POULTRYINDONESIA, Bogor – Puncak acara Festival Ayam dan Telur (FAT) 2024 sukese digelar pada Minggu (28/7) bertempat di Kawasan Ekowisata Situgede Kota Bogor. FAT merupakan kegiatan rutin dalam bantuk kampanye dan edukasi gizi yang dilaksanakan Federasi Masyarakat Perunggasan Indonesia (FMPI).
Direktur PT. Permata Kreasi Media, Widiyanto Dwi Surya dalam sambutannya menyampaikan bahwa FAT merupakan program kampanye gizi yang dilakukan oleh stakeholder industri perunggasan nasional dalam payung Federasi Masyarakat Perunggasan Indonesia (FMPI) yang sudah dilakukan sejak 2011 lalu. Menurutnya dalam setiap kegiatannya, FAT selalu mengangkat isu – isu tentang pentingnya konsumsi daging ayam dan telur terutama bagi kesehatan dan kecerdasan anak bangsa.
”Di tahun 2024 ini, Kota Bogor dipilih menjadi tempat pelaksanaan rangkaian kegiatan FAT. Dimana kami mengangkat tema ”Daging Ayam dan Telur, Teman PenTING (Pencegah Stunting)”. Pasalnya stunting ini bisa dicegah, dengan perbaikan pola asuh, pola makan dan lingkungan. Dalam hal ini kita melakukan pencegahan stunting dengan intervensi gizi spesifik dengan memberikan ayam dan telur. Dimana kita ketahui bersama bahwa dua produk pangan ini mempunyai gizi yang sangat baik,” jelasnya.
Lebih lanjut, Widi mengungkapkan bahwa angka konsumsi ayam dan telur secara nasional masih cukup rendah. Terlebih, secara persebarannya pun tidak merata, dimana ada masyarakat yang telah mengonsumsi di atas rata-rata nasional, namun juga ada yang di bawah rata-rata konsumsi nasional atau bahkan tidak mengonsumsi. Alasan ekonomi sering dijadikan faktor utama dari fenomena ini.
”Tapi coba kita lihat masyarakat Indonesia lebih banyak menghabiskan uang untuk membeli rokok ketimbang sumber protein seperti telur ayam. Padahal, harga sebutir telur sama dengan sebatang rokok, seharusnya masyarakat lebih memprioritaskan telur ketimbang rokok. Oleh karena itu, FAT juga diharapkan dapat membangkitkan kesadaran masyarakat akan hal ini,” tambahnya.
Dalam acara yang sama, Hanafi selaku Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Bogor yang mewakil PJ Walikota Bogor menyampaikan bahwa kompleksnya dampak akibat stunting, sedikit banyak akan mempengaruhi sisi pembangunan sumber daya manusia serta produktifitas ekonomi. Oleh karenanya pendekatan kolaboratif menjadi kunci dalam upaya menekan prevalansi stunting.
”Terima kasih kami sampaikan kepada asosiasi dan perusahaan perunggasan yang terlibat dalam upaya penekanan laju stunting di Kota Bogor. Seperti kita ketahui bersama, Kota Bogor menjadi model kolaborasi penanganan stunting antara pemerintah, pelaku usaha dan masyarakat” ungkapnya.
Model pendekatan kolaboratif ini yang menjadikan latar belakang penyelenggaraan FAT 2024. Dimana rangkaian awal kegiatan FAT 2024 di Kota Bogor. Pemerintah kota Bogor berharap apa yang dilakukan FAT dapat membantu ikut menurukan prevalansi stunting di kota bogor
pada angka 14%. Sementara itu rangakaian kegiatan FAT 2024 dimulai dengan ceremony program intervensi pemberian telur pada balita stunting di Kelurahan Curug, Kecamatan Bogor Barat Kota Bogor pada 18 Mei 2024 lalu. Kegiatan ini mendapat perhatian dan dukungan penuh oleh PJ Walikota Bogor, Bapak Dr. Herry Antasari, ST. M.Dev.Plg. Pemilihan Kelurahan Curug sebagai lokasi pelaksanaan program intervensi telur, dikarenakan program intervensi telur bagi balita stunting merupakan program keberlanjutan dari tahun sebelumnya pada tahun 2023 lalu yang kembali didukung industri dan peternak unggas.
Pogram intervensi pemberian telur pada balita stunting sendiri dimulai sejak awal Juni dan direncanakan selesai diakhir Agustus 2024 nanti. Tercatat sampai akhir Juli sebanyak 9.640 butir telur atau setara 643 kg telur diberikan pada balita stunting. Dan diperkirakan sampai akhir Agustus nanti telur yang akan diberikan sebanyak 13.800 butir atau setara 920 kg telur. Sebagai apresiasi dalam mendukung program intervensi telur ini, FAT juga memberikan telur pada kader PKK dan Posyandu Kelurahan Curug. Yang bersama – sama pihak kelurahan Curug mendampingi program intervensi pemberian telur. Sehingga total telur yang didonasikan sebanyak 15.120 butir telur atau setara 1.008 kg telur.
Sementara itu puncak acara kegiatan FAT 2024, menyelenggarakan beberapa program acara diantaranya ceremony makan telur bersama tokoh dan masyarakat, kampanye gizi, bazzar pangan dan protein hewani, senam bersama, ceremony bantuan telur bagi balita stunting, hiburan dan door prize.  Kegiatan FAT 2024 kali merupakan kolaborasi berbagai pihak diantaranya PT. Japfa Comfeed Indonesia Tbk, PT. Charoen Pokphand Indonesia, PT. Nutricell Pacifik, PT. Kemin Indonesia, PT. Zoetis Indonesia, PT. Ceva Animal Health Indonesia, PT. Bank Syariah Indonesia, PT. AS Putra, PT. Bright International, Anindys Farm, Jambu Raya, Yayasan Bhakti Bangsa dan Create.
Selain itu FAT 2024 juga didukung penuh asosiasi perunggasan lainnya diantaran Komtap Peternakan Kadin Indonesia, Garda Organisasi Peternak Ayam Nasional (GOPAN), Perhimpunan Insan Peternakan Rayat Indonesia, Gabungan Perusahaan Pembibitan Unggas (GPPU), Gabungan Perusahaan Makanan Ternak (GPMT), Asosiasi Obat Hewan (ASOHI), dan Forum Media Peternakan (FORMAT).