POULTRYINDONESIA, Blitar – Koperasi Berkah Telur Blitar (BTB) kembali menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT) untuk tutup buku tahun 2025 pada Minggu, (1/2/2026). Kegiatan yang berlangsung di Aula SMP Islam Al Islah Jeblog, Kecamatan Talun, Kabupaten Blitar ini dihadiri perwakilan Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Blitar, Dekopinda Blitar, jajaran pengurus dan pengawas koperasi, serta seluruh anggota.
Meski tergolong masih muda, koperasi BTB menunjukan perkembangan yang pesat. Ketua Koperasi Berkah Telur Blitar, Yesi Yuni Astuti menegaskan bahwa pelaksanaan RAT ketiga ini menjadi bukti konsistensi dan keseriusan pengurus dalam mengelola koperasi secara profesional.
“Alhamdulillah, hari ini adalah RAT ketiga yang dilaksanakan oleh Koperasi BTB. Dari awal berdiri hingga sekarang, kami terus berusaha mengelola koperasi dengan baik,” ujar Yesi dalam sambutannya.
Ia menjelaskan, perjalanan RAT koperasi BTB dimulai pada 2023 di Kantor Desa Duren, Kecamatan Talun, dilanjutkan RAT 2024 di Kampung Coklat, Kecamatan Kademangan, hingga kini semakin berkembang dengan pelaksanaan RAT 2025. Menurutnya, perkembangan koperasi juga tercermin dari jumlah anggota yang terus meningkat signifikan sejak berdiri.
“Saat didirikan pada Juni 2023, koperasi hanya memiliki 9 anggota. Jumlah tersebut meningkat menjadi 11 orang saat launching September 2023. Hingga akhir 2025, jumlah anggota telah mencapai 155 orang atau meningkat lebih dari seribu persen dari awal berdiri,” ungkapnya.
Selain pertumbuhan anggota, Yesi menambahkan bahwa koperasi BTB juga mengembangkan enam divisi ekonomi, meliputi divisi pakan, telur, DOC dan sapronak, ruminansia, beras, perikanan, serta olahan pangan. Salah satu program unggulan yang dinilai membantu peternak anggota adalah program belanja jagung bersama, di mana pembelian satu truk jagung dibagi ke beberapa anggota sehingga lebih terjangkau bagi peternak skala kecil.
“Kami ingin koperasi ini benar-benar menjadi solusi bagi peternak kecil, salah satunya melalui program belanja jagung bersama,” kata Yesi.
Dalam RAT tersebut juga disahkan sejumlah agenda strategis, antara lain rancangan rencana kerja dan anggaran pendapatan belanja 2026, laporan pertanggungjawaban pengurus dan pengawas tahun buku 2025, serta pembahasan program baru terkait DOC, jagung, dan tata kelola pembagian Sisa Hasil Usaha (SHU).
Partisipasi anggota dalam program koperasi juga menunjukkan tren positif. Jika pada 2024 tingkat partisipasi anggota berada di kisaran 60 persen, maka pada 2025 meningkat menjadi 90 persen. Dirinya berharap angka tersebut dapat dipertahankan bahkan meningkat pada 2026. Melalui berbagai capaian, BTB menargetkan koperasi dapat memberikan manfaat lebih luas, tidak hanya bagi anggota, tetapi juga masyarakat sekitar.
“Kami berharap partisipasi anggota minimal bertahan di 90 persen atau bahkan meningkat hingga 100 persen, sehingga koperasi benar-benar membawa manfaat bagi anggota dan lingkungan sekitar,” tutup Yesi.
Sementara itu, perwakilan Dinas Koperasi Kabupaten Blitar, Endang Witanti, menyampaikan apresiasi atas kinerja Koperasi BTB yang dinilai mampu berkembang pesat meski baru berusia sekitar 2,5 tahun. Ia menilai capaian tersebut mencerminkan pengelolaan koperasi yang profesional, disiplin, dan berorientasi pada tata kelola yang baik.
“Saya mengapresiasi konsistensi Koperasi BTB dalam menyelenggarakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) secara tepat waktu setiap tahun. Hal tersebut menjadi indikator penting kesehatan organisasi dan kepatuhan koperasi terhadap prinsip-prinsip perkoperasian. Ke depan, kami turut mendorong agar kinerja koperasi terus ditingkatkan, tidak hanya dari sisi usaha, tetapi juga penguatan kapasitas sumber daya manusia, salah satunya melalui pengurusan Sertifikasi Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) bagi para pengurus koperasi,” tambahnya.
Dapatkan informasi lainnya mengenai Industri Perunggasan di Indonesia dengan bergabung bersama kami di WhatsApp Channel Poultry Indonesia