Perjalanan terbaik adalah tentang membuka wawasan, memperluas jaringan, dan menemukan inspirasi di setiap langkah.

 

Pada bulan Maret 2025, kesempatan istimewa datang bagi 22 peternak unggas dari berbagai daerah di Indonesia untuk memperluas wawasan dan pengalaman mereka dalam industri perunggasan global. Berkat kerjasama antara Poultry Indonesia, Pinsar Indonesia, dan dukungan dari PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk, mereka berkesempatan untuk mengikuti perjalanan Tour VIV Asia yang berlangsung dari 11 hingga 14 Maret 2025. 

Tour ini tidak hanya memberikan pandangan lebih luas tentang perkembangan industri perunggasan internasional, tetapi juga mengenalkan teknologi terbaru di sektor peternakan unggas. Selama perjalanan ini, para peserta tidak hanya mengunjungi pameran terbesar se-Asia, VIV Asia 2025, tetapi juga mendapat kesempatan untuk menyaksikan langsung praktik terbaik dari Charoen Pokphand Foods (CPF) di Korat, menjadikannya perjalanan yang penuh pembelajaran dan inspirasi.

Perjalanan dimulai pada tanggal 11 Maret 2025, dengan keberangkatan dari Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta, menuju Bandara Don Mueang, Bangkok. Setibanya di Bangkok, para peserta langsung disambut dan diberi paket perjalanan yang berisi koper cabin 20 inch, bantal kepala, kaos, dan pouch untuk menyimpan paspor. Setelah makan siang di restoran lokal Hub Nam Thong, peserta melanjutkan perjalanan ke pusat oleh-oleh dan mengunjungi Erawadee, pusat minyak angin dan herbal Thailand. Makan malam pada hari pertama disajikan di Baiyoke Sky Hotel, dengan berbagai pilihan makanan yang menggugah selera, termasuk makanan khas Thailand seperti Manggo Sticky Rice. Malam itu, peserta menginap di Centara Watergate Pavilion Hotel. Karena perjalanan ini berlangsung selama bulan Ramadhan, pihak penyelenggara juga telah mempersiapkan sahur untuk para peserta yang berpuasa.

 

Sistem Produksi yang Terintegrasi 

Hari kedua (12/3) dimulai dengan perjalanan menuju Charoen Pokphand Foods (CPF) Korat, yang membutuhkan waktu sekitar 3,5 jam dengan bus yang melaju dari Centara Watergate Pavilion Hotel. Di CPF Korat, peserta diberikan kesempatan untuk mengikuti presentasi mengenai sejarah dan pencapaian Charoen Pokphand (CP), yang merupakan salah satu perusahaan besar dalam industri perunggasan global. Selain itu, mereka diajak untuk mengunjungi pabrik pengolahan makanan unggas, seperti nugget dan ayam katsu. Setiap tahap produksi dijelaskan dengan rinci, dan peserta diberi kesempatan bertanya mengenai proses operasional di sana. Salah satu perwakilan CPF Korat, Khun Janny, juga hadir untuk menyampaikan informasi lebih lanjut mengenai kegiatan sehari-hari perusahaan. Setelah kunjungan ke CPF Korat, peserta makan siang di Banmai Chai Nam, restoran dengan nuansa antik yang juga menyediakan layanan transportasi kereta untuk para pengunjung. 

 

Menggali Wawasan di VIV Asia

Pada hari ketiga (13/3), para peserta mengunjungi Pameran VIV Asia 2025 di IMPACT Exhibition Center yang dihadiri oleh berbagai perusahaan perunggasan dari seluruh Asia. Di pameran ini, peserta dapat menjalin hubungan bisnis dan melihat berbagai inovasi di industri perunggasan, mulai dari mesin tetas, vaksin, pakan, hingga bahan tambahan pakan. Acara ini juga memberikan kesempatan bagi para peternak untuk berbagi pengetahuan dan memperluas jaringan mereka.

Selain pameran, peserta juga mengunjungi Big Bee Garden untuk membeli madu asli Thailand yang terkenal dengan khasiatnya. Selanjutnya, peserta juga mengunjungi Wat Arun dan menaiki boat menuju Asiatica, tempat yang memadukan budaya Thailand dengan pusat perbelanjaan yang menawarkan barang-barang khas Thailand. Makan malam di Asiatica di Pranakorn menjadi penutup untuk hari yang padat itu.

Artikel ini merupakan potongan dari rubrik Laporan Utama pada majalah Poultry Indonesia edisi April 2025. Baca selengkapnya di Majalah Poultry Indonesia Edisi April 2025, dan untuk berlangganan atau informasi lebih lanjut, hubungi: https://wa.me/+6287780120754  atau sirkulasipoultry@gmail.com