Kegiatan riset (sumber : LIPI.go.id)
POULTRYINDONESIA, Jakarta – Fakultas Peternakan Universitas Padjajaran menyelenggarakan seminar Research Day untuk memperingati Dies Natalis Fakultas Peternakan UNPAD dengan tema berkarya dan bermanfaat yang diselenggarakan pada hari Jumat, (8/10) melalui daring via Zoom. Harapannya, melalui riset yang dilakukan oleh para akademisi, dapat menjawab tantangan di lapangan.
Baca juga : Riset Berkelanjutan Tunjang Efisiensi Budi Daya Ayam Ras
Menurut Dekan Fakultas Peternakan Universitas Padjajaran, Dr. Ir. Rahmat Hidayat, M.Si., IPM. dalam sambutannya menyampaikan bahwa penelitian unggulan yang dilakukan oleh akademisi Fakultas Peternakan UNPAD dapat menjadi solusi dari masalah peternak.
“Penelitian yang kami lakukan, diharapkan bisa menjadi solusi untuk permasalahan para peternak di lapangan,” ucapnya.
Selanjutnya, Dr. Ir. Endang Sudjana, S.Pt., MP., IPM. yang hadir sebagai pembicara pada seminar tersebut mengangkat tema sesuai dengan penelitiannya yakni pengembangan galur Puyuh Padjajaran dalam upaya penyediaan bibit puyuh petelur dan pedaging unggul. Endang memberikan keterangan bahwa latar belakang dilakukannya penelitian tersebut karena banyak peternak yang melakukan breeding namun tidak sesuai dengan kaidah pembibitan, sehingga memberikan dampak negatif terhadap produktivitas bibit puyuh yang tersedia di pasaran.
“Untuk mendapatkan sapronak yang berkualitas menjadi tantangan tersendiri bahkan menjadi masalah ketika memilah-milah bibit. Kebiasaan peternak ini untuk perbanyak populasinya, mereka melakukan breeding tanpa mengikuti kaidah-kaidah yang tepat. Dampaknya langsung terlihat pada produktivitasnya. sehingga ini menjadi tantangan kita sebagai akademisi untuk memecahkan masalah tersebut,” ujar Endang.
Alur penelitian puyuh tipe petelur ini dilakukan melalui dua galur warna yakni warna bulu hitam dengan warna bulu coklat. Kemudian dilakukan pembentukan pure line, selanjutnya perbaikan mutu bibit seleksi dan diseminasi hasil riset dengan para mitra. Untuk galur penelitian puyuh tipe pedaging, menggunakan 2 galur populasi dasar yakni galur malonn line sebagai pejantannya dengan galur coturnix terseleksi sebagai betinanya.
“Pengembangan Puyuh Padjajaran baik puyuh petelur maupun pedaging sebagai sumber bibit unggul, diharapkan mampu meningkatkan kualitas bibit sehingga produktivitas lebih tinggi dan kesejahteraan peternak meningkat,” ucap Endang saat closing statement.