Memasuki musim hujan, ancaman mikotoksin kembali meningkat dan menjadi tantangan serius bagi peternakan unggas di Indonesia. Kelembapan tinggi pada bahan baku pakan, terutama biji-bijian, dapat meningkatkan pertumbuhan jamur penghasil mikotoksin. Pemantauan kualitas bahan pakan menjadi salah satu usaha untuk meminimalkan paparan kontaminasi mikotoksin. Penting untuk digarisbawahi bahwa kombinasi lebih dari satu jenis mikotoksin pada bahan baku akan menyebabkan semakin intensif level toksisitasnya. Sebagai akibatnya adalah timbul masalah kesehatan yang lebih besar dan memperburuk hilangnya produktivitas.Â
Melihat tingginya risiko tersebut, PT BEC Feed Solutions Indonesia menekankan pentingnya identifikasi mikotoksin secara berkala, terutama pada musim hujan. Pemantauan kualitas bahan baku pakan adalah langkah preventif yang tidak boleh diabaikan oleh industri peternakan. Untuk mendukung peternak dan pabrik pakan, PT BEC Feed Solutions Indonesia menyediakan layanan pengujian mikotoksin untuk bahan baku pakan menggunakan metode ROSA (Rapid One Step Assay). Hasil uji mikotoksin ini bisa digunakan sebagai dasar untuk mengatur dosis toksin binder yang digunakan.
PT BEC Feed Solutions Indonesia juga menghadirkan produk unggulan dalam manajemen mikotoksin, yaitu StarFix® dari ICC Brazil. StarFix® dikembangkan secara khusus untuk menjaga kesehatan hati hewan melalui pendekatan adsorpsi dan dukungan regeneratif. StarFix® mengandung 3 komponen (HSCA, yeast, dan nukleotida bebas) yang dipilih secara cermat untuk memberikan efek sinergis, memastikan mitigasi dalam mengurangi mikotoksin.Â











