POULTRY INDONESIA, Jakarta – Menghadirkan Expo pada dunia virtual, menjadi pilihan di tengah keterbatasan ruang gerak untuk tatap muka. Pilihan itu diambil oleh panitia penyelenggara The 3rd Indonesia Animal Hospital and Clinic Expo (INAHEX),dengan menghadirkan Pameran Virtual bidang kedokteran hewan pertama di Indonesia yang digelar pada 2-11 November. Acara ini merupakan hasil kolaborasi antara Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) Institut Pertanian Bogor (IPB University) dengan Asosiasi Rumah Sakit Hewan Indonesia (ARSHI) dan IPB Training. Kegiatan ini turut didukung oleh Pengurus Besar Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PB PDHI).
Baca juga : Meningkatkan Kualitas Pendidikan dan Lulusan Kedokteran Hewan
Ketua Pelaksana INAHEX 2021, Supriyono menyampaikan bahwa pameran ini diselenggarakan sebagai sarana untuk memfasilitasi pertukaran informasi terkini terkait bidang kedokteran hewan, medis veteriner, pakan, obat-obatan, dan diagnostik penyakit hewan.
“Tujuan dari INAHEX 2021 adalah untuk menciptakan jejaring kerja sama antara seluruh stakeholder bidang kedokteran hewan yang terkait, pemerintah, perguruan tinggi, rumah sakit hewan, praktisi, maupun perusahaan,” kata Supriyono, dalam siaran pers IPB, Selasa, (2/11)
Selain itu, katanya, pameran ini menjadi fasilitas diskusi antar organisasi kedokteran hewan. Dalam kegiatan ini, para dokter hewan dapat mendiskusikan isu-isu terkini seputar kedokteran hewan. Tidak hanya itu, dengan adanya diskusi tersebut, diharapkan dokter hewan dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam memanfaatkan teknologi telehealth.
Sedangkan seluruh kegiatan Expo and Exhibition akan diselenggarakan secara virtual yang dikembangkan dengan sistem virtual booth dan e-commerce. Di dalam kegiatan expo ini akan dilakukan pameran dari berbagai perusahaan di bidang alat-alat medis, obat, pakan dan lainnya.
Melalui kegiatan INAHEX ini, peserta juga dapat mengikuti kursus virtual yang bisa dilakukan kapan saja dengan sistem On Demand Course. Di dalam kegiatan ini juga dapat dilakukan diskusi bersama antara organisasi-organisasi kedokteran hewan, rumah sakit hewan dan instansi terkait dalam membahas isu yang sedang berkembang terkait kedokteran hewan, maupun pengembangan keilmuan kedokteran hewan.
Menurut Supriyono, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi wadah dalam bertukar informasi seluruh stakeholder kedokteran hewan. Kegiatan ini juga diharapkan dapat meningkatkan kerja sama, dan kemampuan serta pengetahuan peserta terkait keilmuan dan teknologi 4.0 di bidang kedokteran hewan. Bagi masyarakat yang hendak berkunjung, dapat mengakses pameran mulai tanggal 2 November secara gratis melalui laman https://expo.inahex.com/.