POULTRYINDONESIA, Jakarta – Pemerintah melalui BUMN Peternakan, PT Berdikari (Persero) menjalankan amanat pemerintah untuk membantu peningkatan harga telur dari Peternak, serta menjaga keterjangkauan harga telur bagi masyarakat, siap menyerap ribuan ton telur ayam ras dari peternak ayam mandiri (UMKM).
Baca juga : Aksi Damai Peternak Petelur Kediri
Penyerapan telur akan dilaksanakan secara bertahap sebagai langkah taktis dalam rangka mendongkrak harga pembelian di tingkat peternak agar sesuai dengan Harga Acuan Pembelian (HAP).
“Penyerapan telur yang masif ini dilaksanakan secara bertahap dari peternak rakyat. Dengan sinergi seluruh pihak menyerap telur melalui Berdikari, kami yakin HAP dapat tercapai,” ungkap Direktur Utama Berdikari Harry Warganegara, Kamis (14/10).
Harry melanjutkan bahwa upaya yang dilakukan Berdikari adalah untuk membantu pemerintah menuntaskan berbagai isu pangan demi ekosistem pangan nasional yang madani, termasuk masalah kestabilan harga. Program ini bertajuk :Telur dari rakyat, untuk rakyat.
“Oleh karena itu, Berdikari tidak henti menata diri, bersinergi dengan BUMN Klaster Pangan yang dikoordinir oleh RNI, demi mendukung berjalannya langkah strategis pemerintah untuk stabilisasi pasokan, harga, dan sistem distribusi pangan,” tegasnya.
Selain melakukan penyerapan telur dari peternak, Berdikari juga menyalurkan melalui mekanisme penjualan langsung kepada seluruh institusi negara yang berpartisipasi, serta bantuan sosial melalui program bantuan makanan protein dalam waktu dekat.
Sementara itu, pemerintah melaksanakan empat langkah strategis dalam menghadapi gejolak harga telur ayam ras belakangan ini. Mulai dari penyerapan dan distribusi telur, peningkatan produktivitas Jagung, pengelolaan pascapanen, hingga membuka akses pasar.
Selain itu, pemerintah juga sedang mendorong industri pengolahan telur dan korporasi peternak. Dengan industrialisasi produk turunan dan perubahan pola kerja peternak tradisional kearah yang lebih modern, dengan demikian diharapkan ekosistem pangan nasional yang kohesif dari hulu ke hilir dapat tercapai dengan efisien dan efektif serta memberikan dampak positif yang maksimal bagi peternak serta masyarakat.