Suasana Press Conference Sebelum Acara Pameran Indo Livestock Expo and Forum 2023
POULTRYINDONESIA, Surabaya – Antusiasme pihak luar negeri dalam melihat pasar di Indonesia terbilang luar biasa. Sebab, mereka mempunyai produk yang siap disebarkan ke Indonesia. Sebagai contoh China, yang sudah mampu untuk produksi pakan baik ternak maupun untuk hewan kesayangan, termasuk pula produksi spare part untuk mesin pakan ternak.
Hal ini seperti disampaikan oleh Devi Ardiatne, Sales Manager PT. Napindo Media Ashatama, dalam press conference, yang berlangsung di Hotel Grand Dafam, Surabaya (24/7). Lebih lanjutnya menurutnya orang luar negeri melihat Indonesia sebagai target pasar yang cocok dari produk- produk yang mereka hasilkan.
Baca Juga : SPACE 2023, Menyajikan Pameran Berkualitas tinggi
Namun, disisi lain produsen dalam negeri ternyata sudah ada yang melaksanakan ekspor. Menurut Lisa Rusli, Assistant Project Director PT. Napindo Media Ashatama, untuk mewadahi para eksportir maka disediakan paviliun ekspor tersendiri pada pameran Indo Livestock (IDL) yang ke -16 ini. Menurut Lisa acara ini merupakan perhelatan internasional industri peternakan, pertanian, pakan ternak, pengolahan susu, kesehatan hewan, alat- alat kedokteran hewan, perikanan dan akuakultur. Acara ini akan berlangsung di Grand City Convex (GCC) Surabaya pada Rabu, 26 hingga Jumat, 28 Juli 2023. Acara ini diselenggarakan bersamaan dengan Indo Feed, Indo Dairy, Indo Agrotech, Indo Vet, dan Indo Fisheries 2023 Expo & Forum, yang dibuka pukul 10:00 WIB.
Dalam pameran kali ini IDL mengangkat tema “Integrasi Sektor Peternakan Berkelanjutan : Mendorong Sinergi Dalam Peternakan, Pertanian, Kesehatan Hewan, Perikanan, dan Akuakultur”. Pameran dan Forum ini menjadi ajang yang sangat menarik bagi para pelaku industri dalam rangka mengembangkan jaringan bisnis dengan mempertemukan berbagai ragam kepentingan. Selain itu, peserta juga diajak melakukan promosi digital melalui fasilitas yang telah disediakan, hingga melakukan pertemuan bisnis secara langsung dalam acara tersebut.
“Tahun ini terasa spesial karena Indo Livestock, Indo Feed, Indo Dairy, Indo Agrotech, Indo Vet, dan Indo Fisheries 2023 Expo & Forum hadir di kota Pahlawan. Antusiasme para peserta pameran juga sangat baik dan kami tidak sabar untuk menghadirkan pameran yang berkualitas dari semua sisi,” ujar Lisa.
Acara ini diikuti oleh 300 peserta dari 23 negara peserta dan 7 paviliun yaitu: Indonesia, Thailand, China, Taiwan, Eropa, Korea Selatan, dan Australia yang akan pamerkan teknologi dan inovasi terkini di dunia peternakan. Dengan mengikuti pameran tiga hari ini,pengunjung juga akan mendapatkan informasi dari pakar industri mengenai isu – isu terkini yang mengembangkan bisnisnya.
“Kami ingin menghadirkan acara yang menarik di tiap tahunnya,sehingga akan selalu ada inovasi yang hadir dalam setiap gelaran pameran dan forum tersebut, khusus acara ini kami menargetkan 3.000 pengunjung dalam rentang waktu tiga hari,” tambahnya.
Menurutnya pada pameran kali ini Napindo akan menghadirkan dua program baru yang mendukung program pemerintah. Pertama, Forkompedia yakni interaksi opened stage talkshow dengan nama Agropedia pada hari pertama, Aquaculture pedia, pada hari kedua dan Livestockpedia pada hari ketiga, acara ini dilengkapi dengan area konsultasi dari asosiasi dan kementerian terkait. Kedua, Sosialisasi SDTI (Penyuluhan Susu Daging dan Telur) giat percepatan gizi seimbang berupa talkshow, bazar dan akan diselenggarakan di Eastrotunda Grand City Convex, Surabaya sebagai salah satu upaya mencegah stunting.