Dalam memilih sumber mineral, Formulator sangat familiar dengan mineral oxide. Banyak formulator menggunakan zinc oxide, mangan oxide, tetapi mengapa copper oxide tidak populer sebagai sumber copper dalam industri pakan? Hal ini akan berubah seiring dengan adanya bentuk monovalen dari copper oxide yang beredar di pasar nutrisi hewan.
CoRouge®, merupakan sumber copper oxide monovalent yang tidak hanya memiliki teknologi unggul, tetapi juga memiliki beberapa sifat kimia spesifik yang membedakannya dari sumber copper lainnya yang biasa dipakai dalam industri pakan.

Bioavailabilitas Tinggi
Tingginya bioavailabilitas dari bentuk monovalen pada copper oxide dalam CoRouge® telah diverifikasi oleh berbagai laboratorium hewan dan hewan ternak. Diukur berdasarkan konsentrasi pada liver dan aktivitas serum ceruloplasmin pada tikus, status copper dalam CoRouge® setara dengan copper sulfate. Hal yang sama juga telah diobservasi pada trial di Barcelona University terkonfirmasi bahwa bentuk monovalen copper oxide menunjukkan bioavailabilitas yang tinggi untuk hewan, dibandingkan dengan copper sulfate atau senyawa chelated.
Sumber Coppper yang Tidak Larut Air
Logam dengan ikatan oxide bersifat kurang agresif terhadap stabilitas vitamin ketika dicampurkan dengan vitamin dan mineral pada premiks. Pada hasil studi terbaru menunjukkan bahwa vitamin A hanya terdegradasi sedikit (12%) dalam suatu campuran premiks untuk pakan anak babi yang dicampur dengan produk Animine (HiZox® dan CoRouge®) dibanding premiks yang dicampur dengan zinc dan copper sulfate bahkan pada temperatur 25°C.
Lebih Ramah Terhadap Enzim Fitase
Mineral seperti kalsium, zinc, copper, dan besi akan membentuk ikatan dengan asam fitat sehingga menurunkan kelarutannya dalam saluran pencernaan. Asam fitat memiliki afinitas kuat untuk berikatan dengan bentuk trivalen dari beberapa mineral, tetapi afinitasnya melemah pada bentuk monovalen. Dengan sifatnya yang tidak larut air serta bentuk monovalen dari copper yang ada di dalamnya, CoRouge® akan sedikit berinteraksi dan membentuk ikatan dengan fosfor fitat.
Langsung Diarbsorpsi oleh Usus
Hal terpenting dari pengangkutan Cu dalam usus adalah gen CTR1. Penyerapan copper ini juga tergantung pada keadaan oksidasinya. Pengangkutan copper oleh gen CTR1 dapat terjadi apabila copper berada dalam bentuk ion monovalen (Cu+). Permasalahannya, sumber copper lain yang banyak digunakan dalam industri pakan berada dalam bentuk ion bivalen (Cu2+). Oleh karena itu, beberapa membrane protein dibutuhkan untuk mereduksi ion copper dari bentuk Cu2+ menjadi Cu+. Bentuk monovalen yang terkandung dalam CoRouge® tentunya akan langsung diserap oleh usus, tanpa adanya banyak intervensi atau perlakuan lain.
Performa Pertumbuhan pada Unggas
Baru – baru ini dilakukan trial di Universitas Sao Paulo Brazil dengan tujuan untuk mengevaluasi CoRouge® sebagai pengganti AGP Zinc Basitrasin. Penelitian tersebut menggunakan 600
ekor ayam yang dibagi menjadi empat perlakuan: (1) kontrol negatif (NC) tanpa suplementasi, (2) kontrol positif (AGP) dengan penambahan Zinc basitrasin 50ppm, (3) CoRouge® 150 ppm (CR), dan (4) kombinasi Zinc basitrasin (50 ppm) dan CoRouge® (150 ppm) (AGP + CR). Hasil penelitian tersebut menujukkan tidak adanya perbedaan yang signifikan pada feed intake, tetapi terjadi peningkatan yang signifikan pada bobot badan akhir (rerata 3,11 kg) dan peningkatan FCR (rerata 1,59) dibandingkan dengan kontrol negatif sebagaimana terlihat pada Grafik 2.










