POULTRYINDONESIA, Blitar – PT Charoen Pokphand Indonesia (CPI) sukses menggelar acara istimewa bertajuk Gebyar Undian Konsentrat Layer (GUKL) periode kedua dan peluncuran pakan probiotik di Hotel Santika, Blitar (23/4). Acara yang diadakan secara hybrid ini, dihadiri lebih dari 1000 peternak dari berbagai wilayah di Jawa Timur.
Dalam sambutannya, Benyamin Limi selaku Regional Head CPI Jawa Timur menyampaikan bahwa program GUKL merupakan bentuk apresiasi perusahaan kepada peternak loyal pengguna pakan CPI. “Acara ini bukan sekadar undian, tapi wujud komitmen kami membangun sinergi dan kebersamaan dengan para mitra peternak. Kegiatan ini akan menjadi agenda rutin tiap empat bulan, mengingat respon positif dan meningkatnya partisipasi dari periode pertama,” katanya.
Ia juga menjelaskan bahwa peluncuran pakan probiotik merupakan hasil dari dua bulan uji coba pada layer (ayam petelur) dan puyuh. “Hasilnya menunjukkan peningkatan kualitas telur, penurunan feed conversion ratio (FCR), dan performa ayam yang lebih stabil. Ini harapan baru bagi peternak skala kecil yang ingin meningkatkan pendapatan dan efisiensi,” tambahnya.
“Probiotik ini bukan sekadar tren. Ini adalah solusi nyata untuk peternak, terutama yang skala kecil, agar bisa meningkatkan efisiensi dan hasil panennya. Bahkan harga telur dari ayam yang diberi pakan ini bisa lebih tinggi karena kualitas cangkangnya lebih baik,” tegasnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Blitar, Beky Herdihansah atau yang lebih dikenal dengan panggilan Kaji Beky memberikan apresiasi terhadap inisiatif CPI dalam mendukung kemajuan peternakan rakyat.
“Probiotik ini adalah gebrakan baru, satu-satunya pabrik pakan di Indonesia yang sudah menggunakan teknologi ini secara masif,” ungkapnya. Menurutnya, kehadiran pakan probiotik tidak hanya menguntungkan dari sisi teknis peternakan, tetapi juga memiliki dampak sosial-ekonomi yang nyata. Dengan kualitas telur yang meningkat dan penurunan tingkat kematian ayam, peternak akan memperoleh pendapatan yang lebih stabil.
“Para peternak adalah motor penggerak ekonomi daerah. Dengan adanya dukungan seperti ini, mereka bisa lebih semangat, lebih percaya diri untuk berkembang, bahkan bisa menjadi mitra penting pemerintah dalam membangun ketahanan pangan daerah,” lanjutnya.
Produk pakan probiotik terbaru ini merupakan hasil kerja sama CPI dengan Nugen Bioscience Indonesia. Dengan formulasi bakteri baik yang telah disesuaikan dengan kondisi lokal, pakan ini diharapkan mampu menjawab tantangan peternakan modern yang menuntut efisiensi tinggi namun tetap ramah lingkungan.
Puncak acara ditandai dengan penarikan undian berhadiah, termasuk paket sepeda motor dan umroh, serta testimoni dari peternak yang telah merasakan manfaat probiotik.