Kerjasama ISPI dan RMCP untuk sarjana peternakan
POULTRYINDONESIA, Jakarta – Ikatan Sarjana Peternakan Indonesia (ISPI) bekerja sama dengan Indonesia-Australia Partnership on Food Security in the Red Meat and Cattle Sector (RMCP) menyelenggarakan program pelatihan kerja untuk lulusan baru di bidang peternakan. Program ini bertajuk “ISPI-Red Meat and Cattle Partnership Internship Program for Fresh Graduate”.
George Hughes, Agriculture Counsellor Kedutaan Australian Jakarta yang hadir pada saat pre-departure training di Hotel Aloft, Jakarta, Senin (25/11), mengatakan bahwa program tersebut tidak hanya akan membekali peserta dengan kemampuan teknis, namun juga akan memperluas jaringan dan wawasan mereka.
“Sektor peternakan di Indonesia memiliki potensi yang luar biasa besar dan membutuhkan pemikiran-pemikiran segar dari generasi muda Indonesia. Melalui program ini, kami berharap akan lebih banyak lulusan ilmu peternakan yang berkarier dan menjadi pemimpin masa depan di sektor peternakan, dan kemudian menginspirasi lebih banyak anak muda untuk berkarya di sektor ini,” ucap George.
Lebih lanjut, Muhammad Isradi Alireja selaku Team Leader Indonesia-Australia Partnership on Food Security in the Red Meat and Cattle Sector Advisory and Support Group, juga menambahkan, sebelum ditempatkan di berbagai perusahaan, peserta akan mendapatkan pelatihan singkat terlebih dahulu dari tanggal 25-27 November 2019 yang berlokasi di Jakarta dan Cianjur.
“Kami menyusun pelatihan ini dengan konsep pelatihan di dalam kelas maupun praktik di lapangan. Hal itu ditujukan agar para peserta memahami tantangan dan peluang industri peternakan sapi potong yang ada di Indonesia, manajemen peternakan sapi potong dari hulu ke hilir, proses bisnis sektor daging merah dan sapi, hingga pelatihan menulis dan motivasi bekerja dalam bekerja dan bekerja sama dalam tim,” imbuhnya.
Robi Agustiar, Ketua Bidang IV PB ISPI, yang juga berada di lokasi yang sama, kepada awak media mengatakan kegiatan pelatihan kerja tersebut diikuti 25 orang sarjana peternakan terpilih. Menurutnya, 25 peserta terpilih tersebut merupakan hasil dari seleksi yang ketat, karena untuk total pendaftar mencapai 140 orang yang berasal dari 32 universitas di seluruh Indonesia.
“Setelah 3 hari mereka mengikuti kegiatan pre departure training, mereka akan ditempatkan di beberapa perusahaan yang bergerak dalam bidang pembiakan sapi dan sapi potong seperti PT. Citra Agro Buana Semesta, PT. Astra Menara Rachmat, PT. Juang Jaya Abdi Alam, dan PT. Buana Karya Bakti yang tersebar di Pulau Jawa, Sumatra dan Kalimantan,” jelasnya.
Melihat seluruh peserta yang usianya masih sangat muda, Robi berharap kepada mereka untuk bisa betul-betul memanfaatkan kesempatan tersebut yang tidak semua sarjana peternakan bisa mendapatkannya.
“Tentunya harapan kami para peserta bisa menangkap seluruh kegiatan di perusahaan, kemudian mereka akan bisa bekerja di sektor ini. Kami akan lebih bangga jika pasca program, akan terlahir pengusaha-pengusaha muda baru nantinya,” ucap Robi.