Kemajuan yang pesat pada dunia peternakan di Indonesia, khususnya bidang peternakan dan obat hewan unggas menjadi daya tarik tersendiri bagi wanita kelahiran Kota Solo 25 tahun silam ini. Dewi memutuskan untuk melanjutkan karier dengan bekerja sebagai Product Development di PT Mitravet setelah lulus dengan gelar dokter hewan dan terpilih menjadi lulusan terbaik Program Profesi Dokter Hewan IPB University pada akhir tahun 2018. “Harapan saya industri sapronak makin dipercaya oleh masyarakat Indonesia bahkan luar negeri sehingga industri peternakan kita pun semakin berkembang,” ucapnya yang kini berdomisili di Serpong, Tangerang Selatan kepada Poultry Indonesia di Jakarta, Jumat (22/11).
Dewi yang setiap hari menggunakan sepeda sebagai trasportasi utama saat berangkat dan pulang kerja, mengatakan bahwa generasi muda hendaknya lebih bersemangat untuk bekerja dan juga mengembangkan ide untuk kemajuan bangsa ini. Dalam hal ini ia menyoroti dunia peternakan sebagai sumber protein hewani untuk mencerdaskan bangsa Indonesia.
Baca Juga : Kemin Luncurkan Inovasi Terbaru
“Kita sebagai generasi muda jangan lelah untuk berinovasi, mencari metode-metode baru, formulasi baru, dan sistem manajemen peternakan yang efektif serta efisien guna meningkatkan industri pangan asal hewan Indonesia,” jelas wanita yang mengagumi sosok neneknya yang tidak pernah menyerah serta selalu mengerjakan hal apapun dengan sepenuh hati. Esti
Artikel ini adalah kutipan dari artikel lengkap dari Majalah Poultry Indonesia edisi Desember 2019 dengan judul “Dewi Prabuwati, Industri Sapronak Indonesia Harus Lebih Maju”. Untuk berlangganan atau informasi lebih lanjut silahkan mengirim email ke: sirkulasi@poultryindonesia.com atau hubungi 021-62318153