Pabrik Kelima De Heus di Purwodadi, Jawa Tengah yang memiliki kapasitas produksi hingga 15.000 ton per bulan
POULTRYINDONESIA, Purwodadi – Untuk memperkuat posisi dalam memenuhi permintaan pakan ternak yang terus meningkat di Jawa Tengah dan sekitarnya, De Heus membuka pabrik kelima di Purwodadi, Jawa Tengah. Pabrik yang baru saja diresmikan ini memiliki kapasitas produksi hingga 15.000 ton per bulan yang sekaligus berkontribusi pada pertumbuhan De Heus secara keseluruhan. Selain itu, lokasi pabrik yang strategis memungkinkan De Heus melayani pelanggan di daerah tersebut dengan lebih cepat dan efisien, menawarkan solusi yang disesuaikan dengan kebutuhan peternak.
Dalam rilis tertulis, Rabu (16/10) Kay De Vreese, Presiden Direktur De Heus Indonesia menjelaskan bahwa De Heus Indonesia juga tetap berdedikasi tinggi dalam mendukung peternak unggas komersial mandiri dan pembudidaya ikan di Indonesia, serta berkomitmen untuk tidak terlibat dalam peternakan broiler komersial atau perikanan itu sendiri. Hal ini dilakukan agar De Heus tidak bersaing dengan peternak lokal dalam bisnis inti mereka.
“Kami sangat senang bisa memperluas operasi bisnis kami di Indonesia dan mendukung perkembangan sektor peternakan. Pabrik baru di Purwodadi ini adalah bukti komitmen kami untuk menyediakan pakan ternak berkualitas tinggi dan mendukung praktik peternakan berkelanjutan bagi peternak mandiri,” jelasnya
Menurutnya, sejalan dengan visi global De Heus tentang keberlanjutan, pabrik di Purwodadi juga berupaya memberikan dampak positif pada ekonomi lokal dengan menciptakan lapangan kerja dan memudahkan peternak dalam mendapatkan pakan ternak berkualitas. Proses produksi di pabrik ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan peternak lokal secara efisien, memastikan pasokan pakan yang stabil, dan menggunakan bahan baku yang berkeberlanjutan.
“Indonesia memiliki potensi besar di bidang peternakan, dan tujuan kami adalah membantu pertumbuhan industri ini dengan menyediakan pakan yang bisa diandalkan dan sesuai dengan kebutuhan peternak lokal. Pabrik baru ini memungkinkan kami untuk memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan lingkungan,” tambah Kay.