Keterbatasan dan pembatasan kegiatan dalam situasi pandemi saat ini tidak membuat industri perunggasan dunia berdiam diri. Industri ini sangat penting dan tak bisa untuk dihentikan. Saat ini industri perunggasan masih mejadi penyedia protein hewani terbesar di dunia. Hal ini menjadi perhatian khusus HIPRA untuk terus berkontribusi bagi pendidikan berkelanjutan untuk para profesional kesehatan dan dokter hewan di industri perunggasan dunia. Melalui kegiatan virtual pertama dan terbesar, HIPRA menyelenggarakan World Poultry Virtual Congress 2021 by HIPRA yang diselenggarakan dengan apik pada tanggal 14-17 Juni 2021.
Sebagai perusahaan global dalam bidang kesehatan hewan yang berbasis di Catalunya, Spanyol ini, HIPRA menyelenggarakan kongres melalui platform virtual inovatif melalui laman khusus www.poultrycongress.hipra.com. Kongres ini memberikan stimulasi atau konsep kongres tatap muka dengan berbagai stan pameran, ruang konferensi, sesi pleno dengan para ahli dunia dan setiap peserta yang hadir dalam kongres ini diwakili oleh avatar virtual dan dapat berinteraksi langsung dengan para peserta lain yang hadiri dari berbagai stakeholder di seluruh dunia.
Joan Taradas Mante selaku Corporate Poultry Business Director HIPRA mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan kegiatan virtual dalam industri perunggasan pertama dan terbesar. āKami menghadirkan pakar bergengsi dari seluruh dunia selama kongres virtual yang diselenggarakan dalam empat hari,ā kata Joan.
Dengan inisiatif ini, HIPRA kembali mengukuhkan diri sebagai perusahaan teknologi, lebih fokus pada inisiatif online, dan memposisikan diri sebagai perusahaan referensi dalam pencegahan pada industri perunggasan. Program kongres virtual ini bersifat ilmiah dan menampilkan para ahli terkenal di dunia dalam industri perunggasan. Selain itu, tentunya untuk mengakomodir seluruh profesional di industri perunggasan melalui sesi presentasi.
World Poultry Virtual Congress by HIPRA mengajak para pengunjung untuk dapat berinteraksi secara langsung dengan para pembicara dan mengunjungi exhibition hall atau auditorium. Selain itu, Exhibitor WPVC terdiri dari Hy-Line, Royal Pas Reform, Hubbard, Aviagen, Hendrix Genetic, Cobb, Novogen, Lohmann Breeders, H&N International dan tentunya HIPRA.
Di setiap sisi area pameran, para pengunjung dapat dengan mudah mendapatkan informasi mengenai produk-produk HIPRA yang dipasarkan di seluruh dunia. Oleh karenanya, HIPRA pun menyediakan stan virtual khusus untuk setiap produknya. Sebut saja GUMBOHATCHTM, yakni produk terbarunya dalam pencegahan penyakit Gumboro yang telah dipasarkan di Indonesia. GUMBOHATCHTM merupakan vaksin imun-kompleks generasi terbaru terdiri dari virus IBD strain 1052 dan imunoglobulin Y (IgY) eksklusifnya, beserta perangkat smart vaksinasi yaitu HIPRAJECTĀ® yang merupakan perangkat vaksinasi cerdas, khusus untuk vaksinasi subkutan, yang telah dikembangkan oleh HIPRA untuk aplikasi vaksin GumbohatchĀ®.
HiprajectĀ® menawarkan presisi yang lebih tinggi dalam vaksinasi, perawatan yang mudah bagi operator di tempat penetasan, dan dapat dilakukannya traceability berkat HipralinkĀ®. Produk ini menyambut para pengunjung saat memasuki area pameran. Selanjutnya, memasuki lebih dalam area pameran, para pengunjung dapat berinteraksi langsung dengan para ahli HIPRA untuk mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai produk dan service lainnya seperti Avisan TRT (vaksin inaktif turkey rhinotracheitis dan swollen head siĢndrome), Avisan CLON (Vaksin Newcastle Disease strain clon), EVALON (vaksin coccidiosis) dan HIPRA Diagnos (Servis menyeluruh yang meliputi test laboratorium lengkap dengan servis konsultasi).
