Darmojo Heritage Food, ketika ditemui Poultry Indonesia, Sabtu ( 3/9) dalam acara “Pameran Apresiasi Kreasi Indonesia Sidoarjo” yang berlangsung di Lippo Plaza Sidoarjo.
Lanjut Ryan, di luar dugaan ternyata produk itu aman sampai di konsumen luar kota dan bisa dinikmati dengan baik. Dari situlah kemudian produk yang berada di resto dikembangkan agar bisa juga tersedia dalam bentuk frozen.
Ryan menjelaskan bahwa pemasaran dari produknya lebih banyak terbantu oleh adanya marketplace yang ada. Terlebih lagi dengan adanya gratis ongkir dan potongan harga, maka semakin membuat penjualan meningkat. Ia mengaku bahwa media sosial yang cocok untuk pemasaran produknya adalah instagram. Ia juga menegaskan bahwa penjualannya semakin terbantu dengan adanya ojek online.
Ia menuturkan bahwa resep dari ayam panggang ini adalah dari sang nenek, kemudian dikembangkan hingga sekarang menjadi ayam panggang frozen. Di mana ayam panggang frozen ini sudah matang dan tinggal dithawing selama 10 menit pada suhu ruang. Setelah itu bisa dilanjut dimasukkan di microwave atau dipanaskan dengan ditambah air terlebih dulu, dibiarkan dan dimasak hingga bumbunya mengental.
“Resep awal dari nenek memang menggunakan ayam kampung. Namun, dalam perjalanannya membuat ayam panggang frozen membutuhkan sertifikat halal maupun BPOM, serta memerlukan ayam yang sertifikat NKV. Oleh karena itu, karena tidak mudah untuk menemukan daging ayam kampung yang sudah NKV, maka, kami menggunakan ayam ras pedaging. Namun, kalau ada ayam kampung yang sudah memiliki NKV dan sertifikat halal, maka kami bersedia untuk menggunakan ayam kampung,” terangnya.