POULTRYINDONESIA, Surabaya – Suara para joki ayam serama saling bersahutan menyemangati ayamnya yang sedang berada di atas pentas untuk mengikuti kontes. Dipadu dengan dentuman suara musik, membuat suasana kontes yang berlangsung di parkiran Rumah Sakit Hewan Pendidikan (RSHP), Fakultas Kedokteran Hewan (FKH), Universitas Airlangga (Unair), Surabaya (27/11) menjadi semakin ramai dan bergairah.
Acara kontes bertajuk “Kontes Serama Hebat” ini merupakan bagian dari Pet Festival yang diadakan oleh FKH Unair yang berlangsung dari tanggal 25 sampai 27 November. Menurut Dr. drh. Nusdianto Triakoso., MP selaku Wakil Direktur RSHP Unair, acara kontes ini menjadi usaha untuk mendorong tumbuh dan kembangnya peternakan ayam serama, sekaligus untuk memfasilitasi gairah para peternak ayam serama yang telah kembali tumbuh.
“Akhir – akhir ini, kondisi sudah cenderung normal. Segala kegiatan termasuk kegiatan peternak ayam serama sudah mulai meningkat kembali. Jadi kita membantu memfasilitasi gairah para peternak ayam serama untuk tumbuh dan berkembang kembali,” tegasnya.
Nusdianto melanjutkan bahwa untuk acara kontes ini diikuti oleh peserta dari berbagai daerah di Jawa Timur, seperti dari Jember, Pasuruan, Kediri, Bangkalan, Pamekasan dan masih banyak lainnya. Sedangkan untuk kategori yang diperlombakan, mulai dari anakan sampai dewasa, termasuk juga kategori pejantan dan indukan.
Baca Juga: PT CPIN Tembus Ekspor Perdana DOC ke Singapura
Pada para peternak, ia berpesan bahwa ayam serama termasuk dalam jenis unggas,di mana rentan terhadap penyakit, seperti flu burung, Newcastle Disease (ND) dan sejumlah penyakit lainnya. Oleh karenanya, Nusdianto menyarankan agar peternak ayam serama tetap waspada terhadap serangan penyakit, dan selalu menjaga kesehatan ayam, termasuk melakukan vaksinasi untuk pencegahan penyakit.
Sementara itu, Feri salah satu tim juri pada kontes ini mengungkapkan bahwa yang di lomba kan pada kontes ini adalah ayam serama anak usia 1 bulan sampai dewasa. Untuk aspek penilaian, mulai dari kategori anakan sampai dewasa pun sama, seperti bulu, kaki, sayap ekor, kepala dan terakhir point yang paling penting dalam penilaian adalah penampilannya.
“Kriteria paling utama adalah terletak pada gaya, seperti ayam mengangkat dada, mengangkat kaki sambil mengepakkan sayap. Kontes ayam serama itu seperti fashion show, yang memberi ruang bagi model untuk berlenggak-lenggok diatas catwalk,” pungkasnya.