POULTRYINDONESIA, Bogor — Garda Organisasi Peternak Ayam Nasional (GOPAN) sukses menyelenggarakan Musyawarah Nasional (Munas) ke-V di Hotel Royal Bogor pada Rabu (6/8). Munas kali ini menjadi momen strategis untuk mengevaluasi perjalanan organisasi serta merumuskan arah perjuangan lima tahun ke depan.
Adapun beberapa agenda utama dibahas dalam forum tersebut, antara lain Laporan pertanggungjawaban Dewan Pengurus Pusat (DPP); pembahasan dan pengesahan AD/ART; penyusunan dan pengesahan program kerja serta rekomendasi nasional, serta pemilihan Ketua Umum GOPAN periode 2025–2030.
Dalam Munas tersebut, Herry Dermawan kembali dipercaya menjabat sebagai Ketua Umum GOPAN untuk masa bakti 2025–2030. Dirinya terpilih secara aklamasi dan dipercaya penuh oleh para anggota untuk meneruskan perjuangan organisasi untuk meningkatkan kesejahteraan peternak.
“Saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi sebesar-besarnya atas kepercayaan yang kembali diberikan kepada saya untuk memimpin GOPAN lima tahun ke depan. Kita harus kembali kepada tujuan awal berdirinya organisasi ini, yaitu meningkatkan kesejahteraan peternak ayam, yang dalam lima tahun terakhir justru mengalami degradasi,” ujar Herry dalam sambutannya.
Herry juga menegaskan bahwa tim formatur yang telah terbentuk akan segera merumuskan strategi dan rekomendasi konkret guna menghadapi tantangan industri perunggasan ke depan. Ia menyampaikan optimisme terhadap masa depan peternak nasional, terlebih dengan adanya program pemerintah seperti Makan Bergizi Gratis yang diprediksi akan meningkatkan permintaan ayam secara signifikan.
“Indonesia ke depan bukan gelap, justru sangat cerah bagi para peternak ayam. Kami berharap pemerintah bisa menggandeng peternak rakyat dalam program-program tersebut, dan GOPAN siap menjadi jembatannya,” tegasnya.
Terkait program kerja, Herry menyampaikan bahwa prioritas jangka pendek GOPAN adalah memperkuat konsolidasi internal dan sistem administrasi organisasi. Setelah itu, GOPAN akan memperluas jejaring kerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk pemerintah, industri, dan akademisi untuk memastikan kesejahteraan peternak dapat terwujud secara berkelanjutan. Dirinya juga menegaskan bahwa GOPAN akan berperan aktif dalam menangkal masuknya ayam impor ke pasar domestik, demi melindungi kepentingan peternak lokal.
Dengan terselenggaranya Munas ke-V ini, GOPAN meneguhkan komitmennya sebagai garda terdepan dalam memperjuangkan aspirasi dan kepentingan peternak ayam nasional. Kepemimpinan Herry Dermawan diharapkan dapat membawa semangat baru dan memperkuat konsolidasi organisasi dalam menghadapi dinamika industri perunggasan yang semakin kompleks. GOPAN optimistis bahwa melalui kerja sama yang kuat dan berkelanjutan, cita-cita untuk menjadikan peternak sebagai pilar ketahanan pangan nasional dapat terwujud secara nyata.