Ragam warna telur unggas (sumber: swallowhill.farm)
POULTRYINDONESIA, Jakarta – Sebagai bagian dari kampanye gizi nasional, Perhimpunan Insan Perunggasan Rakyat Indonesia (Pinsar Indonesia) memperingati Hari Ayam dan Telur Nasional (HATN) ke-10 dan World Egg Day (WED) melalui sebuah seminar bertemakan “Gizi Ayam dan Telur Tingkatkan Imunitas” secara daring melalui aplikasi Zoom, Kamis (15/10).
Seminar virtual tersebut diselenggarakan dalam upaya memperingati HATN 2020 yang diperingati setiap tanggal 15 Oktober setiap tahunnya.
Seperti diketahui, ayam dan telur merupakan sesuatu yang tidak bisa dipisahkan dan akrab di meja makan masyarakat.
Protein hewani yang terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat Indonesia ini memilki gizi yang tinggi untuk menjaga kesehatan masyarakat dan mencerdaskan bangsa.
Sayangnya, konsumsi protein hewani khususnya perunggasan di Indonesia masih cenderung rendah, maka perlu upaya kampanye gizi serta edukasi tentang daging ayam dan telur.
Baca Juga: Peringatan HATN 2020 Akan Diselenggarakan Secara Daring
Ricky Bangsaratoe selaku Ketua panitia HATN 2020 mengatakan bahwa sebelumnya ia merasa cukup pesimis dengan adanya pandemi COVID-19 karena acara HATN terancam tidak dapat terlaksana pada tahun ini, namun akhirnya dapat terlaksana pada hari ini walaupun dilakukan secara daring.
“Saya juga tidak menyangka bahwa peserta antusias untuk mengikuti acara pada hari ini. Terhitung peserta sudah mencapai 700 orang sampai saat ini,” ucapnya.
drh. Gunawan Budi Utomo selaku perwakilan dari FAO ECTAD Indonesia pada presentasinya mengatakan bahwa sebenarnya di dalam tubuh kita sudah ada tentara dalam hal ini imunitas yang memproteksi tubuh manusia.
“Saat kita sehat imunitas kita akan baik, sementara saat stres, asupan gizi yang kurang, dan badan kita sedang tidak fit maka imunitas kita akan turun, sehingga kita akan mudah terserang penyakit,” jelasnya.
Gunawan menambahkan bahwa terdapat beberapa upaya untuk menjaga daya tahan tubuh seperti konsumsi asupan nutrisi yang baik seperti protein hewani maupun nabati, konsumsi vitamin C, melakukan aktivitas fisik minimal 30 menit dalam seminggu, istirahat yang cukup, dan hindari stres.
“Daging, telur, ikan, dan susu merupakan sumber protein yang baik bagi kesehatan kita terutama untuk generasi muda, sehingga dengan mengonsumsi protein hewani dapat menghasilkan generasi yang cerdas,” ucapnya.