Munawaroh kembali terpilih menjadi Ketua Umum PB PDHI periode 2022 - 2026
Munawaroh kembali terpilih menjadi Ketua Umum PB PDHI periode 2022 - 2026
POULTRYINDONESIA, Jakarta – Kongres Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) ke-19 sukses digelar di Hotel Claro Makassar, Sulawesi Selatan, yang berlangsung selama 14 – 16 Oktober 2022. Pada kongres tersebut Dr. drh. M. Munawaroh, MM, kembali terpilih menjadi Ketua Umum Pengurus Besar Perhimpunan Dokter Hewan (PB PDHI) periode 2022- 2026.
Saat dihubungi Poultry Indonesia, melalui telepon, Senin (17/10), Munawaroh mengungkapkan bahwa pihaknya kedepan akan memberikan kontribusi dalam bentuk peraturan atau regulasi yang berkaitan dengan perunggasan di Indonesia, khususnya yang berkaitan dengan peternak rakyat.
Sebab, menurutnya peternakan akhir -akhir ini banyak yang dikuasai oleh perusahaan yang terintegrasi, sehingga ke depan ada indikasi bahwa peternak rakyat lama-lama akan mati. Untuk itu, pihaknya akan mencoba membantu memperjuangkan posisi peternak rakyat dan tidak menginginkan peternak rakyat ini langsung berhadapan dengan perusahaan integrasi. Dirinya melihat bahwa dapat dipastikan peternak rakyat tidak akan mampu bersaing.
“Nantinya kami akan membuat tim khusus yang berkaitan dengan pengkajian kebijakan- kebijakan pemerintah. Kami akan mengundang para stakeholder, para pemain perunggasan, untuk menyusun beberapa peraturan yang nantinya bisa menjadi masukan pada pemerintah, agar pemerintah memperhatikan apa yang menjadi permasalahan peternakan rakyat saat ini,” terangnya.
Baca Juga: Berbagai Kemeriahan Acara Sukses Terselenggara dalam Peringatan HATN 2022
Dirinya berharap peternak rakyat tetap dapat berkembang. Sebab, peternak rakyat ini juga merupakan penyangga industri perunggasan di Indonesia. Kalau peternakan rakyat ditinggalkan, maka akan meninggalkan beban yang luar biasa. Pasalnya jumlah peternak rakyat juga tidak sedikit.
Munawaroh juga menegaskan khusus untuk menghadapi menghadapi krisis global yang akan terjadi kedepan, pihaknya berharap agar para pemain besar melakukan program kerja yang terintegrasi dengan merangkul rakyat, sehingga bisa mendukung peternakan di Indonesia,
“Integrator sudah waktunya untuk merangkul peternakan rakyat. Dan kedunya harus bersatu, jangan ada istilah integrator membunuh peternakan rakyat lagi,” tegasnya.
Dalam perbincangan ini, ia juga menyinggung terkait visi misi PB PDHI pada periode kepemimpinannya. Visinya adalah akan membawa organisasi menjadi organisasi yang profesional, transparan dan akuntabel secara keorganisasian. Selain itu, PDHI juga akan memberikan kontribusi kepada bangsa dan negara dari bidang kesehatan hewan dan akan memberikan kontribusi secara global dan internasional yang berkaitan dengan kesehatan hewan.
Sementara misinya adalah memperkuat bidang- bidang yang berkaitan dengan kelembagaan, baik nasional maupun yang internasional. Dirinya akan menggunakan sistem aplikasi keuangan dan akan melaksanakan pemeriksaan audit keuangan melalui kantor akuntan publik untuk mencapai kondisi transparan dan akuntabel.
“Kepengurusan ke depan juga akan memberikan program- program yang berkaitan dengan upaya mensejahterakan anggota,” ungkapnya.