Pameran peternakan ILDEX menjadi ajang promosi dan update teknologi bagi para pelaku dunia peternakan
POULTRYINDONESIA, Jakarta – Indonesia mempunyai kekuatan ekonomi yang besar dan memiliki prospek pertumbuhan yang menjanjikan. Hal ini dapat dilihat dari pendapatan per kapita penduduknya yang terus meningkat dari US$807 pada tahun 2000 menjadi US$3.877 pada tahun 2018.  Tak heran apabila Indonesia menjadi pusat perekonomian terbesar di Asia Tenggara. Dengan jumlah penduduk mencapai 265 juta jiwa (terbesar ke 4 di dunia)  dan akan terus bertumbuh, maka akan menciptakan peluang pasar yang sangat besar. Berdasarkan IMD World Competitiveness Rangking 2019, peringkat daya saing Indonesia naik dari urutan ke-43 menjadi ke-32. Peringkat tersebut sejajar atau di atas negara-negara seperti India, Filipina, Turki, Afrika Selatan dan Brasil. Kekuatan pasar yang besar dan dibarengi sumber daya manusia yang mumpuni, menjadi penyebab perekonomian Indonesia perlahan menyita perhatian dunia.
Secara umum, sektor pertanian dan peternakan berkontribusi sekitar 12% terhadap produk domestik bruto (PDB) nasional dan diprediksi akan terus meningkat. Permintaan konsumsi pada produk peternakan setiap tahun mengalami kenaikan. Di sisi lain, industri peternakan juga terus berkembang untuk memenuhi kebutuhan dan mengarah pada peningkatan efisiensi biaya produksi. Akan tetapi, kemajuan teknologi pada industri peternakan yang cukup kuat sebenarnya masih memiliki peluang besar untuk dikembangkan lebih jauh. Transfer teknologi perlu dilakukan dari hulu ke hilir agar produksi lokal dapat berkembang dan tidak bergantung pada produk impor. Indonesia juga membutuhkan kerjasama agar rantai persediaan dan permintaan dapat tersalurkan dengan maksimal. Hal tersebut menunjukkan bahwa dunia peternakan mempunyai potensi besar untuk dikembangkan serta mempunyai banyak saluran pemasaran.
Peluang inilah yang ditangkap oleh VNU Exhibitions Asia Pacific Co., Ltd, dan PT Permata Kreasi Media yang bekerja sama dengan Federasi Masyarakat Perunggasan Indonesia (FMPI) untuk menggelar pameran peternakan berskala internasional yakni International Livestock, Dairy, Meat Processing and Aquaculture Exposition (ILDEX). ILDEX timbul dari sebuah gagasan bahwa sektor peternakan Indonesia mempunyai potensi yang sangat besar untuk dikembangkan dan mempunyai saluran pasar yang luar biasa.
Sarana promosi produk perunggasan
ILDEX merupakan ajang promosi dan update teknologi bagi para pelaku dunia peternakan, sekaligus sebagai wadah untuk memperkuat kapasitas industri peternakan dalam negeri dengan cara membangun kerja sama dengan industri peternakan asing. Pameran peternakan berskala internasional ini dihadiri oleh seluruh pelaku peternakan dalam dan luar negei, baik para profesional industri, peternak, kementerian, akademisi dan asosiasi peternakan yang bergerak pada sektor terkait.“ILDEX Indonesia 2019 ini akan menjadi referensi bisnis industri peternakan, serta diharapkan menjadi jembatan yang dapat menghubungkan para pelaku peternakan global” jelas Widiyanto Dwi Surya selaku Presiden Direktur PT Permata Kreasi Media di hall 3 Indonesia Convention Exhibition Bumi Serpong Damai (ICE BSD) Tangerang, Banten, saat acara grand opening ILDEX Indonesia 2019, Rabu (18/9).
Baca Juga : ILDEX 2017 Ajang Edukasi dan Pameran Industri Peternakan
Widiyanto menambahkan, pada pameran ini, pengunjung dapat mengetahui perkembangan model dan teknologi peternakan terbaru, membangun kerja sama dengan pelaku industri peternakan, serta saling bertukar informasi dan pengalaman seputar peternakan sehingga dapat meningkatkan industri peternakan Indonesia.
Terdapat sedikit perbedaan pada penyelenggaraan keempat pameran ini, yaitu komitmen untuk memaksimalkan usaha dalam mengatasi masalah limbah di Indonesia. Oleh sebab itu, pada ILDEX Indonesia 2019 ini, pihak penyelanggara mengangkat tema pentingnya manajemen limbah dan produksi yang ramah lingkungan untuk keberhasilan industri peternakan yang berkelanjutan. “Keinginan pemerintah Indonesia untuk menurunkan produksi limbah sebanyak 70% pada tahun 2025 perlu didukung oleh pengembangan teknologi dalam manajemen limbah. Hal ini merupakan alasan bahwa ILDEX Indonesia diharapkan mampu menghadirkan teknologi terkait manajemen limbah,” tegas Widiyanto.
Pameran yang diadakan selama tiga hari dari tanggal 18-20 Setember 2019 di ICE BSD Tangerang tersebut juga dihadiri oleh para pejabat nasional maupun daerah. Tampak hadir Ir. Fini Murfiani, M.Si yang merupakan Direktur Pengolahan dan Pemasaran Hasil Peternakan, Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan, Ir. Mindo Sianipar anggota DPR komisi IV, Ir Musdhalifah Machmud, MT, Deputi Bidang Koordinasi Pangan dan Pertanian, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian dan Ahmed Zaki Iskandar, B. Bus selaku Bupati Kabupaten Tangerang.
Artikel ini adalah kutipan dari artikel lengkap dari Majalah Poultry Indonesia edisi Oktober 2019 dengan judul “ILDEX Indonesia 2019, Referensi Bisnis Industri Peternakan”. Untuk berlangganan atau informasi lebih lanjut silahkan mengirim email ke: sirkulasi@poultryindonesia.com atau hubungi 021-62318153