Perkembangan perunggasan dunia
Selain menghadirkan exhibitor bergengsi, HIPRA menyelenggarakan sesi presentasi dengan pembicara yang berasal dari akademisi, peneliti, perbankan, konsultan, breeder, konsultan teknologi, nutrisionis, dan asosiasi internasional pada World Poultry Virtual Congress ini.
Terdapat 40 pembicara dalam kongres yang terbagi dalam empat hari. Menurut Technical and manager PT HIPRA INDONESIA Diptya Cinantya, WPVC merupakan komitmen HIPRA untuk tetap berkontribusi dalam ācontinuing educationā bagi para profesional dan praktisi perunggasan di tengah situasi pandemi dengan menghadirkan pembicara meliputi expertise yang berasal dari akademisi dan profesional di ranah internasional, perusahaan genetik dengan topik meliputi presentasi ilmiah dan manajemen bisnis perunggasan.
Sebagai pembuka kegiatan World Poultry Virtual Congress, Nan-Dirk Mulder selaku Senior Global Specialist Animal Protein Rabobank International, memaparkan presentasinya mengenai āGlobal Poultry Outlook – Shapping winning strategies in challengging timesā yang diadakan pada pukul 07.00 CEST waktu Madrid atau 12.00 WIB waktu Jakarta.
Selanjutnya, Andrea Vilallonga selaku Image and Communication Consultant turut memberikan presentasi mengenai āManagement of mixed-generation teamsā, di mana dewasa ini sangat diperlukan komunikasi strategis untuk multi generasi yang berkiprah dalam industri perunggasan agar dapat bersinergis mengelola industri perunggasan secara bersama-sama.
Masih pada hari yang sama, pembahasan mengenai kesehatan hewan tentu menjadi fokus utama HIPRA dalam menyelenggarakan kongres ini. Peneliti dari Doktoral Parasitology Universities of Paris XII and Tours membahas mengenai āAnticoccidial drug resistance: from dawn till duskā. Kemudian Prof. Daral Jackwood dari Department of Animal Science, Center
for Food Animal Health Research dari Ohio State University memberikan pemaparan mengenai āCurrent status and evolution of Gumboro diseaseā dan para pembicara lainnya yang tak kalah menarik.
Pada hari kedua, Bouke Hamminga selaku Director International Sales & Business Development Royal Pas Reform membahas mengnai āSmartVacTM: A new approach to in-ovo vaccination and nutritionā. Perkembangan vaksinasi in ovo yang semakin berkembang di industri perunggasan. Jenis vaksinasi ini memiliki banyak manfaat, tetapi keberhasilannya telah didukung terutama oleh otomatisasi proses, pengurangan biaya, dan optimalisasi respons imun. Kemajuan yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam teknologi in ovo dibahas selama presentasi.
Di sesi ini juga diumumkan mengenai vaksinasi in ovo dimana HIPRA bekerjasama dengan Royal Pas Reform. Dengan produk unggulan yang dikenal sebagai SmartVacTM, merupakan teknologi yang telah dipatenkan yang memberikan 100% keamanan, kosisten dan akurat pada vaksinasi in ovo dan nutrient. SmartVacTM memiliki fitur untuk mencegah cedera pada embryo hidup dengan memberikan injeksi hanya pada cairan amnion.
Di hari ketiga, materi teknis mengenai āChallenge of late immunity in layer hens older than 60 weeksā oleh Fernando Carrasquer Puyal Global Technical Service, Veterinary Specialist dari H&N International turut mengisi presentasi.
Pada hari terakhir, pembahasan mengenai āAntibiotic Free Productionā yang dipaparkan oleh Algis MartiĢnez selaku Global Veterinary Services Cobb tak kalah menarik untuk disimak dalam pembahasannya mengani produk unggas bebas antibiotik. Kemudian, Olha Ivashchenko selaku Technical Service Manager HIPRA mengulas pengalamanannya dalam penanganan pneumovirus. Ia mempresentasikan mengenai āField experience on the use of a pneumovirus vaccine in broilersā.
Tentu masih banyak pengalaman menarik lainnya mengikuti gelaran World Poultry Virtual Congress by HIPRA. Berbagai macam ilmu terbaru berasal dari para ahli global sangat bermanfaat bagi para stakeholder industri perunggasan di seluruh dunia. Adv










