Kerja sama dengan Sekolah Kedokteran Hewan dan Biomedis IPB University (SKHB IPB University) untuk membangun Poultry Health Research Centre, Bogor, Rabu (25/5).
Kerja sama dengan Sekolah Kedokteran Hewan dan Biomedis IPB University (SKHB IPB University) untuk membangun Poultry Health Research Centre, Bogor, Rabu (25/5).
POULTRYINDONESIA, Bogor — Guna menunjang perkembangan riset kesehatan hewan, khususnya unggas, PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk bekerja sama dengan Sekolah Kedokteran Hewan dan Biomedis IPB University (SKHB IPB University) untuk membangun Poultry Health Research Centre. Kerja sama ini ditandatangani oleh kedua belah pihak pada acara peletakan batu pertama yang digelar di SKHB IPB University, Bogor, Rabu (25/5).
Prof. drh. Deni Noviana, Ph.D, DAiCVIM, selaku Dekan Sekolah Kedokteran Hewan dan Biomedis, mengapresiasi jalannya kerja sama ini setelah banyak kendala, seperti pandemi Covid-19.
”Harapannya, Poultry Health Research Centre ini dapat menjadi pusat penelitian untuk pengembangan penelitian demi memajukan industri perunggasan. Semoga kerja sama ini dapat terus ditingkatkan dan membantu perkembangan dunia pendidikan. Hal ini memang menjadi ranah kami untuk mencerdaskan kehidupan bangsa dan generasi seterusnya,” terangnya.
Kepada Poultry Indonesia, Deni menyampaikan bahwa bentuk kerja sama antara SKHB IPB dan PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk adalah hibah kandang closed house dengan jumlah populasi 1000 ekor. Hibah fasilitas kandang closed house dengan nilai kurang lebih Rp 1,5 milyar ini nantinya akan digunakan untuk riset kesehatan unggas.
Acara dilanjutkan dengan penandatanganan perjanjian hibah oleh Prof. drh. Deni Noviana, Ph.D, DAiCVIM dan Rachmat Indrajaya selaku Director of Corporate Affairs PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk, serta penandatanganan perjanjian kerja sama oleh Prof. Dr. Arif Satria, selaku Rektor IPB University dan H. Syamsir Siregar, selaku Komisaris Utama Japfa.
 Sementara itu, H. Syamsir Siregar, selaku Komisaris Utama PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk, mengatakan bahwa Japfa berkomitmen untuk terus mengembangkan industri perunggasan. Syamsir mengatakan bahwa industri perunggasan sebagai salah satu penopang ketahanan pangan nasional, turut bermanfaat bagi perkembangan sumber daya manusia (SDM) Nasional. Oleh karena itu, penting bagi industri dan institusi pendidikan untuk mencetak generasi unggul di masa depan.
Dalam kesempatan yang sama, Prof. Dr. Arif Satria, selaku Rektor IPB University, mengatakan bahwa Poultry Health Research Centre ini harapannya dapat menjadi tempat atau wadah untuk riset unggas, utamanya kesehatan unggas.
”Riset yang akan dilakukan di Poultry Health Research Centre ini adalah riset kesehatan unggas, seperti obat-obatan, vaksin, dan lain sebagainya. Harapannya ini dapat memajukan industri perunggasan dan juga sebagai salah satu cara untuk memelihara ketahanan pangan,” terangnya.
Acara ini diakhiri dengan peletakan batu pertama oleh Rektor IPB University, Dekan SKHB IPB University, dan perwakilan dari PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk.