Detikcom/Retno Ayuningrum
POULTRYINDONESIA, Jakarta – Program hilirisasi perunggasan terintegrasi senilai Rp20 triliun yang disiapkan Badan Pengelola Investasi Danantara akan segera direalisasikan.
Menteri Pertanian Amran Sulaiman menjelaskan bahwa pengembangan hilirisasi perunggasan terintegrasi, mulai dari pabrik pakan, unit pembibitan PS dan GPS, rumah potong unggas (RPHU), cold storage, hingga pabrik pengolahan ini akan dilaksanakan dalam dua tahap.
Tahap pertama mencakup 12 provinsi, sementara tahap kedua akan diperluas ke 18 provinsi di berbagai wilayah di Indonesia. Program ini dijadwalkan akan diluncurkan pada akhir Januari 2026, yang ditandai dengan peletakan batu pertama (groundbreaking) pada 28 Januari 2026 serentak di 12 provinsi.
Materi Dirjen PKH dalam sarasehan peternakan unggas pada Sabtu (22/11/2025)
Amran berharap tahapan awal program tersebut dapat berjalan lancar sehingga manfaatnya segera dirasakan masyarakat, khususnya peternak kecil. “28 Januari insya Allah. Doakan groundbreaking. Ini kabar baik. Sekali lagi, ini dibangun untuk peternak-peternak kecil, untuk mendukung dan men-support peternak kecil,” ujar Amran saat Konferensi Pers Rapat Koordinasi Pengamanan Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan di kantor Kementerian Pertanian, Jakarta, Kamis (22/1).
Langkah ini diharapkan menjadi solusi jangka panjang dalam menjaga keseimbangan produksi dan harga, sekaligus menegaskan kehadiran negara dalam melindungi sektor pangan strategis.
Dapatkan informasi lainnya mengenai Industri Perunggasan di Indonesia dengan bergabung bersama kami di WhatsApp Channel Satwa Media Group.