POULTRYINDONESIA, Tangerang – Telur merupakan salah satu komoditas yang memiliki kandungan gizi yang sangat dibutuhkan oleh tubuh. Kandungan protein di dalam telur merupakan kandungan yang terbaik, dimana zat kolin sebagai nutrisi untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan manusia. Hal tersebut disampaikan oleh Thomas M Dixon, Hy-Line International Global Product Manager, dalam acara seminar yang diselenggarakan oleh PT Charoen Pokphand Indonesia, Tbk. yang berlokasi di Mercure Alam Sutera, Tangerang, Rabu, (18/1) dengan tema CPI Layer Seminar 2023, “Hy-Line Brown Max Advantages Worldwide”.
Dalam sesi pemaparan materi oleh Thomas yang dimoderatori oleh I Made Dewa Santana, Southeast Technical Service Manager Hy Line Indonesia, Thomas mengatakan telur merupakan produk yang memiliki nilai gizi yang sangat pentung bagi kehidupan manusia sehingga penting bagi seluruh stakeholders di Indonesia untuk menyadarkan pentingnya mengonsumsi telur setiap hari.
“Berbicara tentang telur maka kita berbicara tentang superfood yang mana telur mengandung protein terbaik. Telur juga sangat baik untuk semua kalangan, baik untuk anak kecil hingga lansia. Telur sangat kaya dengan kolin yang berguna untuk perkembangan otak dari balita. Bahkan telur juga sangat baik untuk lansia,” ucap Thomas.
Baca Juga: Waspada Hadapi Penyakit Unggas 2023
Oleh sebab itu, Thomas menilai bahwa prospek masa depan bisnis telur masih memiliki potensi untuk dikembangkan. Dengan produksi telur sekitar 250 juta butir per tahunnya menjadikan posisi Indonesia sangat krusial karena menjadi 5 besar produsen telur secara global.
“Menurut saya, dengan produksi sebesar 250 juta telur per tahun, masih memiliki ruang untuk berkembang jika dilihat dari konsumsi per kapita yang masih rendah, mengingat telur digemari oleh semua lapisan masyarakat, mulai mulai kelas menengah ke bawah hingga kelas atas. Indonesia memainkan posisi yang sangat penting untuk produksi telur dengan produksi sebesar 250 juta butir, dimana bisa saya bilang Indonesia merupakan 5 besar produsen telur dunia bahkan bisa jadi ke empat terbesar di dunia,” papar Thomas.