Selain karena rasa yang enak dan kisah lucu di balik namanya, resep ini menjadi semakin populer karena banyak orang mencoba menghidangkannya sebagai menu lamaran.
Di dunia kuliner, popularitas sebuah resep bisa ditentukan oleh banyak hal, seperti tampilan yang menggugah, rasa yang enak, cara masak yang simpel, hingga kisah unik di baliknya. Hal ini terjadi pada Marry Me Chicken, resep ayam yang mendadak viral di dunia maya pada tahun 2023 karena cerita lucu sekaligus romantis yang ikut melahirkan namanya.
Semua bermula dari dapur media kuliner Amerika, Delish, yang saat itu tengah memasak menu baru bernama Sicilian Chicken Skillet. Lindsay Funston, editor sekaligus koki di Delish memasak ayam ini dengan saus krim, bawang putih, thyme, keju parmesan, kaldu ayam, dan tomat kering. Ketika proses syuting berlangsung, sang videografer, Chelsea, mencicipi masakan tersebut. Begitu suapan pertama masuk, ia langsung berseru spontan, “I’d marry you for that chicken!”
Ucapan yang awalnya sekadar candaan itu sukses membuat seluruh ruangan pecah tawa. Tapi dari situlah nama Marry Me Chicken lahir. Nama aslinya pun sekejap terlupakan, karena ternyata komentar iseng itu justru melekat lebih kuat dan hingga kini menjadi identitas hidangan ayam ini.
Setelah video resep diunggah, popularitasnya menyebar dengan cepat di platform TikTok. Netizen bukan hanya penasaran dengan rasanya, tapi juga terhibur oleh kisah lucu di balik namanya. Banyak pasangan kemudian mencoba membuat Marry Me Chicken untuk dinner date, bahkan ada yang benar-benar menjadikannya menu lamaran.
Resep ini sudah menjadi begitu populer di internet hingga The New York Times ikut menulis tentang fenomenanya. Tapi tentu saja, nama dan cerita yang berkesan tidak akan cukup membuat resep ini bertahan lama. Rahasia Marry Me Chicken masih dinikmati banyak orang ada pada rasanya yang memang bikin jatuh hati.
Jika suatu hari Sobat PI ingin membuat hidangan spesial untuk orang tersayang, cobalah Marry Me Chicken. Siapa tahu, setelah mencicipinya, doi juga akan berkata, “Marry me!”
Bahan-bahan:
3 sdm minyak zaitun extra-virgin
4 dada ayam tanpa tulang dan kulit
Garam secukupnya
Lada hitam kasar secukupnya
2 siung bawang putih, cincang halus
1 sdm daun thyme
1 sdt chili flakes (cabai kering bubuk kasar)
200 ml kaldu ayam
30 gram tomat kering (atau tomat biasa), cincang
120 ml krim kental (heavy cream)
25 gram keju parmesan parut halus
Daun basil, disobek-sobek untuk taburan
Langkah memasak:
- Panaskan oven hingga 190°C.
- Panaskan 1 sdm minyak zaitun di panci atau wajan. Bumbui ayam dengan garam dan lada, lalu masak sebentar hingga kedua sisinya kecokelatan (sekitar 5 menit per sisi). Angkat dan sisihkan.
- Panaskan lagi 2 sdm minyak zaitun di panci, tumis bawang putih, thyme, dan chili flakes hingga harum atau sekitar 1 menit. Tuang kaldu ayam, heavy cream, parmesan, dan tomat. Aduk hingga saus sedikit mengental.
- Gabung ayam dan saus ke dalam wadah tahan panas dan aman untuk oven (ovenproof). Kemudian panggang di dalam oven sampai ayam matang sempurna, sekitar 10-12 menit.
- Sajikan panas-panas dan taburi basil sebagai pelengkap. Bisa dinikmati bersama pasta, mashed potato, atau nasi putih hangat.










