Oleh: Dr. Ir. Sutawi, M.P.*
Pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) yang melanda Indonesia sejak 2 Maret 2020 berdampak negatif terhadap ketahanan pangan. Ketahanan pangan merupakan suatu sistem yang terdiri tiga subsistem, yaitu ketersediaan pangan (food availability), keterjangkauan pangan (food accessibility), dan konsumsi pangan (food consumption). Imbauan pemerintah kepada masyarakat untuk melakukan pekerjaan dari rumah (working from home), pembatasan sosial berskala besar (PSBB), dan menjaga jarak secara fisik dan sosial (physical and social distancing), serta penutupan wilayah secara terbatas (partial lockdown), menyebabkan disrupsi pola rantai pasok pangan mulai dari produksi, distribusi, hingga konsumsi. Daging sapi, daging ayam, dan telur ayam merupakan tiga produk peternakan yang termasuk sepuluh bahan pangan strategis yang ketahanannya terdampak COVID-19.
Pandemi COVID-19 berpotensi menurunkan konsumsi produk peternakan karena dipengaruhi faktor seperti jumlah pengangguran yang meningkat dan pertumbuhan ekonomi yang menyusut.
Ketersediaan
Ketersediaan pangan berarti kemampuan menyediakan pangan baik dari produksi dalam negeri maupun impor. Badan Ketahanan Pangan (2020) menyusun perkiraan ketersediaan, produksi, dan kebutuhan daging sapi, daging ayam, dan telur ayam yang disajikan pada Tabel 1. Perkiraan tersebut dibuat dengan asumsi bahwa COVID-19 akan mengakibatkan: (1) penurunan produksi sebesar 5% karena harga sarana produksi mahal dan distribusinya tidak lancar; (2) kebutuhan pangan meningkat 5% karena panic buying dan masyarakat menyetok pangan untuk persediaan; dan (3) realisasi impor turun sebesar 5% karena importasi tidak lancar dan negara produsen membatasi ekspor.
Tabel 1. Perkiraan ketersediaan, produksi dan kebutuhan pangan produk peternakan periode Maret sampai Agustus 2020 (000 ton) |
||||||
Komoditas |
Ketersediaan |
Perkiraan Kebutuhan |
Surplus/(Defisit) |
|||
Stok(Feb ‘20) |
Prakiraan Produksi |
Rencana Impor |
Jumlah Tersedia |
|||
Daging SapiKerbau |
14,299 |
248,826 |
290,005 |
553,130 |
393,840 |
159,290 |
Daging Ayam |
98,640 |
1.979,960 |
0 |
2.078,600 |
1.735,810 |
342,800 |
Telur Ayam |
27,582 |
2.549,54 |
0 |
2.577,120 |
2.484,140 |
92,980 |
Sumber: BKP (2020) |
||||||










