Webinar kemin di dua universitas di Indonesia
POULTRYINDONESIA, Jakarta – Menjadi salah satu penyakit yang sering muncul di peternakan unggas, membuat peternak perlu mengetahui cara yang tepat dalam penanganan penyakit Clostridiosis. Melakukan mitigasi dan pemetaan kasus kejadian penyakitnya, menjadi kunci efektif dan efisien dalam pencegahan kasus penyakit Clostridiosis ini.
Dalam menanggapi hal tersebut, Kemin menggelar seminar daring dengan tema “Clostridiosis in Poultry and Effective Tools to Mitigate The Disease” yang menggandeng Universitas Gadjah Mada Yogyakarta, melalui aplikasi Zoom, Sabtu (21/11).
Acara yang merupakan rangkaian Kemin Scientific Education Series tersebut mampu memberikan atmosfer yang baik antara akademisi di universitas dengan para profesional di industri.
drh. Hartono Sunardi, selaku Country President PT Kemin Indonesia dalam sambutannya mengungkapkan dengan terlaksananya seminar daring hari ini, Kemin selaku salah satu perusahaan multinasional di bidang nutrisi, sangat senang bisa sharing pengetahuan bersama Universitas Gadjah Mada, khususnya Fakultas Kedokteran Hewan.
Hartono berharap agar ke depan terus tercipta lagi kolaborasi semacam ini, agar sharing pengetahuan antara industri dan universitas tidak berhenti sampai disini.
Baca Juga: Amati Gejala Ayam Terjangkit Necrotic Enteritis
“Bagaimana pun para mahasiswa ini lah yang nantinya akan menjadi penerus kami selanjutnya di industri perunggasan ini. Kami juga ingin memberikan informasi kepada mahasiswa bahwa dunia industri peternakan ayam ini sangat luas, semuanya harus membuka mata dan terus belajar tentang banyak hal supaya tahu perkembangan yang ada,” ungkap Hartono.
Dalam seminar tersebut menghadirkan dua pembicara yang sudah ahli di bidangnya yaitu Dr. Alex D Leon selaku Head of Technical Services Kemin Animal Nutrition and Health Asia Pasific yang membahas lebih dalam tentang Clostridium perfringens sebagai agen utama penyebab penyakit Clostridiosis, dan upaya-upaya yang perlu dilakukan untuk mencegah dan mengontrolnya.
Sementara itu pembicara kedua Kemin menghadirkan Ms. Ong Hwee Ching, selaku Associate CLS Manager Kemin Animal Nutrition and Health Asia Pasific, yang membahas tentang Clostridium perfringens Test Kit, yaitu suatu alat yang digunakan untuk mendeteksi bakteri Clostridium perfringens secara cepat dan tepat di lapangan.
Kemin Scientific Education Series tersebut juga akan berlajut pada hari Senin, 23 November 2020 bersama Universitas Brawijaya Malang dengan membawa tema “Assisting Gut Function Without Antibiotics”.
Kemin berharap bisa membawa hal positif, terutama tentang perkembangan ilmu pengetahuan agar terjadi kesinambungan antara pengetahuan di dalam kampus dan berbagai pengetahuan yang berkembang di industri.