Limbah kubis terfermentasi menyediakan mikroorganisme yang berguna bagi saluran pencernaan ayam
POULTRYINDONESIA, Jakarta – Pemberian probiotik memberikan efek menguntungkan seperti pengurangan kemampuan mikroorganisme patogen dalam memproduksi toksin, menstimulus enzim pencernaan serta dihasilkannya vitamin dan substansi antimikrobial sehingga meningkatkan status kesehatan inang.  Keuntungan lain penggunaan probiotik adalah mengurangi tekanan negatif yang diakibatkan adanya hambatan pakan (berupa anti nutrisi) pada pakan karena probiotik mampu menstimulus peningkatan ketersediaan zat nutrien bagi induk semang.
Hasil penelitian didapatkan kandungan mikroorganisme limbah kubis terfermentasi yaitu jumlah bakteri asam laktat 2×1010 cfu/ml dan total yeast sebanyak 29 x 108 cfu/ml.  Hasil metabolit sekunder yang berupa pH, total asam, asam asetat, asam butirat dan asam laktat berturut-turut sebagai berikut;  pH 3,46, total asam 1,104%, asam asetat 0,0244%, asam butirat 0,0017%, dan asam laktat 0,7997%. 
Berdasarkan pemeriksaan mikroskopik, diketahui bahwa bakteri pada limbah kubis merupakan bakteri Gram positif yang menghasilkan produk asam laktat, yaitu isolat Lactobacillus brevis dan Lactobacillus plantarum , sedangkan jamur yang berhasil diisolasi dari limbah kubis terfermentasi dan diinokulasi pada medium SGA umur 3 hari dengan suhu inkubasi 37 °C terdiri Isolat kapang dan khamir yaitu Rhizopus oryzae dan Saccharomyces cerevisiae.
Baca Juga : Limbah Kubis untuk Probiotik Unggas
Uji probiotik ketahanan pH pada Lactobacillus brevis dan Lactobacillus plantarum dengan menggunakan isolat Lactobacillus brevis dan Lactobacillus plantarum menunjukkan ketahanan pada pH rendah (pH 2,5) selama 12 jam. Kondisi ini menunjukkan isolat Lactobacillus brevis dan Lactobacillus plantarum mempunyai kemampuan hidup pada pH rendah yang terbaik sebagai karakteristik utama probiotik. Pada uji ketahanan terhadap garam empedu isolat Lactobacillus brevis dan Lactobacillus plantarum mempunyai kemampuan hidup pada konsentrasi garam empedu sampai 5% selama 12 jam. Semakin tinggi konsentrasi garam empedu, maka semakin bertambah pula populasi Lactobacillus brevis dan Lactobacillus plantarum
Saat dilakukan uji sensitifitas daya hambat terhadap pertumbuhan bakteri Escherichia coli dan Salmonella pullorum, isolat Lactobacillus brevis menunjukkan kemampuan penghambatan kuat terhadap bakteri Escherichia coli dan Salmonella pullorum sedangkan Lactobacillus plantarum menunjukkan kemampuan penghambatan sangat kuat terhadap Escherichia coli dan penghambatan kuat pada Salmonella pullorum. Dari Hasil pengujian kemampuan mencerna selulosa pun didapatkan bahwa bakteri Lactobacillus brevis dan Lactobacillus plantarum mampu mencerna selulosa.
Berdasarkan hasil rangkaian pengujian yang dilakukan secara in-vitro maka dapat disimpulkan bahwa limbah kubis terfermentasi mampu berperan sebagai penyedia mikroorganisme probiotik yang juga dapat mencerna selulosa, sehingga dapat membantu utilisasi nutrisi dari pakan dalam saluran pencernaan unggas.
Artikel ini adalah kutipan dari artikel lengkap dari Majalah Poultry Indonesia edisi November 2019 dengan judul “Limbah Kubis untuk Probiotik Unggas”. Untuk berlangganan atau informasi lebih lanjut silahkan mengirim email ke: sirkulasi@poultryindonesia.com atau hubungi 021-62318153