Kwek-kwek, jajanan rakyat asal Filipina berbahan telur puyuh goreng balut tepung oranye, menghadirkan sensasi kriuk-gurih yang bikin nagih dan jadi ikon street food Asia Tenggara.

Kwek-kwek, jajanan jalanan asal Filipina yang semakin dilirik oleh pencinta street food Asia Tenggara. Meski terdengar seperti suara bebek, jajanan ini sebenarnya dibuat dari telur puyuh rebus yang dibalut adonan tepung berbumbu berwarna oranye, lalu digoreng hingga renyah. Di Filipina, kudapan ini dijual di warung kaki lima dan gerobak keliling, menjadi favorit dari anak sekolah hingga para pekerja.

Sering disandingkan dengan “tokneneng”, versi telur rebus goreng yang lebih besar karena menggunakan telur ayam atau bebek, kwek-kwek juga punya penggemarnya sendiri. Dengan bentuk yang lebih kecil, snack ini dianggap lebih praktis untuk disantap dalam satu gigitan, cocok untuk menahan lapar bagi mereka yang punya sedikit waktu.

Menurut cerita asal-usulnya, camilan ini tercipta saat seorang penjual balut (telur embrio bebek) di Cubao, Manila, menjatuhkan telur, lalu memutuskan untuk menggoreng telur rebus tersebut daripada membuangnya. Dari eksperimen sederhana itulah lahir tokneneng dan versi lebih kecilnya, kwekkwek. Kuliner menarik ini sekaligus melambangkan kreativitas pedagang kecil di Filipina yang dapat mengubah bahan sisa menjadi makanan populer.

Seiring waktu, kwek-kwek berkembang menjadi salah satu ikon street food nasional. Apalagi dengan tambahan warna oranye mencolok dari pewarna oranye alami dari bubuk annatto khas Filipina yang dicampurkan ke dalam tepung goreng sukses meningkatkan daya tariknya. Dengan sensasi kriuk dari tepung goreng dan rasa gurih dari perpaduan bumbu, kwek-kwek tak pernah sepi peminat, baik dari warga lokal maupun mancanegara. 

Kalau kamu penasaran mencoba jajanan khas Filipina ini, yuk bikin sendiri di rumah! Anggi

Bahan-Bahan Kwek-kwek:

15 butir telur puyuh, direbus dan dikupas

100 gram tepung terigu

30 gram tepung beras

½ sdt garam

½ sdt lada bubuk

½ sdt bawang putih bubuk

½ sdt baking powder

150 ml air

Pewarna oranye bubuk annatto (bisa diganti pewarna lain)

Minyak goreng secukupnya

Saus cuka pedas (Filipino vinegar dipping sauce):

5 sdm cuka putih

1 sdm kecap asin

1 sdm gula pasir

1 siung bawang putih, cincang halus

2 buah cabai rawit, iris tipis

Sejumput garam

Cara Membuat

  1. Campurkan tepung terigu, tepung beras, garam, lada, bawang putih bubuk, dan baking powder. Tambahkan air sedikit demi sedikit dan aduk hingga menjadi adonan kental. Tambahkan pewarna oranye dari bubuk annatto (bisa diganti dengan pewarna lain) sesuai selera.
  2. Masukkan telur puyuh satu per satu ke dalam adonan hingga seluruh permukaan tertutup rata.
  3. Panaskan minyak dengan api sedang. Goreng telur balut adonan hingga berwarna keemasan dan permukaannya renyah (±2-3 menit). Angkat dan tiriskan.
  4. Campurkan semua bahan saus ke dalam mangkuk kecil, aduk rata. Saus ini memberikan sensasi asam-pedas yang menyegarkan dan menjadi pelengkap wajib kwek-kwek di Filipina.
  5. Balur saus hingga menyelimuti kwek-kwek. Kwek-kwek siap disantap hangat.