POULTRYINDONESIA, Jakarta – Sebulan sebelum gelaran Indo Livestock 2024 Expo & Forum, PT Napindo Media Ashatama melaksanakan Technical Meeting pada Senin (10/6/24) di Jakarta Convention Center (JCC). Pameran livestock terbesar se-Indonesia ini rencananya akan digelar selama 3 hari pada 17-19 Juli 2024 di JCC. 
Dalam technical meeting tersebut, Arya Seta Wiriadipoera selaku Managing Director PT Napindo Media Ashatama menjelaskan berbagai hal terkait teknis acara pada saat pameran, serta memperkenalkan beberapa official partner yang akan terlibat dalam pameran tersebut, mulai dari hotel, kontraktor, venue hingga media.
Acara ini menargetkan 18.000 pengunjung, dengan 600 perusahaan yang berasal dari 50 negara untuk bergabung dalam pameran international tersebut. Terdapat 12 paviliun negara yang dapat visitor kunjungi seperti paviliun China, paviliun Korea, paviliun Vietnam, paviliun Italia, paviliun Eropa dan masih banyak lagi.
“Bersamaan dengan penyelenggaraan Indo Livestock ke-17 tahun ini akan ada penyuluhan SDTI (Susu, Daging, Telur dan Ikan). Acara ini bersifat terbuka untuk umum dengan tujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat untuk dapat lebih memahami dan mengaplikasikan pola makan sehat untuk membentuk generasi masa depan yang unggul dan berdaya saing tinggi,” ujar Arya, saat Technical Meeting di Merak Room JCC.
Sementara itu, Adhika Athapaty selaku Senior Operation PT Napindo Media Ashatama pun menyampaikan bahwa pameran Indo Livestock ini didukung penuh oleh segenap kementerian, lembaga, asosiasi, maupun publikasi Internasional. Menurutnya sejak tahun 2002, pameran Indo Livestock sudah memiliki reputasi yang baik sebagai acara Livestock terkemuka di Indonesia dalam industri peternakan, pakan, dan susu.
“Melalui technical meeting ini harapannya kami memastikan semua perusahaan akan dikenal oleh visitor melalui program yang kami sajikan seperti pameran, seminar terpadu, presentasi produk ataupun sosialisasi SDTI,” ujar Adhika.
Terlebih, ia pun melanjutkan bahwa pameran yang berlangsung tahunan selama hampir dua dekade ini pada awalnya hanya fokus dalam industri peternakan. Dan berjalannya waktu, beberapa tahun terakhir mulai merambah ke industri perikanan. Pada saat pameran berlangsung, akan ada satu kawasan tersendiri yang mencakup perusahaan dari industri perikanan yang dilaksanakan secara langsung oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan.
Selaku perwakilan organizer, Andhika menyampaikan bahwa besarnya pameran Indo Livestock tak lepas dari dukungan asosiasi, akademisi, pemerintah, media maupun perusahaan yang terlibat dan mengajak semua pihak untuk bekerjasama untuk mewujudkan pameran yang berjalan lancar.