POULTRYINDONESIA, BogorStunting merupakan permasalahan yang masih sering dijumpai di masyarakat, maka dari itu IPB University melalui program “Dosen Pulang Kampung” (DOSPULKAM) melaksanakan kegiatan peningkatan kapasitas kader sebagai konselor MPASI bertajuk “DnT GOLDEN”. Program ini bertujuan untuk mendukung akselerasi penurunan stunting di daerah dengan risiko tinggi, bekerjasama dengan Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI) Bogor dan Masyarakat Ilmu Perunggasan Indonesia (MIPI).
Kegiatan ini berlangsung di Desa Sinarsari, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, mulai dari bulan Maret hingga Desember 2024. Pada acara pembukaan sekaligus pembekalan yang berlangsung pada Senin, (24/6) di gedung serba guna desa Sinarsari Dramaga, Bogor, Dihadiri oleh Ibu – Ibu warga Sinarsari untuk menambah wawasan terkait dengan stunting.
Menurut Ukon, Kepala Desa Sinarsari, penting bagi para ibu untuk memperhatikan asupan makanan bagi anak-anak, terutama yang masih balita. “Saya simpel saja, saya berharap ibu-ibu ini memperhatikan asupan makanan bagi anak-anak terutama yang masih balita. Ibu-ibu yang hadir di sini diharapkan bisa saling mengingatkan kepada ibu-ibu lain untuk bisa memberi makanan yang bergizi untuk anak-anaknya, terutama makanan yang bisa mencegah stunting,” ungkap Ukon.
Selanjutnya menurut Maria Ulfah S.Pt., M.Sc.Agr, selaku tim DOSPULKAM IPB University, menjelaskan bahwa mereka memiliki program pendampingan terhadap desa yang berisiko stunting. “Kami punya program pendampingan terhadap desa yang berisiko stunting. Tahun ini kami fokus ke pelatihan MPASI yang bisa menurunkan stunting. Harapannya dengan kegiatan ini, zero stunting di Desa Sinarsari bisa terwujud,” jelas Maria.