POULTRYINDONESIA, Surabaya – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitar melalui Dinas Koperasi dan Usaha Mikro terus melakukan fasilitasi demi berkembangnya perunggasan di Blitar. Hal ini seperti disampaikan oleh Agus Purwanto, Kepala Bidang Pembiayaan, Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Blitar, ketika ditemui Poultry Indonesia di acara KUMKM Ekspo yang diselenggarakan Dinas KUMKM Provinsi Jawa Timur dalam rangkaian HUT Koperasi ke 75 di Grand City Surabaya (27-31) Juli 2022.
Menurut Agus dalam bulan Juli ini pihak Dinas sudah berhasil melakukan fasilitasi untuk pemasaran daging ayam, dimana dalam sebuah kesempatan pihak Dinas dan para pengusaha Bali bertemu di Bali. Hasilnya adalah adanya MoU untuk pengiriman daging ayam ke Bali sebanyak 1- 2 ton/hari.
“Sekarang kami sedang melakukan konsolidasi agar realisasi MoU ini bisa berjalan dengan baik, dan dibutuhkan kerjasama semua pihak, dan tentunya kerjasama peternak ayam pedaging mandiri yang ada di Blitar,” tegasnya.
Menurut Agus, kerjasama dengan antar daerah antar Provinsi untuk bidang perunggasan ini bukanlah yang pertama, jauh sebelumnya dan sudah berlangsung lama hingga saat ini adalah kerjasama dengan PD. Pasar Jaya DKI Jakarta untuk telur.
Baca Juga: Potensi Pemanfaatan Tenaga Surya untuk Industri Perunggasan
“Untuk telur sudah lama bekerjasama dengan PD Pasar Jaya, Jakarta dan sudah rutin berjalan, dimana pengiriman dilakukan melalui koperasi peternak ayam petelur Putra Blitar,” tegasnya saat ikut serta dalam pemeran.
Agus bercerita bahwa perkembangan koperasi untuk kalangan peternak begitu besar di Blitar, baik untuk peternak petelur, pedaging maupun bebek. Bahkan yang dulunya hanya kelompok ternak sekarang berkembang menjadi koperasi seperti koperasi peternak petelur Putra Blitar dan Aspirasi Blitar.
“Sedang khusus untuk telur bebek, terbilang sudah sangat mandiri, tinggal memfasilitasi pembiayaan, baik pembiayaan dari pusat maupun daerah,” pungkasnya.