Ayam broiler yang saat ini dipelihara dalam jumlah besar dalam kondisi kandang intensif, berpotensi menguras sistem kekebalan tubuh. Dengan larangan penggunaan antibiotik dalam pakan unggas yang tersebar di seluruh dunia, perlu dipertimbangkan peran aditif pakan alami dan alternatif antibiotik untuk merangsang sistem kekebalan tubuh ayam. Pada tinjauan literatur kali ini akan menggambarkan aditif pakan fitogenik yang memiliki manfaat imunomodulator pada ayam pedaging.
Dalam dunia peternakan unggas, menjaga kesehatan saluran pencernaan merupakan aspek vital yang berdampak langsung pada produktivitas dan efisiensi pakan. Salah satu pendekatan yang semakin mendapat perhatian adalah penggunaan imunomodulator, agen yang dapat memodulasi sistem kekebalan tubuh untuk meningkatkan respons imun. Imunomodulator memiliki potensi besar untuk memperbaiki kesehatan pencernaan unggas dengan mengoptimalkan keseimbangan mikroflora usus dan meningkatkan ketahanan terhadap patogen. Penelitian terkini menunjukkan bahwa penerapan imunomodulator tidak hanya mampu meningkatkan performa pencernaan tetapi juga mengurangi ketergantungan pada antibiotik, yang merupakan langkah penting dalam menghadapi isu resistensi antimikroba. Artikel ini akan mengeksplorasi mekanisme kerja, manfaat, dan aplikasi praktis dari berbagai jenis imunomodulator dalam meningkatkan kesehatan saluran pencernaan unggas, serta implikasinya terhadap industri peternakan modern.
Tim penulis awalnya meninjau bahan aktif utama dari tanaman, terutama flavonoid, resveratrol dan asam humat, dan kemudian memperinci bahan herbal utama, rempah-rempah, dan tanaman lain serta produk sampingannya yang memiliki efek imunomodulator. Penelitian yang ditinjau menunjukkan efektivitas banyak aditif pakan alami dalam meningkatkan sistem kekebalan unggas dan terutama untuk kesehatan ayam pedaging. Namun untuk beberapa dan mungkin semua jenis bahan aditif memiliki potensi untuk mengurangi imunokompetensi jika diberikan dalam jumlah yang berlebihan. Dalam beberapa kasus, bahan pakan aditif lebih efektif bila diberikan dalam kombinasi. Ada kebutuhan mendesak untuk menentukan tingkat toleransi dan dosis optimal untuk aditif pakan yang dianggap paling cocok untuk menggantikan antibiotik dalam pakan broiler. Penggantian yang efektif kemungkinan besar adalah dengan aditif yang tersedia, seperti produk sampingan minyak zaitun, daun zaitun, dan alfalfa. Disimpulkan bahwa penggantian fungsi antibiotik yang efektif dengan aditif yang berasal dari tumbuhan akan dimungkinkan, tetapi penelitian lebih lanjut diperlukan untuk menentukan dosis optimal.
Meningkatnya permintaan akan produk unggas dan meningkatnya kekhawatiran atas meluasnya penggunaan antibiotik dalam pakan unggas telah mendukung pencarian aditif pakan alami yang dapat menggantikan antibiotik dalam mempertahankan produksi broiler yang tinggi. Pada saat yang sama, ancaman penyakit terhadap unggas meningkat seiring dengan meningkatnya produksi industri broiler, dengan tekanan yang lebih besar pada ayam ras dan populasi yang lebih besar, yang keduanya memfasilitasi penyebaran penyakit. Antibiotik telah digunakan sebagian besar sebagai promotor pertumbuhan (Antibiotic Growth Promotor / AGP), meskipun mereka juga dapat digunakan sebagai agen profilaksis dan agen terapeutik. Resistensi yang diberikan kepada bakteri yang ditargetkan oleh antibiotik yang secara rutin dimasukkan dalam pakan unggas telah diteruskan ke manusia, yang menghadirkan salah satu tantangan utama untuk mengendalikan penyakit manusia di abad ke-21. Akibatnya, pemerintah di seluruh dunia, terutama di Eropa, mulai melarang penggunaan antibiotik dalam pakan unggas. Dengan larangan dan pembatasan penggunaan stimulan pertumbuhan antibiotik yang meluas, fokus penelitian telah bergeser untuk menemukan aditif lain yang dapat diterima mengarah pada pencegahan penyakit, pembentukan mikrobiota, penyesuaian ekosistem mikroba usus, dan terakhir untuk memperkuat dan menjaga kesehatan inang melalui peningkatan kekebalan tubuh.
Artikel ini merupakan potongan dari rubrik Riset pada majalah Poultry Indonesia edisi Agustus 2024. Baca selengkapnya di Majalah Poultry Indonesia Edisi Agustus 2024, dan untuk berlangganan atau informasi lebih lanjut, hubungi: https://wa.me/+6287780120754 atau sirkulasipoultry@gmail.com










